Home / Peristiwa

Minggu, 4 Juli 2021 - 22:28 WIB

Hari Pertama PPKM Darurat, Bupati Sukoharjo Pantau Rumah Makan

Bupati Sukoharjo memantau ke sejumlah tempat di hari pertama PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Bupati Sukoharjo memantau ke sejumlah tempat di hari pertama PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

NYATANYA.COM, Sukoharjo – Hari pertama pelaksanaan PPKM Darurat, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Agus Santoso, Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dan Dandim Sukoharjo Letkol Inf Agus Andhy Darmawan melakukan pantauan langsung di sejumlah lokasi, Sabtu(3/7/2021).

Dalam kesempatan itu, Etik Suryani memberikan sosialisasi sekaligus memasang pamflet yang berisi tentang pembatasan kegiatan masyarakat selama PPKM Darurat

“Saya ingin tahu secara langsung bagaimana pelaksanaan PPKM darurat di tengah masyarakat karena ada pembatasan kegiatan khususnya tempat usaha warung makan,” ujar Etik Suryani di tengah-tengah pantauan.

Baca juga   Gatotkaca Turun ke Jalan, Operasi Zebra Candi Polres Magelang

Etik mengatakan, pemberlakuan PPKM Darurat merupakan upaya pemerintah dalam menekan laju penyebaran virus corona belakangan ini. Hal itu karena terjadi peningkatan penyebaran kasus termasuk di Sukoharjo.

“Bahkan, Kabupaten Sukoharjo masuk kategori pandemi Corona level empat sehingga harus melaksanakan PPKM Darurat,” terangnya.

Menurutnya, upaya pengendalian dalam mengatasi dampak pandemi tidak bisa lakukan oleh pemerintah semata, namun harus dilakukan melalui kerja sama dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Sukoharjo.

Baca juga   Petanesia Batang Kenalkan Wisata Budaya Desa Silurah kepada Komunitas Pecinta Alam

Untuk itu, Bupati berharap seluruh masyarakat Sukoharjo bahu membahu, bekerja bersama dan sama-sama bekerja mengatasi permasalahan ini. Etik juga meminta pada jajaran TNI/Polri dan Satpol PP untuk membantu dalam penerapan kebijakan dan menindak tegas bagi masyarakat yang melanggar ketentuan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (*)

Share :

Baca Juga

Pembagian ubarampe gunungan sebagai ganti upacara Garebeg digelar terbatas dan bertahap. (Foto:nyatanya.com/kratonjogja.id)

Peristiwa

Tetap Patuhi Prokes, Pembagian Ubarampe Gunungan Garebeg Besar Digelar Terbatas
Sri Sultan Hamengku Buwono X, usai melantik sepuluh pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemda DIY. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Ini 10 Pejabat Baru Pemda DIY yang Dilantik Gubernur
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meninjau pelaksanaan vaksinasi yang digelar OJK DIY di Gedung Grha Sabha Pramana UGM. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Peristiwa

OJK DIY Gelar Vaksinasi untuk 2.000 Mahasiswa UGM
Sabrina Kharisanti, Chief Marketing Officer PT Sinar Sosro. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Peristiwa

Locals Unit Angkringan Jogja Citymewah, Berdayakan UMKM Kuliner di Yogya
Pemberangkatan tangki air bersih dilakukan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali Letkol. Arm. Ronald Siwabessy bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali Masruri di halaman kantor BPBD setempat. (Foto: Diskominfo Boyolali)

Peristiwa

Meski Musim Kemarau Basah, Beberapa Wilayah Ini Sudah Alami Kekeringan
Semua pasar tradisional yang ada di Kabupaten Klaten hanya akan buka sampai pukul 14.00 WIB. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

Peristiwa

Selama PPKM Darurat, Semua Pasar Tradisional Klaten Tutup Pukul 14.00 WIB
Penyaluran BST di Kota Yogyakarta terus dikebut. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Penyaluran BST di Yogya Terus Dikebut, Realisasi 94 Persen
Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun menyerahkan bantuan ponsel tersebut kepada anak-anak di Mako Polres Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Polres Magelang Salurkan Bantuan Ponsel untuk Anak Yatim Piatu Covid-19