Home / Peristiwa

Jumat, 22 Oktober 2021 - 13:49 WIB

Hari Santri, Ganjar dan ASN Pemprov Jateng Kompak Pakai Sarung

Ganjar Pranowo sarungan dalam rangka mangayubagya peringatan Hari Santri. (Foto: Humas Jateng)

Ganjar Pranowo sarungan dalam rangka mangayubagya peringatan Hari Santri. (Foto: Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Hari Jumat identik dengan pemakaian pakaian batik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Namun hari ini, Jumat (22/10/2021), Ganjar tampak tak mengenakan batik seperti biasanya. Dia bersama para aparatur sipil negara (ASN) lingkungan Pemprov Jateng justru kompak mengenakan sarung.

Usut punya usut, ternyata penampilan berbeda yang dilakukan Ganjar kali ini adalah untuk mangayubagya peringatan Hari Santri yang jatuh pada hari ini (22/10/2021).

“Kita hari ini merayakan Hari Santri, jadi kita ngantor pakai sarung,” kata Ganjar ditemui sebelum berangkat ke kantornya.

Bahkan, Ganjar juga telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mewajibkan seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jateng ngantor menggunakan pakaian ala santri. SE itu dikeluarkan pada Kamis (21/10/2021) bernomor 450/0014496 tentang Peringatan Hari Santri.

Baca juga   Antisipasi Anjloknya Harga Cabai, Temanggung Siapkan Lumbung Pangan Hortikultura

“Jadi Insyaallah ASN di Pemprov Jateng semua menggunakan sarung dan pakaian santri. Untuk ASN yang beragama lain, boleh menyesuaikan dan tidak wajib,” jelasnya.

Tidak sekadar simbol, Ganjar berharap pakaian ala santri yang dikenakan hari ini bisa memberikan satu spirit nasionalisme. Tidak hanya bajunya yang santri. Namun, semua orang bisa meneladani bagaimana perjuangan para ulama, para santri saat resolusi jihad dikumandangkan.

“Saat itu, siapapun di antara kita bisa berkontribusi pada keberlangsungan pembangunan bangsa dan negara. Maka tidak sedikit, pondok pesantren saat itu juga menjadi titik-titik perjuangan. Hari ini, kita teladani semangat para ulama dan para santri itu,” terangnya.

Baca juga   RS Respati Sleman Resmi Menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Kepada para santri di seluruh Indonesia, Ganjar berharap semakin mengikuti perkembangan zaman. Santri diharapkan makin adaptif dan selalu memberikan inspirasi. Menurut dia, santri memiliki kombinasi lengkap antara kecerdasan intelektual dan spititual.

“Santri itu persis dengan siswa, tapi ilmu agamanya lebih dalam. Sehingga, kalau kecerdasan spiritualnya sudah bagus, maka membangun kecerdasan intelektual dan emosionalnya tinggal menyesuaikan saja. Santri ini memang sesuatu yang lengkap. Selamat Hari Santri,” papar Ganjar. (*)

Share :

Baca Juga

Pasien Covid-19 dan melakukan isolasi GOR Gelarsena dilatih senam pernafasan. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Pasien Isoman GOR Klaten Dilatih Senam Pernafasan
(Ilustrasi: nyatanya.com)

Peristiwa

Catat! Senin 19 Juli 2021 Pukul 10.00 WIB ‘PrayFromHome’
Akses ke objek wisata Rowo Jombor ditutup. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Akses Jalan Masuk Objek Wisata Rawa Jombor Ditutup
Penandatanganan Nota Kesepakatan kerjasama dalam hal sosialisasi pengawasan partisipatif, Bawaslu Sleman dengan STIE SBI Yogyakarta. (Foto: MC Kab Sleman)

Peristiwa

Bawaslu Sleman Jalin Kemitraan Pangawasan Partisipatif di Lingkungan Kampus
Baznas Boyolali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. (Foto:Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Peristiwa

Baznas Boyolali Salurkan Bantuan Rp250 Juta
Penyerahan paket sembako dari Baznas secara simbolis oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sukoharjo)

Peristiwa

Ribuan Paket Sembako untuk PKL Terdampak Corona Disalurkan
Peringatan Hari Jadi Ke-190 Kabupaten Bantul digelar secara virtual. (Foto:nyatanya.com/Humas Bantul)

Peristiwa

Peringati Hari Jadi Ke-190, Pemkab Bantul Launching Bantulpedia
Misi pencarian sumber air yang diinisiasi oleh alumni SMAN 1 Blora angkatan 2006 bersama tim sedekah air berhasil menemukan sumber air dikedalaman 120 meter. (Foto:MC Kab. Blora)

Peristiwa

Setelah Ngebor 120 Meter, Warga Alasmalang Blora Dapatkan Air Bersih