Home / News

Jumat, 25 Juni 2021 - 21:31 WIB

Hasil Genome Sequencing, Belum Ditemukan Varian Delta Selain di Kudus

(Ilustrasi: nyatanya.com)

(Ilustrasi: nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut varian delta hanya menjangkiti Kabupaten Kudus. Dari beberapa sampel yang dikirim sejumlah daerah, semua hasilnya negatif varian delta.

“Sampai hari ini, baru yang ada di Kudus. Maka saya minta nanti report terakhir evaluasinya seperti apa. Kemarin sampel untuk genome sequencing hampir semua wilayah di Jateng diambil. Dan yang sudah jadi, hasilnya negatif. Tidak ada varian baru,” terang Ganjar, Jumat (25/6/2021).

Meski beberapa daerah ada yang belum keluar hasilnya, namun sebagian besar yang dikirim hasilnya negatif varian delta. “Kita masih menunggu, tapi mudah-mudahan tidak,” imbuhnya.

Untuk kasus varian baru di Kudus, Ganjar mengatakan sudah dilakukan penanganan dengan ketat. Masyarakat Kudus dan sekitarnya juga diharapkan membantu sekaligus berjaga-jaga.

Baca juga   'Gedor Lakon', Gerakan Donor Plasma Konvalesen di Jawa Tengah
Ganjar Pranowo. (nyatanya.com/Diskominfo Jateng)
Ganjar Pranowo. (nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

“Kudus harus dikunci, agar tidak ada penyebaran. Untuk itu, penanganan di sana kita optimalisasi. Istilahnya ada penebalan, baik tenaga kesehatan, layanan kesehatan, alat kesehatan termasuk penebalan TNI/Polri,” terangnya.

Meski varian delta hanya ada di Kudus, namun Ganjar tetap meminta semua daerah untuk siaga. Masyarakat diminta tetap tertib menjalankan 5 M dan pemerintah diminta meningkatkan 3 T (testing, tracing, treatment).

“Digenjot saja, kalau semua daerah merah bisa melakukan itu, maka akan cepat. Begitu ketahuan, segera mikrozonasi. Lockdown tingkat RT harus dilakukan. Sebanyak-banyaknya RT di-lockdown tidak apa-apa, laporkan ke kami nanti akan kami bantu, termasuk bantuan Babinsa/ Bhabinkamtibmas untuk menjaga. Sehingga efektivitasnya bisa optimal,” pungkasnya.

Baca juga   Masih Banyak Perusahaan Tak Sepenuhnya Jalani Ketentuan PPKM Darurat

Dikutip dari portal resmi Pemprov Jateng, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo mengatakan, hampir semua daerah di Jateng sudah mengirimkan sampel genome sequencing. Namun hasil yang dinyatakan positif varian delta baru Kudus.

“Ada banyak, seperti Semarang, Magelang, Solo, Brebes, Sragen, dan lainnya. Yang positif varian delta sementara baru di Kudus. Memang belum semua hasilnya keluar, termasuk kemarin kami kirim 40 sampel lagi. Waktu pemeriksaannya kan cukup lama, sekitar dua minggu. Jadi kami masih menunggu,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Rekaman awan panas guguran Merapi tanggal 5 Agustus 2021 pukul 08.05 WIB. (Foto: BPPTKG)

News

Gunung Merapi 5 Kali Semburkan Awan Panas ke Arah Barat Daya
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

13 Warga Muntilan Sembuh Covid-19
Eko Suwanto (Foto: Istimewa)

News

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di DIY Mencapai 92,66 Persen
Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Kepala Daerah Tak Laksanakan PPKM Mikro Darurat Terancam Sanksi
Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Diklat Jateng dan Asrama Haji Donohudan Jadi RS Darurat Covid-19
Vaksinasi yang digelar alumni AKPOL angkatan 1995 eks yon Patriatama di halaman parkir Unit Teater dan Pentas Ramayana Prambanan. (Foto: media_twc)

News

Vaksinasi Pelajar dan Pelaku Wisata di Prambanan Targetkan 3.000 Dosis
Hotel Safira, Jalan Gatot Subroto Magelang jadi tempat isolasi pasien positif Covid-19.(Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

News

Kasus Corona Melonjak, Magelang Tambah Kamar Isolasi
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Bertambah 75 Orang