Home / Peristiwa

Selasa, 29 Juni 2021 - 10:12 WIB

Hotel dan Resto yang Tak Taat Prokes Bakal Kena Sanksi

PHRI saat sidak di McDonal's Sultan Agung. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

PHRI saat sidak di McDonal's Sultan Agung. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Hotel dan resto yang tidak menjalankan standar protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah bakal diberikan sanksi. Hal ini dilakukan demi menekan lonjakan Covid-19 di DIY.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY terus melaksanakan pembinaan protokol kesehatan kepada para usaha jasa pariwisata di Kota Yogyakarta. Kali ini yang menjadi sasarannya adalah McDonal’s Sultan Agung.

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan bahwa PHRI DIY telah memiliki satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 yang tugasnya adalah terus memantau terkait penerapan protokol kesehatan di hotel dan restoran yang ada di Kota Yogyakarta.

Deddy meminta agar masyarakat juga ikut serta aktif melakukan pencegahan tersebarnya virus tersebut dengan melakukan beberapa hal seperti selalu memperhatikan kebersihan di setiap sudut tempat wisata, membatasi kegiatan yang bersifat massal, serta mengatur kerumunan di area hotel maupun restoran.

Baca juga   Pemkab Klaten Terima Bantuan 1.000 Pakaian Hazmat

“Dan selalu membekali diri dengan menggunakan masker, membiasakan cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer,” pesannya di lokasi sidak, Senin (28/6/2021).

Sidak akan dilakukan sampai batas yang tidak bisa ditentukan. Karena pihaknya konsen bahwa prokes harus dilaksanakan di hotel dan restoran. PHRI juga siap membantu pemerintah daerah untuk memantau sidak-sidak seperti ini, untuk menekan lonjakan Covid-19 di DIY.

Adapun sanksi yang akan diberikan jika pihak hotel ataupun resto tidak memenuhi standar protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah.

Baca juga   Dukung Percepatan, Kadipaten Pakualaman Gelar Vaksinasi Massal

“Jika tidak sesuai protkes akan kami lakukan pembinaan dan memberikan surat teguran sampai ke tiga kali kami akan merekomendasikan untuk pemerintah daerah menutup hotel dan restoran yang tidak memenuhi protkes,” jelasnya.

Sementara itu General Manager McD Sultan Agung, Arief Nur Hidayat mengatakan bahwa untuk menjaga keselamatan dan keamanan konsumen serta karyawan, McD Sultan Agung terus meningkatkan tindakan pencegahan untuk memastikan gerainya bersih dan aman.

“Tindakan yang diambil seperti pengecekan suhu tubuh bagi semua karyawan dan supplier McD setiap hari sebelum kerja,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat memantau jalannya vaksinasi. (Foto: Diskominfo Sragen)

Peristiwa

Buruh Pabrik Jadi Sasaran Vaksin Pemkab Sragen
Serbuan vaksinasi TNI Angkatan Darat di kolam renang. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Asyiknya Serbuan Vaksinasi di Pinggir Kolam Renang
Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono. (Foto: Humas Magelang)

Peristiwa

BPBD Kabupaten Magelang Salurkan Paket Sembako Bagi Warga Isoman
Hening Cipta Indonesia untuk mendoakan para korban Covid-19. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Peristiwa

Petugas Penyekatan PPKM Darurat Hening Cipta Sejenak
Bupati Kudus HM Hartopo melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Sarkies Aisiyah. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Dibangun 10 Lantai, Kudus Bakal Memiliki Rumah Sakit Baru
Masyarakat dari FAUIB melakukan audensi di Kemenag DIY terkait haji. FOTO: nyatanya.com/Prastyawan

Peristiwa

Soal Pembatalan Haji, Masyarakat dari Forum Aliansi Umat Islam Bersatu Audensi ke Kemenag DIY
Ganjar Pranowo sidak ke RSUD Dr M Ashari Pemalang. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Stok Oksigen Aman, PCR Pemalang Siap Dioperasikan
Kegiatan penegakan PPKM Darurat yang digelar Koramil 09/Grogol. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Operasi Yustisi PPKM Darurat di Kecamatan Grogol Makin Ketat