Home / News

Rabu, 9 Februari 2022 - 13:04 WIB

HPN 2022, Presiden Beri Tiga Opsi Wujudkan Industri Pers Kuat dan Sehat

Presiden Jokowi dalam sambutannya pada Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 secara virtual, Selasa (9/2/2022). (Foto: Amiriyandi InfoPublik)

Presiden Jokowi dalam sambutannya pada Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 secara virtual, Selasa (9/2/2022). (Foto: Amiriyandi InfoPublik)

NYATANYA.COM, Kendari – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menawarkan, tiga opsi dalam membuat industri pers dalam negeri menjadi lebih kuat dan sehat dalam beberapa waktu mendatang.

Opsi yang dimaksud adalah pertama, membuat Undang-Undang (UU) baru terkait dengan industri pers. Kedua, merevisi UU terkait dengan industri pers yang sudah ada. Ketiga, menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait dengan industri pers.

“Kami serahkan kepada Dewan Pers dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), agar segera diselesaikan,” kata Presiden Joko Widodo ketika memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 secara virtual pada Selasa (9/2/2022).

Dari tiga opsi yang ditawarkan tersebut, Presiden Joko Widodo akan menunggu respon dari instansi pemerintah dan organisasi profesi jurnalis untuk memutuskan hal itu. Kemudian, segera menindaklanjuti hal itu ketika memperoleh keputusan dari dua unsur itu.

Baca juga   Foto: Pergerakan Penumpang di Bandara Soetta Mulai Normal

“Saya akan dorong terus, setelah pilihannya sudah ditentukan oleh Dewan Pers dan PWI,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, langkah pemerintah dengan memperkuat industri pers melalui dukungan kebijakan. Tentunya, akan berdampak besar terhadap ekosistem industri pers di masa mendatang.

Banyak hal positif yang akan terdampak dari kebijakan terkait industri pers di antaranya memperkuat platform periklanan, menciptakan platform video nasional, dan mendorong terciptanya platform inovatif lainnya yang membantu masyarakat.

Baca juga   Megahnya Papua Youth Creative Hub yang Telan Anggaran Rp98 Miliar

“Kita harus membangun ekosistem industri pers yang sehat dan kuat,” tuturnya.

Di mata Presiden, mewujudkan industri pers yang kuat dan sehat sangat penting dalam beberapa waktu mendatang. Mengingat, pers sebagai medium pengawasan rakyat terhadap setiap program penyelenggaraan negara.

Melalui setiap informasi yang dipublikasikan oleh insan pers, dapat memastikan setiap program yang ditujukan bagi masyarakat dapat sesuai sasaran masyarakat yang membutuhkan.

Dengan begitu, setiap program dapat membawa dampak kesejahteraan bagi seluruh masyarakat di dalam negeri. “Masukan dan dukungan dari insan pers sangat sangat penting,” pungkas Presiden Jokowi.

(N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Foto: Ist

News

Gagal Ginjal Akut pada Anak, Total 255 Kasus Tersebar di 26 Provinsi, Meninggal 143 Orang
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi. (Foto: humas/beritamagelang)

News

Kabupaten Magelang Turun Level 2 PPKM, Masyarakat Diimbau Tidak Euforia
Visual Gunung Merapi muntahkan awanpanas guguran pada Jumat (18/2/2022) pukul 15.22 WIB. (Foto: BPPTKG)

News

Gunung Merapi Semburkan Awanpanas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Barat Daya
Menjelang tutup tahun 2022 PT Pegadaian buka layanan sampai Jumat, 30 Desember 2022 pukul 15.00 waktu setempat. Foto: Humas Pegadaian

News

Libur Tahun Baru Nggak Usah Resah, Nasabah Pegadaian Bisa Transaksi Lewat Aplikasi
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Kasus Covid-19 DIY Hari Ini: Sembuh 1079 Orang, Meninggal 18, Kasus Baru 353
(ilustrasi: nyatanya.com)

News

Update Covid-19 Hari Ini, DIY Tambah 1.465 Kasus Positif
Kapolri Jenderal Listyo Sigit resmi membubarkan tim Satgassus Polri. Foto: Ist

News

Resmi! Tim Satgassus Polri Dibubarkan Jenderal Listyo Sigit, Ini Alasannya
Foto: Agoes Jumianto

News

Menurut Hasil Survei KPK, Nilai Integritas DIY Tertinggi Nasional