Home / Peristiwa

Kamis, 16 September 2021 - 15:00 WIB

Hujan Turun Lebih Awal, Petani Bingung Jemur Tembakau

Petani tembakau Windusari menjemur rajangan daun tembakau. Namun, saat ini proses penjemuran terkendala cuaca hujan. (Foto: Humas/beritamagelang)

Petani tembakau Windusari menjemur rajangan daun tembakau. Namun, saat ini proses penjemuran terkendala cuaca hujan. (Foto: Humas/beritamagelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Petani tembakau mengeluh karena hujan turun lebih awal pada musim kemarau, sebab, proses panen dan pengolahan tembakau belum selesai.

Salah satu petani tembakau, Supriyanto, warga Dusun Clapar Desa Kalijoso Kecamatan Windusari Magelang, mengaku kesulitan menjemur daun rajangan tembakau karena dalam beberapa hari ini hujan sudah sering turun.

“Seharusnya menjemur rajangan tembakau itu satu hari sudah selesai atau kering. Sedangkan rajangan yang saya jemur hari ini adalah rajangan yang tidak kering hari kemarin,” ucap Supriyanto, Rabu (15/9/2021).

Baca juga   PWI dan Pertamina Bersinergi Dukung Pengembangan Kualitas Wartawan

Menurut Supriyanto, pada bulan September ini seharusnya masih musim kemarau. Biasanya, menurut Supriyanto, hujan turun pada akhir Oktober atau awal November. Selain itu masih ada tembakau yang belum dipanen.

“Biasanya bulan September belum turun hujan, sehingga banyak pohon tembakau di wilayah Kecamatan Windusari ini belum dipanen.

Atau daun baru diambil setengah batang, setengahnya lagi masih di pohon belum dipanen, namun cuaca sudah tidak mendukung,” ungkap Supriyanto.

Baca juga   Pemkab Magelang Gelar Vaksinasi Covid-19 di Ponpes Darussalam Timur Watucongol

Petani tembakau lainnya, Sunaryah, menuturkan, harga jual tembakau pada tahun ini belum begitu bagus jika dibandingkan tahun lalu.

“Tahun kemarin harga bisa mencapai Rp60 ribu lebih, kalau tahun ini harga Rp55 ribu, untuk daun atau rajangan tembakau yang bagus secara fisik.

Namun, rata-rata harga daun rajangan tembakau yang dibeli gudang rokok, Rp45 ribu. Ya semoga harganya bisa lebih baik lagi,” harap Sunaryah. (*)

Share :

Baca Juga

Penyerahan beras fortivikasi dari Perum Bulog kepada Bupati Purbalingga. (Foto: Humas Purbalingga)

Peristiwa

Bantu Turunkan ‘Stunting’ dengan Beras Fortivikasi
Hadiah Pemenang Lomba Pemuda Pelopor Tahun 2021 diserahkan oleh Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi, beberapa waktu lalu di Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora) Kota Yogya. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Ini Dia Pemenang Lomba Pemuda Pelopor Tahun 2021 Kota Yogya
Gambar (maket) rencana lokasi bekas penambangan batu andesit (quarry) bakal menjadi destinasi wisata menarik di Indonesia dan Jawa Tengah. (Foto: BBWS DIY)

Peristiwa

Ada Recovery di Bekas Penambangan Quarry, Wadas Jadi Destinasi Wisata Paling Memikat
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo melihat salah satu batik karya perajin batik Sleman yang dipajang di acara Gebyar Batik Sleman 2021. (Foto: MC Kab Sleman)

Peristiwa

Gebyar Batik Sleman, Bangkitkan Ekonomi Perajin di Tengah Pandemi
Bantuan paket sembako bagi pelaku wisata di wilayah Magelang sektor selatan. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Pelaku Wisata Kabupaten Magelang Selatan Terima Bantuan Sembako
Penandatanganan serah terima hibah tanah Pemerintah Kota Salatiga dan IAIN Salatiga. (Foto:Diskominfo Salatiga)

Peristiwa

Pemkot Salatiga Terima Hibah Tanah dari IAIN Salatiga
Kunjungan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen ke Papua, dimanfaatkan dengan meninjau langsung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Jayapura, Jumat (15/10/2021). (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Kunjungi Perbatasan Indonesia-PNG, Gus Yasin Terima Kasih kepada TNI dan Polri
Sosialisasi perizinan dan legalitas produk industri bagi pelaku IKM di Kota Surakarta. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Bersaing di Pasar Global, IKM Didorong Miliki Perizinan dan Legalitas Industri