Home / Peristiwa

Jumat, 20 Agustus 2021 - 13:42 WIB

Ibu Hamil di Klaten Mulai Divaksin Covid-19

Sasaran vaksinasi ibu hamil di Klaten sebanyak 4.200-an orang yang usia kandungannya diatas 12 minggu sampai sekitar 33 minggu. (Foto:Humas Klaten)

Sasaran vaksinasi ibu hamil di Klaten sebanyak 4.200-an orang yang usia kandungannya diatas 12 minggu sampai sekitar 33 minggu. (Foto:Humas Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Kegiatan pencanangan vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil di Klaten sudah dimulai, Kamis (19/8/2021). Serentak dengan pencanangan vaksinasi bagi ibu hamil di seluruh Indonesia.

Vaksinasi tahap pertama ini, Bupati Klaten Sri Mulyani beserta Ketua TP PKK Kabupten Klaten juga sempat mengecek secara langsung di Puskesmas Klaten Tengah yang pelaksanaanya bertempat di Maria Assumpta.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Tuti Nurharyanti yang langsung memantau jalannya vaksinasi, menjelaskan vaksinasi ini bekerjasama dengan persatuan dokter Obgyn Kandungan se-Indonesia yang mendukung acara ini.

“Dan kita di Klaten, untuk pencanangannya di Puskesmas Klaten Tengah dan ini diseluruh puskesmas di Kabupaten Klaten juga melaksanakan masing-masing dengan sasarannya,” ujarnya.

Baca juga   Kasus Baru Covid-19 di Magelang Tambah 36 Pasien, Meninggal 3 Orang

Tuti juga menjelaskan sasaran vaksinasi ini ada 4.200-an ibu hamil yang usia kandungannya diatas 12 minggu sampai sekitar 33 minggu. Tapi untuk tahap pertama ini adalah 2000 ibu hamil dan nanti akan dilanjutkan.

“Harapannya tentunya dengan adanya adalah kegiatan vaksinasi ini kan menimbulkan dan. memunculkan imunitas bagi ibu hamil terhadap virus Covid-19, karena kematian ibu dimasa Covid ini sangat meningkat,” ungkapnya.

Ia menyampaikan melindungi ibu dari covid dengan vaksinasi ini dan kalau semakin banyak yang tervaksinasi. Tentu nanti akan terbentuk herd immunity atau immunity kelompok.

Baca juga   Blusukan ke Solo, Menteri Luhut Cek Vaksinasi di Lapangan

Tak hanya vaksinasi, untuk menjaga kesehatan ibu hamil adalah dengan konsumsi makanan gizi seimbang sesuai dengan untuk ibu hamil kemudian vitamin-vitamin yang dianjurkan.

Terutama tablet tambah darah, terus kemudian kalau diawal itu ada imunisasi TT (Tetanus Toxoid) untuk mencegah ketika melahirkan itu terjadi penyakit tetanus dan kemudian aktivitas-aktivitas ibu juga harus dijaga.

“Kemudian yang jelas adalah pemeriksaan rutin ibu hamil pemerikasaan di fasilitas kesehatan, kalau memang kondisinya resikonya tinggi harus dirujuk ke dokter kanndungan seperti itu,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Tim Pitulungan siap pemakaman jenazah Covid-19 di Kota Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/Humas Yogya)

Peristiwa

Tim Pitulungan Siap Bantu BPBD Dalam Pemakaman Jenazah
Kegiatan penegakan PPKM Darurat yang digelar Koramil 09/Grogol. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Operasi Yustisi PPKM Darurat di Kecamatan Grogol Makin Ketat
Usaha rumahan mie lethek tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Perajin Mie Lethek Tetap Eksis di Tengah Gempuran Pandemi
Wawali Heroe Poerwadi memberikan Penganugerahan Tanda Kecakapan dan Penghargaan Pramuka Garuda dalam Apel besar Hari Pramuka Ke-60 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Apel Besar Hari Pramuka, Wawali: Teruslah Menjadi Obor di Tengah Masyarakat
Tim Relawan Kricak Kidul siap menjalankan tugas kemanusiaan. (Foto:nyatanya.com/Agoes Jumianto)

Peristiwa

Siap 24 Jam dan Tak Kenal Lelah! Tim Relawan Kricak Kidul Berharap Pandemi Corona Segera Usai
DIY mendapat penghargaan Anugerah Tangguh Presisi dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-75. (Foto:nyatanya.com/HUmas Pemda DIY)

Peristiwa

Efektif Tangani Covid-19, DIY Raih Anugerah Tangguh Presisi
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Ponpes Darussalam Timur Watucongol. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Pemkab Magelang Gelar Vaksinasi Covid-19 di Ponpes Darussalam Timur Watucongol
Ketua Dekranasda Wonosobo, Dyah Afif Nurhidayat, menjelaskan, hak kekayaan intelektual. (Foto: Diskominfo Wonosobo)

Peristiwa

Perajin Batik Didorong Patenkan Merek Dagang Lewat HKI