Home / Peristiwa

Rabu, 23 Februari 2022 - 21:37 WIB

ICLEI Dukung Upaya Pemkot Yogya Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca

FGD inventarisasi data dan kebijakan penanganan iklim, Rabu (23/2/2022) di ruang Arjuna Balaikota Yogya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

FGD inventarisasi data dan kebijakan penanganan iklim, Rabu (23/2/2022) di ruang Arjuna Balaikota Yogya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya dalam menurunkan emisi gas rumah kaca berbuah manis. Pasalnya upaya ini mendapat dukungan dari International Council on Local Enviromental Initiatives (ICLEI).

Sebagai informasi, ICLEI merupakan organisasi internasional yang beranggotakan kota-kota besar di dunia dengan misi mencegah dan menyelesaikan masalah-masalah lingkungan hidup di tingkat lokal, daerah, dan global.

Country Manager yayasan ICLE, Ari Mochamad menjelaskan bahwa ICLE telah bekerjasama dengan Perspectives Climate Research, dengan bantuan pendanaan dari Kementerian Federal Jerman untuk mendukung Konservasi Alam melalui program International Climate Initiative (IKI).

“Program ini untuk membantu pemerintah daerah dalam upaya untuk mendukung pencapaian target pengurangan emisi gas rumah kaca berbasis National Determined Contribution (NDC),” katanya saat FGD inventarisasi data dan kebijakan penanganan iklim, Rabu (23/2/2022) di ruang Arjuna Balaikota Yogya.

Baca juga   Macapat Senja di Malioboro, Antusiasme Generasi Muda Lestarikan Budaya

Pihaknya pun sangat mengapresiasi upaya Pemkot Yogya dalam menurunkan emisi gas rumah kaca.

“Sebagai salah satu member aktif ICLEI Indonesia, kami ingin mengajak Kota Yogya untuk menjadi mitra dalam penyelenggaraan program tersebut,” katanya.

Ari berharap agenda diskusi ini dapat dan mencapai tujuan yang diinginkan bersama, untuk pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

“Kami akan terus menekankan kepada masyarakat untuk bersama-sama membuat kota yang ramah terhadap lingkungan,” ujarnya.

Sementara secara terpisah Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi membeberkan berbagai upaya Pemkot Yogya dalam menurunkan emisi gas rumah kaca.

Baca juga   Mantap, 10 KUBE di Kota Yogya Ini Dapat Bantuan Modal Rp23 Juta

Seperti mengembangkan gerakan bank sampah, pada tahun 2021 jumlah bank sampah yang ada di Kota Yogya sudah mencapai 513.

“Kami terus berupaya untuk meningkatkan pengelolaan sampah dengan lebih baik, terutama pengelolaan sampah yang dilakukan secara mandiri atau pengelolaan sejak dari rumah tangga,” bebernya.

Sementara itu, disektor transportasi, Pemkot Yogya sudah menggunakan alat pemberi isyarat lalu lintas (apill) dengan menggunakan tenaga surya.

“Penggunaan apill dengan tenaga surya ini sudah lebih dari 30 persen,” ujarnya.

Di sektor pariwisata, tambahnya, Pemkot Yogya memiliki program Monalisa atau lima jalur sepeda wisata. Selain untuk mengkampanyekan hidup sehat kepada masyarakat, program ini juga dapat menurunkan emisi gas rumah kaca.

(N1)

Share :

Baca Juga

Cegah abrasi dan intrusi air laut, Komunitas Remaja Anti Candu Narkotika Pencinta Alam Lingkungan Manusia (Racika Palm) Kabupaten Batang, menanam 6.000 bibit Mangrove di pesisir pantai Desa Denasri Wetan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (12/12/2021). (Foto:MC Batang)

Peristiwa

Cegah Abrasi dan Intrusi, Racika Palm Batang Tanam 6.000 Bibit Mangrove
Kelompok 6 KKN-PPM Mandiri Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) memberikan penyuluhan bagi ibu PKK desa Agromulyo, Sedayu, Bantul pada Kamis (11/8/2022). Foto: Ist

Peristiwa

KKN-PPM Mandiri UMBY Beri Penyuluhan Pentingnya Manajemen Waktu bagi Ibu PKK di Argomulyo
RAPI Sleman yang beranggotakan lebih dari 800 orang, memperkuat lini sumber daya manusianya dengan mengadakan Bimbingan Organisasi RAPI pada Minggu (5/12/2021), di Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari, Kabupaten Sleman. (Foto: Iswara/RAPI DIY)

Peristiwa

RAPI Sleman Tingkatkan Kompetensi Anggota dalam Komunikasi Bencana
Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyerahkan BLT secara simbolis kepada perwakilan buruh di Auditorium Gedung Menara Wijaya, Senin (29/11/2021). BLT diberikan untuk tiga bulan, mulai Oktober-Desember 2021, di mana setiap bulannya menerima Rp300 ribu per orang. (Foto: MC Kab Sukoharjo)

Peristiwa

Ratusan Buruh Tani Tembakau dan Pabrik Rokok di Sukoharjo Terima BLT
(Foto: infopublik/Taofiq Rouf)

Peristiwa

Momen Presiden Jokowi Lakukan Simulasi Persiapan MotoGP Mandalika 2022
Heroe Poerwadi. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Wakil Wali Kota Yogyakarta Tetap Produktif Meski Jalani Isoman
Foto: Zoom/YouTube

Peristiwa

Forum G20 Jadi Sarana Indonesia Percepat Transformasi Digital
Ilustrasi: nyatanya.com

Peristiwa

PMI Jateng Penuhi Kebutuhan Plasma Konvalesen Hingga 91%