Home / Olga

Selasa, 27 Juli 2021 - 01:10 WIB

Indonesia Akan Bangun Trainning Camp Olahraga Berstandar Internasional

Menpora Amali saat menjadi narasumber pada acara live dialog Indonesia Bicara, TVRI. (Foto:nyatanya.com/Kemenpora)

Menpora Amali saat menjadi narasumber pada acara live dialog Indonesia Bicara, TVRI. (Foto:nyatanya.com/Kemenpora)

NYATANYA.COM, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan pemerintah akan membangun Trainning Camp berstandar internasional di Cibubur, Jakarta Timur sebagai pusat latihan elit olahraga nasional.

Dijelaskan Menpora, saat ini pemerintah sudah memiliki Grand Design Olahraga Nasional dalam melakukan pembinaan atlet dari usia dini dan menyiapkan atlet-atlet berprestasi nasional terutama di tingkat Olimpiade. Karena Olimpiade menjadi target utama, sementara Asian Games dan SEA Games hanya menjadi target antara.

Sehingga, setiap Olimpiade ditargetkan ada peningkatan rangking, misalnya pada Olimpiade Rio De Jeneiro urutan 46 maka Olimpiade Tokyo diharapkan menempati posisi 40, kemudian Olimpiade 2024 di Paris, Olimpiade 2028 di Los Angeles dan seterusnya hingga 100 tahun Indonesia merdeka atau Olimpiade 2044.

“Jadi setiap empat tahun kita menaikkan target kita, karena apa? Di dalam Grand Desing Olahraga Nasional itu semuanya kita mendesain prestasi jadi nggak boleh lagi kita membuat prestasi itu by accident, asal nemu, sudah tidak bisa. Kita harus memang benar-benar kita persiapkan dan sekarang ini kita sedang mempersiapkan satu trainning camp yang berstandar internasional yakni di Cibubur,” ungkap Menpora Amali saat menjadi narasumber pada acara live dialog Indonesia Bicara, TVRI, Senin (26/7/2021) malam.

Menurut Menpora Amali, ada 14 cabang olahraga unggulan dan 2 cabang olahraga yang disukai masyarakat yakni Sepak bola dan Bola voli, pusat pelatihannya ditempatkan di Trainning Camp.

“Kecuali yang misalnya seperti Dayung, mereka (pusat latihan) punya sendiri. Kemudian Bulutangkis juga belum punya itu akan kita tempatkan camp di sana. Semuanya kita lengkapi termasuk sekolahnya, termasuk untuk sport sciencenya,” ucapnya.

Baca juga   Berlaga di Olimpiade 2020, Alviyanto Bagas Bikin Bangga Wong Klaten

Untuk para atlet yang akan menempati Trainning Camp tersebut adalah para pelajar yang dipersiapkan sebagai atlet nasional dengan pola pembinaan yang ketat dan fasilitas yang lengkap.

“Di dalam grand design itu yang kita pandu mulai dari mereka di tingkat SMP. Kita nanti akan menghasilkan 150 atlet elite nasional untuk cabang-cabang olahraga unggulan kita. Itu kita hasilkan dari 250 ribu talenta seluruh Indonesia kemudian kita peras menjadi 37.500, kita peras lagi menjadi 3.750, naik lagi makin susah jadi 750 dan terakhir masuk di 150 elit nasional,” papar Menpora.

150 atlet usia dini dari hasil seleksi inilah yang akan dikirim ke semua ajang olahraga internasional baik itu yang single event maupun multi event dari masing-masing cabang olahraga.

“Jadi begitu terperinci, begitu sistematis dan terencana serta jangka panjang yang kita siapkan dalam Grand Design Olahraga Nasional,” katanya.

Namun demikian, Menpora Amali menyebutkan bahwa untuk sementara ini atau sebelum grand design disusun pemerintah masih mengandalkan atlet-atlet hasil binaan di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) dan Pusat Pelatihan Nasional (Pelatnas) bahkan yang dikirim ke Olimpiade Tokyo 2020.

“Yang sementara ini, sebelum lahir grand design ini kita punya PPLP. PPLP di berbagai tempat. Kalau nggak salah Cantika (lifter peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020) ini hasil dari PPLP Jawa Barat,” jelasnya.

Kedepan, kata Menpora Amali, pihaknya akan menyaring atlet-atlet dari PPLP dan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) di berbagai provinsi di Indonesia. Selain itu, pihaknya juga akan membangun sentra-sentra olahraga di 10 wilayah seluruh Indonesia, dimana setiap sentra akan dikuatkan masing-masing cabor unggulannya.

Baca juga   Menpora Amali: Pabrik Prestasi Olahraga Itu Bernama DBON

“Nah kita akan spesifikasi sentra di provinsi mana, dia harus kita kuatkan apa untuk menjaring talenta dari usia dini itu untuk cabang olahraga apa? “ jelasnya.

“Untuk sementara yang kita tiru Trainning camp atau sport training yang punya Jepang. Jadi nanti kita akan punya seperti itu, semuanya (fasilitas) lengkap itu terpusat di Cibubur,” tambahnya.

Dalam membangun Tranning Camp di Cibubur tersebut, Menpora memastikan bahwa Kemenpora tidak bekerja sendirian melainkan kemnterian dan lembaga Negara lainnya turut ambil bagian karena kebutuhan pembiayaannya yang sangat besar. Bahkan, untuk saat ini, kalau dibandingkan dengan Australia dan Tiongkok saja Indonesia sangat jauh untuk biaya pembinaan atlet.

“Tetapi dengan apa anggaran yang belum terlalu optimal saja kita sudah bisa berprestasi. Apalagi kalau ini dinaikkan. Nah, karena ini merupakan program nasional dari kementerian/lembaga masing-masing mengambil tanggungjawab misalnya untuk pembangunan tranning camp itu bukan kami, itu menjadi bagian Kemen PUPR. Kemudian untuk menyiapkan talenta kita bekerjasama dengan Kemendagri dan Kemendikbud dan juga pemerintah daerah,” tukasnya.

Dijelaskan Zainudin Amali, Kementerian BUMN sudah berkomitmen bahwa dari 14 cabang olahraga unggulan yang masuk dalam grand design dan 3 cabang olahraga yang sangat diminati oleh masyarakat itu akan disiapkan bapak angkat dari BUMN-BUMN untuk membiayai pembinanannya. (*)

Share :

Baca Juga

Melani/Mutiara berusaha tampil all out. (Foto:nyatanya.com/nocindonesia)

Olga

Atlet Rowing Melani/Mutiara Berebut Ranking Final C
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (purn) Marciano Norman. (Foto:putra/kemenpora.go.id)

Olga

Ketum KONI Pusat Pastikan PON Papua XX Sesuai Jadwal
Eko Yuli Irawan kembali sukses mempersembahkan medali perak di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto:nyatanya.com/nocindonesia)

Olga

Eko Yuli Irawan Persembahkan Medali Perak Pertama untuk Indonesia
Keluarnya izin Liga 1 dan 2 oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menurut Menpora Zainudin Amali salah satunya untuk mempersiapkan pembentukan timnas menuju FIFA World Cup U-20 tahun 2023. (Foto:Div Humas Mabes Polri)

Olga

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Digelar Tanpa Penonton dan Prokes Ketat
Bupati Temanggung HM Al Khadziq membuka Musyawarah Olahraga Kabupaten KONI. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Olga

Musorkab KONI, Bupati Bangga Temanggung Punya Atlet Berprestasi
Perhimpunan istri-istri PNS Klaten memasyarakatkan olahraga dengan aksi senam ria di obyek wisata Bukit Sidoguro. (Foto: Humas Klaten)

Olga

Meriahkan Haornas, Darma Wanita Klaten Aksi Senam Sehat di Atas Bukit Sidogura
Para atlet kontingen Indonesia di ajang multi event olahraga Paralimpiade Tokyo 2020 menerima bonus dari dari pemerintah yang nominalnya sama dengan yang didapatkan peraih medali pada atlet olimpiade yang telah diberikan sebelumnya.(Foto:putra/kemenpora.go.id)

Olga

Diserahkan Presiden Jokowi, Bonus Atlet Paralimpiade Tokyo 2020
Perenang Aflah Fadlan Prawira dan Azzahra Permatahani kian memantangkan persiapan jelang penampilan perdana di Olimpiade 2020 Tokyo. Keduanya ditargetkan mempertajam rekor nasional atas namanya masing saat tampil di Tokyo Aquatics Center. (Foto:nyatanya.com/nocindonesia)

Olga

Ditarget Pertajam Rekornas di Olimpiade Tokyo 2020, Perenang Fadlan dan Azzahra Matangkan Persiapan