Home / Peristiwa

Senin, 11 Oktober 2021 - 18:16 WIB

Indonesia Harus Menjadi Raja Industri Halal Dunia

Acara dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk

Acara dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk "Indonesia Bidik Raja Industri Halal". (Foto: Tangkapan Layar Youtube FMB9)

NYATANYA.COM, Jakarta – Ekonomi dan keuangan syariah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir, baik secara global maupun nasional. Compound Annual Growth Rate (CAGR) memproyeksi, industri halal akan meningkat mencapai 6,2 persen hingga 2024.

Sedangkan dalam lingkup ekonomi syariah global, berdasarkan The Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 2020/2021, Indonesia menduduki posisi ke-4, di bawah Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong perkembangan industri halal di Tanah Air agar Indonesia bisa menjadi raja industri halal. hal ini dikarenakan, dengan jumlah umat Muslim lebih dari 200 juta jiwa, Indonesia seharusnya menjadi pasar sekaligus produsen terbesar untuk produk halal.

“Dari sektor Perindustrian sebenarnya kita beruntung menteri kita pak Agus Gumiwang ini begitu dapat penugasan dari bapak Wapres kita langsung fight, khususnya tadi saya mulai adalah bikin pusat pemberdayaan usaha selevel eselon dua. Jadi setingkat direktur, artinya ini level tinggi. Jadi, untuk mengembangkan indusri halal, nanti kita akan godok disini,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Dody Widodo dalam acara dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk “Indonesia Bidik Raja Industri Halal” pada Senin (11/10/2021).

Baca juga   10 Sekolah di Kota Yogya Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Kota Tahun 2021

Dody menjelaskan, kalau bicara sebuah produk industri halal, produk hilir, tentunya sebuah produk itu harus ada bahan bakunya. Kemudian, bahan bakunya itu halal atau tidak.

Lalu apakah teknologinya mumpuni untuk penelusuran apakah produk itu halal atau tidak. SDM juga perlu diperhatikan. Apakah SDM di industri halal itu benar-benar peduli dengan kehalalan produknya atau tidak. Kemudian juga kawasan industrinya juga harus diperhatikan kehalalannya.

Menurutnya, Kementerian Perindustrian sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Perindustrian mengenai Kawasan Industri Halal dan Pusat Industri Halal. Dua aturan ini mendukung ekosistem ekonomi syariah. Kementerian Perindustrian juga akan membuat roadmap industri halal yang selaras dengan aturan tersebut.

“Karena kalau kita bicara produk halal, tentunya sudah menjadi jaminan produk tersebut aman,” tegas Dody.

Ditambahkannya, saat ini, anak-anak muda, Generasi Z, sebagian besar itu sudah menjadikan industri halal itu sebagai sebuah trend baru. Di mana bagi Generasi Z ini, Industri halal bukan lagi milik agama tertentu. Hal ini terjadi di seluruh dunia, dan pangsa pasarnya sangat besar.

Baca juga   Peminat Vaksinasi Covid-19 Pelaku Wisata di Dieng Membludak

State of the Global Islamic Economy Report mendefinisikan “Islamic Economy” sebagai kegiatan ekonomi yang menyentuh banyak sektor.

Meskipun terpengaruh oleh Pandemi COVID-19, sektor ekonomi halal akan terus tumbuh hingga mencapai $2,4 triliun pada 2024. Untuk makanan halal, Konsumsi muslim dunia $1,17 triliun pada 2019. Diprediksi $1,38 triliun pada 2024. Tingkat CAGR 3,5 persen.

Untuk industri kosmetik halal, Konsumsi muslim dunia $66 miliar pada 2019. Diprediksi $76 miliar pada 2024. Tingkat CAGR 2,9 persen. Sedangkan untuk industri konsumen farmasi dunia, Konsumsi muslim dunia $94 miliar pada 2019. Diprediksi $105 miliar pada 2024. Tingkat CAGR 2,3 persen.

“Untuk itu, Kementerian Perindustrian akan terus menjaga dan mendorong ekosistem industri halal besarnya potensi di masa depan, dan Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim yang besar harus dapat menangkap potensi ini. Indonesia harus menjadi motor di seluruh dunia menjadi raja di industri halal,” tegas Dody. (*)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Bupati Magelang, Zaenal Arifin. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkab Magelang)

Peristiwa

Doa Bersama ‘PrayFromHome’ Juga Mengumandang dari Magelang
Rapat persiapan pelaksanaan isolasi terpusat yang dipimpin Dandim Sleman dihadiri Dandim Yogya. (Foto : dokumentasi Kodim 0734/Yogyakarta

Peristiwa

Rusun UNY Tempat Isolasi Terpusat Khusus Pasien Bergejala Ringan
Selain memberikan teguran secara langsung petugas juga membagikan ribuan masker kepada para pedagang maupun masyarakat yang membutuhkan. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Meski Grafik Covid-19 Menurun, Operasi Yustisi Tetap Digelar
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Mudrikatun saat jumpa pers. (Foto: Dokumentasi Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Jangan Euforia Penurunan Kasus Covid-19
Predikat Terbaik dari Peringkat Utama pada Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2021 untuk Kota Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/Pemkot Yogya)

Peristiwa

Kota Yogya Raih Penghargaan Kota Layak Anak Terbaik Peringkat Utama 2021
Wawali Heroe Poerwadi memberikan Penganugerahan Tanda Kecakapan dan Penghargaan Pramuka Garuda dalam Apel besar Hari Pramuka Ke-60 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Apel Besar Hari Pramuka, Wawali: Teruslah Menjadi Obor di Tengah Masyarakat
Kegiatan jemput bola untuk warga penyandang disabilitas dan lansia tersebut nantinya akan dilakukan secara rutin dan berkala, bekerja sama dengan Disdukcapil Sleman. (Foto: MC Kab Sleman)

Peristiwa

Kalurahan Caturtunggal Jemput Bola Rekam KTP-el Difabel dan Lansia
Ganjar Pranowo ngobrol dengan mahasiswa yang borong dagangan PKL di Tembalang. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Ganjar Pergoki Mahasiswa yang Borong Dagangan PKL Tembalang