Home / News

Minggu, 10 Oktober 2021 - 17:53 WIB

Indonesia Tambah Pasokan Vaksin Pfizer 2.000.700 Dosis

Kedatangan pasokan vaksin yang didapatkan melalui skema kerja sama yang melibatkan antara pemerintah Indonesia dan pemerintah AS. (Foto: Amiriyandi/InfoPublik)

Kedatangan pasokan vaksin yang didapatkan melalui skema kerja sama yang melibatkan antara pemerintah Indonesia dan pemerintah AS. (Foto: Amiriyandi/InfoPublik)

NYATANYA.COM, Tangerang – Pemerintah Indonesia kembali menerima tambahan vaksin merek Pfizer sebanyak 2.000.700 dosis. Tambahan vaksin ini didapatkan dari upaya kerja sama dalam pembelian langsung. Vaksin yang masuk dalam tahap ke-87 ini tiba Bandara Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (10/10/2021) dalam dua kali kedatangan.

Kedatangan pertama tiba pukul 05.50 WIB dengan menggunakan maskapai K-Mile Air dengan nomor penerbangan 8K804. Dan pada pukul Pukul 10.40 WIB dengan menggunakan maskapai MyIndo Airlines dengan nomor penerbangan 2Y2201.

Vaksin kali ini didapatkan melalui skema kerja sama yang melibatkan antara pemerintah Indonesia, pemerintah AS, dan berbagai pihak dalam mendapatkan vaksin ini. Hasilnya, dalam rentang beberapa waktu belakangan ini, Indonesia mendapat kelimpahan vaksin Pfizer.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri, Retno L Marsudi, mengatakan kerja sama antara Indonesia, Amerika Serikat, dan COVAX melalui program dose sharing atau berbagi dosis telah membuahkan hasil yang manis. Dari hal itu, Indonesia telah menerima sebanyak 4.644.900 dosis tambahan dari pemerintah AS.

Tambahan vaksin itu, terbagi dalam empat kali kedatangan yakni di mulai pada tahap pertama yang jatuh di tanggal 16 September 2021 dengan jumlah 877.500 dosis dan tanggal 17 September 2021 sebanyak 1.755.000 dosis.

Kedatangan yang masuk ke dalam tahap ketiga berjumlah sebanyak 1.140.750 dosis datang pada 19 September 2021. Pada tahap keempat, telah datang pada 23 September dengan jumlah kiriman vaksin mencapai 871.650 dosis.

“Ini termasuk dalam berbagi dosis atau dose sharing yang saat ini sedang dilakukan oleh seluruh negara untuk mendorong kesetaraan akses vaksin,” kata Menlu Retno dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (17/9/2021).

Baca juga   Demi Herd Immunity, Walikota Berharap Satu Keluarga Tervaksin Semua

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, ada tiga cara pemerintah mengamankan pasokan vaksin Covid-19 bagi seluruh masyarakat Indonesia. Sehingga, penanganan wabah global Covid-19 dapat dilakukan oleh berbagai pemangku kepentingan dapat efektif.

Pertama, dengan cara kerja sama bisnis yakni pembelian langsung dosis vaksin Covid-19 dengan perusahaan farmasi terkemuka di dunia. Sehingga, vaksin yang didapatkan tersebut dapat berkhasiat mencegah infeksi berat dari wabah global Covid-19.

“Perjanjian yang sifatnya bussines to bussines yang dilakukan oleh pemerintah,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, melalui konferensi pers secara virtual beberapa waktu lalu.

Kedua, pemerintah melakukan kerja sama yang melibatkan berbagai pihak dari mulai organisasi internasional maupun negara yang disebut dengan multilateral. Melalui kerja sama itu, Indonesia mendapatkan dosis vaksin dari berbagai merek dalam beberapa waktu ke depan.

Ketiga, pemerintah mendapatkan pasokan vaksin dari bantuan atau hibah dari negara lain. Yang termasuk dalam berbagi dosis atau dose sharing yang saat ini sedang dilakukan oleh seluruh negara untuk mendorong kesetaraan akses vaksin.

Di sisi lain, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pada 14 Juli 2021, telah menerbitkan Emergency Use Authorization (EUA) untuk jenis vaksin ini. Hal tersebut didasari oleh, data uji klinik fase 3, efikasi vaksin Pfizer pada usia 16 tahun ke atas menunjukan keberhasilan sebanyak 95,5 persen dan pada remaja usia 12-15 tahun sebesar 100 persen.

Baca juga   Wawali Terima Hasil TMMD Sengkuyung Tahap III 2021 di Yogya

Data imunogenisitas menunjukkan pemberian 2 dosis vaksin itu dalam selang 3 minggu menghasilkan respons imun yang baik.

Nantinya, vaksin Pfizer yang datang kali ini merupakan vaksin jadi atau siap pakai. Nantinya, vaksin ini akan diberikan kepada masyarakat luas yang mengikuti program vaksinasi massal yang selenggarakan oleh pemerintah pada beberapa waktu ke depan.

Dari rilis yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 9 Oktober 2021. Pencapaian vaksinasi dosis 1 yang dilakukan telah mencapai sebanyak 99.825.254 orang, vaksinasi dosis 2 yang dilakukan telah mencapai 57.225.331 orang, dan vaksinasi dosis 3 yang khusus diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes) mencapai 1.012. 911 orang.

Berdasarkan data kedatangan yang dihimpun oleh InfoPublik.id, dengan tibanya vaksin ke 87 pada hari ini, membuat stok vaksin Indonesia semakin bertambah melimpah. Dengan total vaksin yang dimiliki oleh Indonesia mencapai sebanyak 280.451.740 dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk jadi maupun bentuk mentah (bulk).

Rincian vaksin Covid-19 yang akan dimiliki Indonesia yaitu sebanyak 219.476.280 dosis vaksin Sinovac dalam bentuk jadi maupun bulk, sebanyak 28.076.300 dosis vaksin AstraZeneca, sebanyak 8.200.000 dosis vaksin Sinopharm, 8.000.160 dosis vaksin Moderna, 15.756.800 dosis vaksin Pfizer, dan 500.000 dosis vaksin Janssen (Johnson & Johnson). (*)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

H. Harmoko.(Foto:nyatanya.com/istimewa)

News

Mantan Menteri Penerangan Harmoko Meninggal Dunia
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Tingkat Kesembuhan Covid-19 di DIY Hari Ini 94,02%
(Ilustrasi: nyatanya.com/istimewa)

News

Kasus Corona Melonjak, Pemda DIY Tambah Pasokan Oksigen
Komisi X DPR RI melakukan kunjungan ke Kabupaten Sragen guna memastikan kelancaran kesiapan sekolah penggerak di Kabupaten Sragen. (Foto: Diskominfo Sragen)

News

11 Sekolah di Sragen Ditunjuk Sebagai Sekolah Penggerak
Bank Indonesia mendorong penggunaan QRIS untuk memfasilitasi transaksi pembayaran selama ajang PON Papua XX. (Foto:InfoPublik)

News

BI Dorong Penggunaan QRIS di PON XX Papua
Bupati Blora H. Arief Rohman mengukuhkan Satuan Petugas (Satgas) Covid-19 Pelajar se-Kabupaten Blora. (Foto: MC Kab Blora)

News

Cakep! Blora Luncurkan Satgas Covid-19 Pelajar
Pemkot Yogyakarta memfasilitasi kelompok rentan administrasi kependudukan (adminduk) untuk memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

News

Di Yogya Transpuan Difasilitasi Bikin KTP-el
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat meninjau vaksinasi Covid-19 untuk Brajamusti suporter PSIM di XT Square. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Oktober 2021, Pemkot Yogya Tuntaskan Vaksinasi Covid-19