Home / Gayahidup

Selasa, 22 November 2022 - 14:23 WIB

Indria Aryanto, Padukan Tenun dan ‘Iron Recycle’ dalam Desain Fesyen Terbarunya

Karya Indria Aryanto di AFOTS 2022. Foto: Agoes Jumianto

Karya Indria Aryanto di AFOTS 2022. Foto: Agoes Jumianto

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Fashion designer asal Cilacap kembali melakukan terobosan terbaru dalam menggarap desain fesyen anyarnya yang diusung dalam event AIRA Fashion On The Spot (AFOTS) 2022, Minggu (20/11/2022) lalu di Jogja City Mall.

“Kalau selama ini recycle itu dikilokan, tetapi sebenarnya bisa diolah menjadi bahan yang menaikkan kelas, seperti kayu, besi ataupun plastik,” terang Indria Aryanto menceritakan material yang menyertai fesyen rancangannya.

Indria Aryanto. Foto: Agoes Jumianto

Meski membuat sentuhan dengan mengolah kembali bahan-bahan tak terpakai, bahan dasar kain tenun tetap dipertahankan.

“Bahan tradisional dikombinasikan dengan recycle, sehingga etniknya masuk, gotiknya juga masuk. Demikian pula bercak darah yang saya buat dengan cat akrilik,” beber warga Jalan Kenari Kewuden, Kuripan Kidul, Kesugihan, Cilacap, Jawa Tengah.

Baca juga   Kea Rievania, Perancang Busana Cilik dari Semarang yang Miliki Segudang Prestasi

Diakui Indria, untuk membuat baju rancangannya itu memang dibutuhkan proses yang lama, mulai dari membuat asesoris dan proses finishingnya bisa memakan waktu beberapa bulan.

Indria Aryanto (tengah) dengan fesyen karyanya di AFOTS 2022. Foto: Agoes Jumianto

“Kecuali untuk jahitan hanya membutuhkan waktu seminggu,” imbuh Indria yang mengaku puas kembali bisa menampilkan karya-karyanya dalam event AFOTS 2022.

Baginya, sebagai seorang fashion designer yang tinggal di daerah menjadikan event-event semacam AFOTS cukup membantunya dalam mempromosikan karya-karyanya.

Baca juga   Serunya 77 Orang Bernama Agus Rayakan Agustusan di Bulan Agus Nasional

Menyongsong tahun baru 2023, pemilik brand Indria Fabric & Apparel mengaku selain sedang menyiapkan rancangan terbaru, Indria menyebut sedang fokus bagaimana tenun khususnya di Jawa Tengah bisa go internasional.

“Ini kami sedang proses untuk menapaki pasar Turki dan Singapura, harapannya tenun kita bisa diterima pasar internasional, meskipun menggunakan alat tradisional tetapi tidak kalah dengan mesin,” terang Indria yang sedang menyiapkan event di Jakarta, Surakarta, dan Singapura.

(Aja)

Share :

Baca Juga

Fesyen hijab koleksi House Of Mayya by Sumayya Alamudy. Foto: Agoes Jumianto

Gayahidup

Aira Fashion On The Spot, Hari Petama 12 Desainer Suguhkan Ragam Karya Terbaiknya
Sejak diluncurkan pada 2021, All New Honda BR-V terus mendapat perhatian dari konsumen otomotif Indonesia. Foto: Ist

Gayahidup

Makin Moncer, All New Honda BR-V Cetak Angka Penjualan Segini, Tapi Masih Kalah dengan Brio
Penjualan ritel Daihatsu hingga Oktober 2022 tetap didominasi oleh top 3 model, seperti Sigra sebanyak 38.628 unit, atau berkontribusi sekitar 24,6 persen. Foto: Ist

Gayahidup

Naik 33 Persen, Daihatsu Catatkan Penjualan Sebanyak 157.327 Unit, Sigra Mendominasi
Foto: Ist

Gayahidup

Tak Lagi Sanggup Bayar Gaji Karyawan, Google Resmi Hengkang dari Rusia
Jasa okulator atau penyambung tanaman di Kajoran Kabupaten Magelang laris di musim kemarau. (Foto: Humas/beritamagelang)

Gayahidup

Ekulator, Jasa Penyambung Tanaman yang Laris Job di Musim Kemarau
Mengecek kondisi mobil apakah bermasalah atau tidak dari bau yang dikeluarkan. (Foto:wuling.id)

Gayahidup

Mencari Tahu Penyebab Bau di Mobil dari Jenisnya
Keberadaan Reload Coffe menambah semarak area Bandongan yang belum memiliki kafe kopi yang representatif. (Foto: humas/beritamagelang)

Gayahidup

Reload Coffee, Satu Lagi Tempat Ngopi Asyik di Bandongan
Melalui produk SUV-nya, Wuling meraih kepopuleran di ranah digital Tanah Air. (Foto:nyatanya.com/wuling.id)

Gayahidup

Wuling Almaz Dianugerahi Indonesia Digital Popular Brand Award 2021