Home / Peristiwa

Kamis, 25 November 2021 - 18:49 WIB

Ini 7 Warisan Budaya Tak Benda Kabupaten Bantul yang Ditetapkan Kemendikbud

Kabupaten Bantul memperoleh Penghargaan Penetapan Warisan Budaya Tak Benda dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X selaku Gubernur DIY bertempat di Kantor Kepatihan, Yogyakarta pada Jumat (25/11/2021). (Foto: Humas Pemkot Bantul)

Kabupaten Bantul memperoleh Penghargaan Penetapan Warisan Budaya Tak Benda dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X selaku Gubernur DIY bertempat di Kantor Kepatihan, Yogyakarta pada Jumat (25/11/2021). (Foto: Humas Pemkot Bantul)

NYATANYA.COM, Bantul – Kabupaten Bantul memperoleh Penghargaan Penetapan Warisan Budaya Tak Benda dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X selaku Gubernur DIY bertempat di Kantor Kepatihan, Yogyakarta pada Jumat (25/11/2021).

Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih dalam wawancaranya mengungkapkan bahwa dengan adanya penetapan penghargaan ini diharapkan generasi muda dapat memperoleh informasi yang tepat dan valid seputar budaya-budaya di Kabupaten Bantul tersebut.

Baca juga   BPR MSA Gelar Webinar Nasional Peran Milenial Bangkitkan UMKM

Adanya penetapan ini maka informasi berbentuk narasi tentang asal muasal warisan tersebut akan dapat diakses dengan mudah.

“Dengan penetapan ini warisan budaya tak benda ini harapannya bisa lebih lestari karena terdokumentasi dengan baik dan semoga generasi mendatang bisa melacaknya dengan mudah,” ucapnya.

Adapun tujuh warisan budaya tak benda tersebut adalah Sholawat Maulud Jawi Katagori Tradisi dan Ekspresi Lisan; Nguras Enceh Katagori Adat istiadat Masyarakat, Ritus dan Perayaan; Cembengan Yogyakarta Katagori Adat istiadat Masyarakat, Ritus dan Perayaan.

Baca juga   Literasi, Faktor Esensial dalam Upaya Membangun Masyarakat Inovatif dan Kreatif

Pewarna Alami Yogyakarta Katagori Pengetahuan dan Kebiasaan Prilaku Mengenai Alam Semesta; Sate Klathak Katagori Kemahiran dan Kerajinan Tradisional; Mie Lethek Katagori Kemahiran dan Kerajinan Tradisional; Kupatan Jolosutro Katagori Adat istiadat Masyarakat, Ritus dan Perayaan.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Salatiga Yuliyanto menyaksikan penandatangan berkas kelengkapan pencairan Hibah Bidang Keagamaan. (Foto: Diskominfo Salatiga)

Peristiwa

Pemkot Salatiga Cairkan Dana Hibah Keagamaan Rp439 Juta
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, turun langsung melakukan pengecekan di pos penjagaan. (Foto:MC Diskominfo Prov Jatim)

Peristiwa

Kapolda Jatim: Aplikasi PeduliLindungi Diterapkan di Seluruh Jajaran Satker
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk lansia. Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng

Peristiwa

Sukoharjo Genjot Vaksinasi untuk Lansia
Gibran Rakabuming menerima bantuan CSR dari PT Jasa Raharja Cabang Jawa Tengah berupa 785 bibit tanaman. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemkot Solo)

Peristiwa

Jasa Raharja Serahkan 785 Bibit Tanaman untuk Hijaukan Solo
Usai pengukuhan, Ganjar Pranowo berdialog dengan anggota Paskibraka Jawa Tengah. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Wkwkwk, Anggota Paskibraka Ini Curhat ke Ganjar Tak Bisa Cuci Baju
Bupati Hj Etik Suryani saat meninjau pelaksanaan vaksinasi yang digelar Polres Sukoharjo di Sentra Niaga, Solo Baru. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Masih Jauh dari Target, Pemkab Sukoharjo Jalin Sinergi Genjot Vaksinasi
Walikota Surakarta, Gibran Rakabumining saat menyerahkan bantuan oxygen concentrator kepada Pemkab Klaten. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Giliran Klaten Dapat Bantuan Oxygen Concentrator dari Pemkot Surakarta
Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama Wakil Bupati Agus Santosa usai peletakan batu pertama pembangunan gedung pertemuan. (Foto: Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Setelah MPP, Pemkab Sukoharjo Bangun Gedung Pertemuan