Home / Panggung

Kamis, 16 September 2021 - 23:40 WIB

Ini Dia Pemenang Lomba Kartun Pakarti “Merdeka Guyonan, Guyonan Merdeka”


Kartun Faisal UA berjudul

Kartun Faisal UA berjudul "Operasi 17-an" menjadi Juara 1 pilihan Juri. (Foto: Dok Pakarti)

NYATANYA.COM, Jakarta – Federasi Kartunis Indonesia (Pakarti) usai menggelar lomba kartun dalam rangka memeriahkan HUT ke-76 Kemerdekaan RI yang digelar 8 Agustus 2021 sampai 8 September 2021.

“Untuk pertama kalinya penentuan pemenang kontes Kartun Pakarti ditentukan oleh jumlah “Like” yang didapatkan dari setiap karya yang dipajang pada Instagram dan Facebook Pakarti. Namun karena agaknya kaum kartunis belum terbiasa dengan penentuan juara dengan model seperti itu, akhirnya ditambah dengan kategori pilihan Juri,” terang panitia lomba, Yere Agusto, Kamis (16/9/2021).

Uniknya, menurut Yere Agusto, seperti halnya lomba di kampung-kampung, hadiahnya pun urunan dari para anggota sendiri. Sedengkan juri lomba adalah para donatur. Meskipun demikian kemampuan mereka untuk memilih karya terbaik tentu tak boleh diragukan. Yeksa Sarkeh Chandra, Sujendro Hery dan Den Dede bukanlah orang baru di blantika perkartunan Indonesia.

Jejak mereka sudah tertoreh sejak kurang lebih tigapuluhan tahun yang lalu. Yeksa Sarkeh Chandra adalah tokoh Forum Seniman Bekasi. Sementara Sujendro Hery adalah Ketua Jurusan Desain Komunikasi Visual Trisakti School of Multimedia, dan Den Dede adalah pendiri Karaeng (Kartunis Kota Daeng) puluhan tahun silam.

Baca juga   Bersama-sama Kita Mulai "Mereka Rekam" FKY 2021

Hingga akhir periode lomba, sebanyak 44 kartunis anggota Pakarti mengirimkan 92 karya mereka. Total Like yang dikumpulkan selama lomba berlangsung sebanyak 9627 Like.

“Artinya kurang lebih hampir sepuluh ribu kali karya yang ditampilkan dilihat oleh pengunjung medsos Pakarti. Instagram Pakarti yang awalnya hanya memiliki sekitar 200-an lebih follower, melonjak ke angka 475 follower,” terang Yere.

Lomba yang khusus diadakan untuk anggota Pakarti ini, rupanya memicu rasa penasaran bagi sejumlah kartunis yang belum menjadi anggota Pakarti periode 2019-2024. Sehingga ada 10 Kartunis yang baru mendaftar atau mendaftar kembali sebagai Anggota Pakarti.

Dalam gelaran kali ini kartunis Kota Bogor, Yonk Suikhiong mendominasi dengan 4 karyanya berada di sepuluh peringkat teratas, disusul oleh Putu Ebbo dengan 2 karya.

Baca juga   Dicecar 35 Pertanyaan Selama 8 Jam, Rachel Vennya Terancam 1 Tahun Penjara

Dengan menimbang rasa kebersamaan dan semangat gotong royong, dan berkoordinasi dengan peserta yang sebenarnya berhak, yaitu Yonk Sui Khiong dan Putu Ebbo, maka Juri memutuskan untuk membagi rata sepuluh pemenang kategori Like.

Berikut ini para pemenang Lomba Agustusan Pakarti dalam rangka memperingati HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia :

Agenda 17-an ala Pakarti ini akhirnya sukses digelar atas kerjasama dan dukungan NomadGO Ekspedisi Luar Negeri, ProConcept Advertising (Makassar), Yeksa Sarkeh Chandra dan Agus “Guz Wid” Widodo yang telah menyumbangkan sejumlah uang tunai. Diyan Bijac dengan 24 buku karyanya berjudul “101 Humor Lalu Lintas“. M Syaifuddin Ifoed yang ikut menyumbangkan Kaos Indongakak, dan nyatanya.com sebagai media partner.

“Selamat kepada para pemenang, sampai berjumpa di event Pakarti berikutnya,” pungkas Yere Agusto. (Aja)

Share :

Baca Juga

Anggun Pramudita. (Foto:instagram anggunpramudita30)

Panggung

Perlahan Tapi Pasti, Anggun Pramudita Andalkan Single ‘Tumbak Cucukan’
Lukisan karya Chryshnanda Dwilaksana berjudul "Bulan di atas Borobudur". (Foto: dokumentasi pribadi)

Panggung

Ekspressionisme Ala Chryshnanda Dwilaksana
Nella Kharisma dalam video lagu Tak Mungkin Kembali. (Foto:nyatanya.com/Nella Kharisma Official)

Panggung

Nella Kharisma Rilis ‘Tak Mungkin Kembali’, untuk Sang Bapak
Salah satu kartun karya Agoes Jumianto yang dipamerkan. (nyatanya.com/Dokumentasi)

Panggung

13 Kartunis Indonesia Kembali Ikuti Pameran Kartun HAM di Malaysia
Jane Shalimar. (Foto:nyatanya.com/Instagram @janeshalimar_1)

Panggung

Setelah Berjuang Melawan Covid-19, Jane Shalimar Meninggal Pagi Tadi
Non-O saat berkarya di rumah studionya. (Foto: dokumenpribadi)

Panggung

Kartunis Non-o, Energi Berkaryanya Tak Pernah Padam
Salah satu karya perupa di acara live painting on the spot saat berlangsung vaksinasi Bhinneka Tunggal Ika di Sasana Hinggil, Kompleks Alun-alun Selatan. (Foto: Instagram @gkr_indonesia)

Panggung

Sri Sultan Dorong Perupa Lahirkan Karya Berkelas Internasional

Panggung

Galeri Lorong Gelar Festival Gotong Royong “Self-care for Worldwide Solidarity”