Home / News

Jumat, 8 Juli 2022 - 13:21 WIB

Ini Kata Pakar Hukum Unair Soal Pencabutan Izin ACT

NYATANYA.COM, Surabaya – Pakar Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Dr Prawita Thalib, menyebut dugaan penyelewengan dana masyarakat oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) melanggar hukum.

“Sebagaimana diketahui ACT berbadan hukum yayasan, maka ACT harus tunduk pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 juncto Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan dan berdasarkan pada prinsip keterbukaan dan akuntabilitas kepada masyarakat,” kata Prawitra, Kamis (7/7/2022) sebagaimana dikutip dari selalu.id.

Dalam hal ini, ACT terkena undang-Undang Nomor 9 Tahun 1961 tentang aturan Pengumpulan Uang atau Barang, serta Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1980 tentang Pelaksanaan Pengumpulan Sumbangan yang disebutkan dilarang mengambil keuntungan.

Baca juga   Seluruh Kapal PELNI Siap Layani Angkutan Nataru 2021/2022

Prawitra menyampaikan, karena ACT telah berbadan hukum, yayasan ini dilarang mengambil keuntungan dari yayasan atau kegiatan usaha yayasan, baik oleh pendiri maupun pengurusnya.

Hal itu sesuai ketentuan dalam Pasal 6 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 29 Tahun 1980 tentang Pelaksanaan Pengumpulan Sumbangan.

Dalam PP itu, kata dia, dijelaskan bahwa pembiayaan usaha pengumpulan sumbangan sebanyak-banyaknya adalah sepuluh persen dari hasil pengumpulan sumbangan yang bersangkutan.

“Yang artinya operasional dari pengumpulan dana sosial tersebut hanya bisa diambil sebanyak-banyaknya 10 persen dari total pengumpulan sumbangan,” terangnya.

Baca juga   Unair Terima 1.425 Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN

Lebih lanjut Prawitra menerangkan, dengan kejelasan dugaan penyelewengan dana masyarakat ini, perlunya melihat kembali anggaran dasar dari ACT yang mengatur tentang gaji dan sarana pengurus berupa keputusan dewan pembina.

Ia menambahkan, hal tersebut untuk mengetahui apakah ada ruang tikungan penyelewengan regulasi yang terdapat dalam anggaran dasar.

“Karena motivasi perbuatan pelaku akan terlihat dari pintu regulasi anggaran dasarnya. Ini jadi ruang untuk menyisir pertanggungjawaban pidana organ yayasan ini. Termasuk apakah ada perbuatan berlanjut pidana lain berupa tindak pidana penggelapan atau tindak pidana pemalsuan,” terangnya. 

(Ade/SL1/N1)

Share :

Baca Juga

Menkominfo, Johnny G Plate. (Foto: Amiriyandi/InfoPublik)

News

Menkominfo Belasungkawa untuk Korban Serangan Kelompok Bersenjata di Site Repeater PT PTT Papua
Rekaman awan panas guguran Merapi tanggal 5 Agustus 2021 pukul 08.05 WIB. (Foto: BPPTKG)

News

Gunung Merapi 5 Kali Semburkan Awan Panas ke Arah Barat Daya
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Menteri Koperasi dan UMKM RI, Teten Masduki di Rest Area Heritage KM 260B, Banjaratma, Kabupaten Brebes. Foto: Humas Jateng

News

Rest Area Heritage 260B Dibanjiri UMKM, Menteri Teten: Ini Paling Keren
KPK menemukan uang pecahan asing dan rupiah usai menggeledah kediaman Rektor Universitas Negeri Lampung (Unila) Karomani.Foto: Dok. KPK

News

Geledah Rumah Rektor Unila, KPK Temukan Dokumen dan Uang Pecahan Dollar dan Euro
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima silaturahmi dari Keuskupan Agung Semarang, di Kantor Gubernur, Selasa (17/5/2022). Foto: Humas Jateng

News

Terima Silaturahmi Keuskupan Agung Semarang, Ganjar: Ini Tradisi yang Harus Kita Rawat
Presiden Jokowi secara resmi melantik Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masa jabatan 2022-2027 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (10/10/2022). Foto: BPMI Setpres

News

Resmi! Presiden Melantik Sri Sultan HB X dan KGPAA Paku Alam X sebagai Gubernur dan Wagub DIY
ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/nym

News

Kreatif! Pohon Natal dari Sapu Lidi
Kondisi Tangki 36 T-102 di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah, yang terbakar pada Sabtu (13/11/2021), pukul 19.10 WIB, saat hujan lebat yang disertai petir, dan baru berhasil dipadamkan pada Minggu (14/11/2021) pukul 07.45 WIB. (Foto: ANTARA)

News

Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji untuk Masyarakat Tetap Aman