Home / Peristiwa

Senin, 28 Juni 2021 - 07:15 WIB

Ini Nomer Call Center Covid-19 Jawa Tengah, 024 76442888 dan 08112622000

Ganjar Pranowo meninjau call center Covid-19 bentukannya. (Foto: nyatanya.com/Humas Jateng)

Ganjar Pranowo meninjau call center Covid-19 bentukannya. (Foto: nyatanya.com/Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membuat Call Center Covid-19, di Gedung A lantai 1 Kantor Gubernur. Pembuatan call center karena banyaknya pertanyaan masyarakat tentang pelayanan kesehatan selama pandemi.

Petugas siap berjaga selama 24 jam, guna menerima aduan dari masyarakat. Masyarakat yang ingin mengadu, bisa menghubungi nomor 024 76442888 dan 08112622000.

“Karena banyak sekali orang bertanya tentang berbagai persoalan ke saya. Ada yang tanya tempat tidur, ke mana vaksin dan lainnya. Karena masyarakat antusias atau mungkin juga cemas, maka mereka semua tanya. Dari situasi itulah saya meminta harus ada call center yang backup,” kata Ganjar, saat meninjau ruangan call center Covid-19, Minggu (27/6/2021).

Baca juga   1.000 Santri Apik Kaliwungu Divaksin

Penanggungjawab call center Covid-19 Pemprov Jateng, Sri Rika Puniawati mengatakan, call center tersebut hadir atas inisiasi Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Call center tersebut diharapkan bisa menampung aduan dan permasalahan dari masyarakat, sekaligus mencarikan jalan keluar.

“Karena masyarakat sekarang masih banyak yang kebingungan untuk mencari informasi, makanya Pak Gubernur menginisasi membuat call center ini. Ini baru ada di Provinsi Jateng, harapannya di kabupaten/ kota juga membuat,” katanya.

Rika menjelaskan, call center Covid-19 beroperasi selama 24 jam dengan petugas yang dibagi secara sif. Personel yang dilibatkan dari Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas Kominfo, dan Satpol PP.

Baca juga   Daop VI Yogyakarta Canangkan Stasiun Tugu Wajib Masker dan Vaksin

“Kami melayani semua aduan dari masyarakat Jateng. Setiap hari kami dapat aduan, dan kami koordinasikan dengan kabupaten/ kota setempat. Kami koordinasi dengan Satgas Covid-19 dan terkadang langsung dengan kepala rumah sakit, kepala puskesmas, dan layanan kesehatan lainnya,” jelasnya.

Sampai hari ini, lanjut Rika, sudah banyak masyarakat melapor ke call center. Mayoritas pertanyaan yang muncul adalah tempat tidur rumah sakit, tempat isolasi terpusat, dan tempat penyelenggaraan vaksinasi. (*)

Share :

Baca Juga

Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba saat memberikan sosialisasi bahaya narkoba secara daring, bagi siswa kelas X Angkatan XXXII SMA Taruna Nusantara tahun pelajaran 2021/2022. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Kapolres Magelang Sosialisasi Bahaya Narkoba Kepada Siswa Taruna Nusantara
Sosialisasi dan pelatihan aplikasi Si Asmara. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Si Asmara, Aplikasi Surat Menyurat Terobosan Dinkes Temanggung
Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming menyerahkan bantuan konsentrator oksigen kepada Pemkab Karanganyar dan Pemkab Sukoharjo. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Soloraya Harus Kompak Lawan Pandemi, Gibran Serahkan Bantuan Konsentrator Oksigen
Ember berisi nyamuk Wolbachia ditempatkan dengan metode penyebaran berbasis grid dalam luasan 75 meter persegi. (Foto:nyatanya.com/media TWC)

Peristiwa

PT TWC Dukung Pengentasan Demam Berdarah di Sleman
Bupati Temanggung memberikan paparannya terkait meningkatnya kasus Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Jateng)

Peristiwa

Kasus Covid-19 Mencolok, Temanggung Selektif Berikan Izin Keramaian
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat memantau jalannya vaksinasi. (Foto: Diskominfo Sragen)

Peristiwa

Buruh Pabrik Jadi Sasaran Vaksin Pemkab Sragen
Bupati Temanggung HM Al Khadziq saat audiensi dengan PT Djarum. (Foto:nyatanya.com

Peristiwa

Audiensi dengan PT Djarum, Bupati Minta Tembakau Temanggung Dibeli dengan Harga Tinggi
Pelakasanaan vaksinasi di gerai vaksin Polres Boyolali. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Boyolali)

Peristiwa

Polres Boyolali Buka Gerai Vaksin untuk Masyarakat