Home / News

Selasa, 19 Oktober 2021 - 23:32 WIB

Ini Penjelasan Kemenhub Terkait Inmendagri Naik Pesawat Wajib PCR

Peserta antre meninggalkan area bandara untuk menuju ke hotel karantina saat kegiatan simulasi penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Sabtu (9/10/2021). Simulasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas dan sarana prasarana serta menguji standar operasional prosedur dalam pelayanan penumpang penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai yang rencananya akan mulai dibuka pada 14 Oktober 2021 mendatang. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nz)

Peserta antre meninggalkan area bandara untuk menuju ke hotel karantina saat kegiatan simulasi penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Sabtu (9/10/2021). Simulasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas dan sarana prasarana serta menguji standar operasional prosedur dalam pelayanan penumpang penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai yang rencananya akan mulai dibuka pada 14 Oktober 2021 mendatang. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nz)

NYATANYA.COM, Jakarta – Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati memberikan penjelasan terkait Instruksi Mendagri (Inmendagri) yang mengatur syarat PCR bagi penerbangan Jawa-Bali.

Pada Senin (18/10/2021), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Ada sejumlah aturan yang diubah dalam Inmendagri tersebut, salah satunya perihal syarat perjalanan menggunakan pesawat udara. Dimana dalam sejumlah butir dalam aturan tersebut disebutkan bahwa syarat pelaku perjalanan domestik yang menggunakan pesawat udara wajib menunjukkan PCR (H-2) untuk daerah PPKM Level 3, 2 dan 1 di wilayah Jawa-Bali.

Baca juga   6 Bus Wisata Ditolak Masuk Yogya, One Gate System akan Berlaku Setiap Hari

Sementara itu, untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bus, kereta api, dan kapal laut wajib menunjukkan hasil tes antigen (H-1).

Adita Irawati mengatakan Kementerian Perhubungan tengah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 agar dapat diterbitkan surat edaran Satgas yang mengakomodir ketentuan baru tersebut.

“Selama ini syarat perjalanan penumpang dalam negeri dan internasional selalu merujuk pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19,” kata Adita dalam siaran pers tertulis, Selasa (19/10/2021).

Baca juga   Sri Sultan HB X Serahkan Penghargaan Anugerah Kebudayaan Tahun 2021

Hingga saat ini Kemenhub masih merujuk pada Surat Edaran Satgas Nomor 17 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.

“Jika ada ketentuan yang baru, kami akan mengumumkan secara resmi kepada masyarakat dan akan memberi waktu kepada operator penerbangan dan bandara untuk menyesuaikan dengan ketentuan tersebut,” kata Adita. (*)

Sumber: InfoPbulik.id

Share :

Baca Juga

Facebook palsu mengatasnamakan Bupati Klaten Sri Mulyani. (Foto: Dok Diskominfo Klaten)

News

Sudah Meresahkan, Pemkab Akan Laporkan Pemalsu Akun Facebook Bupati Klaten
Rachmawati Soekarnoputri bersama Sandiaga Uno. (Foto:nyatanya.com/@sandiuno)

News

Berita Duka! Rachmawati Soekarnoputri Meninggal Dunia
Joko Widodo mbrebes mili menangis haru karena keinginannya bertemu dengan presiden yang memiliki nama sama akhirnya terwujud. (Foto: Humas Klaten)

News

Joko Widodo “Mbrebes Mili” Divaksin di Depan Presiden
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, mengatakan para pelajar dibolehkan pulang karena telah memenuhi masa isolasi mandiri sesuai ketentuan yang berlaku. (Foto: diskominfo Purbalingga)

News

Masa Isolasi Selesai, 66 Pelajar SMPN 4 Mrebet Dipulangkan
Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim. (Foto: dok. InfoPublik)

News

Kemendikbudristek Kembali Salurkan Bantuan Kuota Internet bagi 21,29 Juta Penerima
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Kasus Posititif Covid-19 DIY Tambah 1.862, Sembuh 1.125 Kasus
Ilustrasi:nyatanya.com

News

Di Klaten Positif Covid-19 Tembus 665 Kasus Perhari
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Papua, Khairul Lie menegaskan penanganan atlet dan official kontingen PON XX Papua yang terkonfirmasi positif Covid-19, dengan cepat dan tanggap. (Foto: MC Kominfo PON XX Papua Klaster Jayapura)

News

17 Kasus Covid-19 PON XX di Jayapura Tertangani dengan Cepat