Home / Olga

Selasa, 28 September 2021 - 21:08 WIB

Ini Perjuangan Panjang Tim Terbang Layang Papua Raih Medali Emas

Jumpa pers tim cabor Terbang Layang Papua usai meraih medali emas. (Foto:MCKominfo)

Jumpa pers tim cabor Terbang Layang Papua usai meraih medali emas. (Foto:MCKominfo)

NYATANYA.COM, Mimika – Kontingen Papua menambah medali emas dari cabang olahraga (cabor) Terbang Layang dalam ajang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, sehingga total mendapatkan sembilan medali emas sehingga menempati peringkat pertama dalam klasemen sementara per Selasa (28/9/2021).

Atlet yang berhasil mendapatkan medali emas dari cabor tersebut adalah Andi Abdulrohman dari kelas Precision Landing Putra dalam cabor Terbang Layang. Selisih kemenangan yang didapatkan oleh Andi dalam mengalahkan lawan-lawannya cukup jauh yakni 244413 poin.

Sedangkan dua lawannya, dari Kontingen Jawa Timur mendapatkan poin 244095 dan dari Kontingen DKI Jakarta mendapatkan poin mencapai 243580 poin.

“Saya bisa di sini suatu kebanggaan untuk diri saya. Saya bisa meraih medali emas Saya bersyukur Terima kasih,” kata Andi Abdulrohman di Media Center Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) PON Papua Klaster Mimika, pada Selasa (28/9/2021).

Baca juga   Pecahkan Rekor Nasional, Atlet Dayung Riau Maizir Riyondra Sumbang Emas

Menurut dia, faktor yang membuat dirinya berhasil mendapatkan medali emas, karena melalui perjuangan keras yang dilakukan semasa pembinaan beberapa waktu lalu. Kala itu, dirinya bertekad penuh berlatih secara optimal untuk menggapai cita-cita memboyong medali emas untuk Kontingen Papua yang beberapa tahun belakangan ini menanungi dirinya.

“Medali pertama untuk Papua dari cabor Terbang Layang melalui proses yang sangat panjang,” katanya.

Menanggapi hal itu, Manajer Tim cabor Terbang Layang Paul Graham Menusaver mengakui, perjuangan yang dilalui oleh tim yang dilatihnya untuk memenangi ajang PON XX Papua sangat berat. Karena tidak didukung oleh fasilitas-fasilitas latihan yang memadai seperti tidak memiliki pesawat yang merupakan hal yang penting dalam olahraga ini.

Baca juga   Klasemen Sementara - Jatim dan DKI Bersaing Sengit, DIY Posisi 13

Akibat dari keterbatasan ini, lanjut Paul, pihaknya kerap kali berpindah-pindah tempat latihan untuk cabor Terbang Layang. Dari mulai ketika berlatih di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan wilayah Jawa Barat yakni Kabupaten Garut dan Kota Tasikmalaya.

Seringnya berpindah tempat latihan itulah, menyebabkan pihaknya kekurangan waktu untuk berlatih dalam menghadapi ajang PON XX Papua.

“Memang kami dalam perjalanan juga tidak bisa maksimal. Kendalanya cukup banyak masalah cuaca saat kita terbang di Tasikmalaya,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Bentuk obor PON XX Papua sebagai perwujudan dari kebudayaan khas Papua yang bermakna kesetaraan, kemurnian dan kekuatan.(Foto: MC PON Klaster Mimika)

Olga

Dikirab di 5 Wilayah Adat, Obor Api PON Usung Kebudayaan Papua
Alviyanto Bagas Prastyadi. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Olga

Berlaga di Olimpiade 2020, Alviyanto Bagas Bikin Bangga Wong Klaten
Kekuatan ganda putra kini bertumpu di pundak pasangan senior Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. (Foto: kemepora/nocindonesia)

Olga

Melaju ke Semifinal, ‘The Daddies’ Jadi Tumpuan Sektor Ganda Putra
Zoura Nebulani dan tim Wushu Jawa Barat. (Foto:MC Merauke)

Olga

Jabar Sabet Medali Emas Pertama dari Cabor Wushu
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melepas atlet dan pelatih yang akan memperkuat kontingen Jawa Tengah di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua ditandai dengan penyerahan uang saku. (Foto: Diskominfo Kab Semarang)

Olga

Atlet PON Kabupaten Semarang Optimistis Raih 4 Emas
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. (Foto: Humas Jateng)

Olga

Disebut Tak Mau Temui Pengprov Pertina Papua, Gus Yasin: Tidak Ada yang Konfirmasi ke Saya
Lifter putri Lampung Fena Yuliana melakukan angkatan "clean and jerk" pada kelas 76 kg PON Papua di Auditorium Universitas Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua, Jumat (8/10/2021). Lifter putri Jawa Tengah Diah Ayu P berhasil meraih medali emas dengan total angkatan 215 Kg sementara medali perak diraih lifter Lampung Fena Yuliana dengan total angkatan 197 Kg. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj)

Olga

Klasemen Sementara PON XX, Papua Terlempar dari Tiga Besar
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (30/9/2021) pagi. (Foto:Biro Humas Kemenpora)

Olga

Selama PON XX Digelar, Menpora Akan Berkantor di Papua