Home / Gayahidup

Senin, 22 November 2021 - 20:30 WIB

Ini Sejumlah Upaya Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik di Indonesia

Sejumlah upaya percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia sedang gencar dilakukan pemerintah. Per November 2021, populasi sepeda motor listrik ada dikisaran 12.464 unit. (Foto: Kemenhub)

Sejumlah upaya percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia sedang gencar dilakukan pemerintah. Per November 2021, populasi sepeda motor listrik ada dikisaran 12.464 unit. (Foto: Kemenhub)

NYATANYA.COM, Jakarta – Pemerintah saat ini tengah aktif mendukung penggunaan kendaraan listrik untuk menekan emisi karbon di Indonesia.

“Pemerintah Indonesia mendorong kendaraan listrik karena saat ini beberapa negara di dunia tengah memperbaiki perubahan iklim dan lingkungan sehingga harus menekan polusi udara. Dari sektor Perhubungan, kita mendorong perubahan terhadap kendaraan bahan bakar fosil menjadi bahan bakar listrik,” jelas Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi, Senin (22/11/2021).

Hingga saat ini implementasi hal tersebut terus dilakukan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

Percepatan penggunaan kendaraan listrik dilakukan dengan implementasi road map melalui tahapan kendaraan dinas operasional Pemerintah Pusat dan Daerah, TNI serta Kepolisian; Angkutan Umum Massal, BRT melalui program Buy The Service untuk angkutan umum perkotaan; Angkutan Bandara; Angkutan Pariwisata di wilayah KSPN; dan AKAP.

“Karena dengan kendaraan listrik tidak memberikan emisi bagi udara kita, maka penggunaan kendaraan listrik yang zero emission ini akan kita dorong. Di dalam Perpres 55 Tahun 2019 tersebut menyangkut percepatan baik produksi maupun penggunaan kendaraan listrik. Kami membuat Peraturan Menteri Perhubungan terkait konversi kendaraan combustion engine ke kendaraan listrik kemudian dapat didaftarkan sehingga legal. Sekarang tinggal bagaimana kita mempercepat penggunaan mobil dan motor, salah satu yang bisa kita dorong untuk percepatan penggunaan ini adalah kendaraan operasional pemerintah,” kata Dirjen Budi.

Baca juga   Indonesia E-Vehicle Expo 2021, Ajang Pameran Kendaraan Listrik

Ketentuan konversi tersebut tertulis dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai.

Saat ini sudah ada beberapa APM mobil listrik di Indonesia. Ada 13 unit bus yang sudah mengajukan uji tipe dan sudah digunakan salah satunya dipakai oleh TransJakarta. (Foto: Kemenhub)

“Road map penggunaan bus listrik dan kendaraan listrik untuk kepentingan pemerintah mendapat prioritas karena besar kemungkinan masyarakat akan menggunakan setelah lembaga pemerintah menggunakan. Selanjutnya adalah angkutan umum dan jenis angkutan umum yang dapat dibangun dengan kendaraan listrik adalah angkutan massal perkotaan karena membuat infrastrukturnya lebih mudah,” tambah Dirjen Budi.

Saat ini sudah ada beberapa APM mobil listrik di Indonesia. Ada 13 unit bus yang sudah mengajukan uji tipe dan sudah digunakan salah satunya dipakai oleh TransJakarta. “Selanjutnya akan menyusul PPD dan DAMRI,” tambahnya.

Per November 2021 ini, populasi kendaraan listrik di Indonesia sudah mencapai 14.400 dengan rincian mobil penumpang roda 4 mencapai 1.656 unit, kendaraan roda 3 sebanyak 262 unit, sepeda motor listrik 12.464 unit, mobil bus 13 unit, dan mobil barang 5 unit.

Baca juga   Target Pemerintah, Dua Juta kendaraan Listrik Digunakan Masyarakat pada 2025

Sementara berdasarkan data yang dihimpun oleh Kementerian ESDM pada September 2021, jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah mencapai 187 unit yang tersebar di 155 lokasi di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Dengan semakin banyaknya jumlah infrastruktur penunjang ini maka diharapkan semakin bertambahnya kepercayaan masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik ini.

“Tahun depan rencananya kami akan menggunakan bus listrik untuk layanan Buy The Service di Surabaya sebanyak 2 koridor (40 unit), dan Bandung 1 koridor (20 unit). Saat ini kami sudah berbicara dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk mendorong semua Agen Pemegang Merek (APM) sepeda motor produsen sepeda motor listrik untuk memproduksi baterai dengan ukuran yang sama sehingga mempermudah masyarakat dalam penggunaan dan pengisian ulang baterai,” ujar Dirjen Budi.

Kemenhub juga sedang membuat skema pembelian kendaraan listrik tanpa baterai yang ditujukan untuk penjualan kendaraan bermotor jenis sepeda motor.

Diharapkan dengan penjualan sepeda motor listrik tanpa baterai dapat menurunkan harga jual sepeda motor sehingga dapat menarik daya beli masyarakat.

Baterai sepeda motor listrik dapat disewa melalui penyedia layanan sewa baterai swap di mini market yang ada di wilayah Jabodetabek.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Gayahidup

Ini Jodoh dan Pekerjaan yang Cocok Buat Kelahiran Minggu Legi Menurut Primbon Jawa

Gayahidup

Leo, Peruntunganmu Stabil Dilevel Tertinggi
Sebagian moge Harley Davidson yang dipajang di gelaran Jogja Bike Rendevous 2022. Foto: Agoes Jumianto

Gayahidup

Jogja Bike Rendezvous 2022 Digelar, Ribuan Harley Davidson Banjiri JEC
Warna dan grafik baru Yamaha FreeGo 2021. (Foto: Dokumentasi YIMM)

Gayahidup

Harga Tetap, Yamaha FreeGo Kembali Punya Baju Baru
Foto: ANTARA

Gayahidup

Pengguna Aplikasi MyPertamina Meroket, Waspadai Aplikasi Palsu
Wuling Air ev. Foto: wuling.id

Gayahidup

Wuling Air ev Launching di 5 Kota, Ini Jadwalnya di Yogyakarta
XSR 155 Matte Dark Blue Authentic. (Foto: YIMM)

Gayahidup

Yamaha Beri Sentuhan Warna dan Livery Baru di Motor Bergaya Klasik XSR 155
Banyak manfaat pemasangan kaca film bagi sebuah mobil. Foto: Ist/wuling.id

Gayahidup

Belum Banyak yang Tau, Kaca Film Ternyata Bisa Menghemat BBM Hingga 20 Persen