Home / Peristiwa

Senin, 6 Desember 2021 - 12:00 WIB

Inovasi Antarkan Batang dan Wonosobo Raih JDIH Award

Bupati Batang, Wihaji, usai menerima penghargaan JDIH Award Tahun 2021. (Foto: Humas Batang)

Bupati Batang, Wihaji, usai menerima penghargaan JDIH Award Tahun 2021. (Foto: Humas Batang)

NYATANYA.COM, Batang – Pemerintah Kabupaten Batang meraih dua penghargaan dalam ajang Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Award Tahun 2021 Tingkat Nasional dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Penghargaan diberikan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly, di Hotel Grand Mercure Jakarta, Kamis (2/12/2021).

“Alhamdulillah tahun ini Kabupaten Batang mampu meraih JDIH award di dua Organisasi Perangat Daerah (OPD) yang menempati posisi terbaik pertama untuk Sekretariat DPRD, dan terbaik ketiga untuk Bagian Hukum Setda Batang yang sudah dua kali meraih,” kata Bupati Batang, Wihaji, usai menerima penghargaan.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat memacu kinerja jajarannya agar semakin baik, dengan terus memunculkan inovasi-inovasi baru berbasis teknologi informasi yang efektif, efisien, dan sederhana.

“Zaman sudah berubah, maka kita harus terus berinovasi dengan pemanfaatan IT. Karena kita masuk dunia digital. Oleh karena itu, layani masyarakat berkaitan informasi dan dokumen bidang hukum yang cepat, efektif, efisien, sederhana,” beber Wihaji.

Bupati menginstruksikan jajarannya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga.

Baca juga   Malam Pergantian Tahun, Tiga Alun-alun di Batang Ditutup

“Tetaplah bekerja dengan baik dan jaga prestasi ini, serta layani masyarakat sepenuh hati dengan integritas dan kecepatan,” ujarnya

Kepala Bagian Hukum Setda Batang, Siti Ghoniah menambahkan, terdapat beberapa poin penilaian dalam ajang penghargaan tersebut, antara lain sarana prasarana, SDM, kelembagaan, inovasi, dan pembinaan anggota, serta pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

“Salah satu yang menjadi poin plus dari Kabupaten Batang yakni adanya beberapa program inovatif, seperti menggandeng pihak desa, dan mahasiswa, serta masyarakat luas agar lebih melek produk hukum,” katanya.

Selain itu, imbuhnya, publikasi lewat e-book tentang hukum bekerja sama dengan pihak ketiga, serta pemuatan produk hukum dari semua desa yang ada di Batang dalam portal JDIH Batang.

“Kiat kami meraih penghargaan dengan inovasi, kami berusaha agar produk hukum di Kabupaten Batang dapat dikenal masyarakat luas, seperti dengan e-book hukum yang ternyata dapat sambutan positif dari akademisi, khususnya mahasiswa. (Itu) bisa menambah referensi mereka terkait bidang hukum,” tukasnya.

Wonosobo Peringkat ke-5

Baca juga   Sasar Kaum Pekerja, Satlantas Polres Batang Layani Vaksinasi Malam

Selain Batang, Kabupaten Wonosobo juga sukses meraih peringkat kelima pada ajang penghargaan serupa. Kepala Bagian Hukum Setda Wonosobo, Muhamad Nurwahid, menyebut keberhasilan tersebut sudah dipersiapkan sejak 2020.

“Tentu bersyukur sekali dan sekaligus bangga serta apresiasi kepada semua pihak, yang telah membantu dan mendukung JDIH Kabupaten Wonosobo, hingga kita berhasil mencapai penghargaan ini,” tutur Nurwahid saat dihubungi melalui sambungan telpon, seusai penerimaan award.

Keberhasilan JDIH, diakui Nurwahid, merupakan buah kerja sama yang kuat antarpemangku kebijakan dan kolaborasi lintas elemen.

“Bupati juga berpesan, agar penghargaan JDIH dijadikan dorongan dan motivasi berharga bagi pejabat Pemkab Wonosobo, agar ke depan senantiasa meningkatkan mutu kinerja di bidang dokumentasi dan informasi hukum,” lanjut Nurwahid.

Ke depan, pihaknya akan mengoptimalkan potensi lokal unggulan di Kabupaten Wonosobo, serta melakukan inovasi-inovasi demi meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

“Evaluasi yang perlu kami perbaiki ke depannya adalah lebih aktif dan eksis mengelola sosial media, mengelola perpustakaan yang sudah ada, untuk manajemen dokumentasi lebih baik lagi,” tandasnya.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana kembali menyetujui dua permohonan penghentian penuntutan perkara berdasarkan keadilan restoratif. (Foto: dok. Puspenkum)

Peristiwa

Jampidum Setujui Dua Perkara Dihentikan Lewat Restorative Justice, Ini Alasannya
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, turun langsung melakukan pengecekan di pos penjagaan. (Foto:MC Diskominfo Prov Jatim)

Peristiwa

Kapolda Jatim: Aplikasi PeduliLindungi Diterapkan di Seluruh Jajaran Satker
Foto: Mitra Diskominfo Kalteng/Sw/toeb

Peristiwa

Belasan Rumah di Desa Pulau Mambulau Terbakar, 58 Jiwa Terdampak
Bupati Kudus HM Hartopo saat meninjau ruang Isolasi RSUD dr Loekmono Hadi, Senin (24/1/2022). (Foto: MC Kab Kudus)

Peristiwa

Omicron Meluas, Bupati HM Hartopo Tak Ingin Kudus Kecolongan
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan GKR Hemas. (Foto:nyatanya.com/Humas DIY)

Peristiwa

Sri Sultan: Konsentrasi DIY Perbanyak Vaksinasi dan Pindahkan Isoman ke Shelter
Foto: ANTARA

Peristiwa

Pertamina Lakukan Investigasi Ledakan Pipa Gas di Kota Prabumulih Sumsel
Kapal dengan dokumen palsu. Foto: Dok.KKP

Peristiwa

KKP Bongkar Sindikat Pemalsuan Dokumen Kapal Perikanan, 6 Orang Tersangka, 1 DPO
Warga Perum Solo Elok Mojosongo bersama-sama menyembelih hewan kurban. Foto: Ist

Peristiwa

Warga Perum Solo Elok Mojosongo Sembelih 5 Sapi dan 3 Kambing