Home / News

Selasa, 22 Februari 2022 - 18:05 WIB

Interval Waktu Vaksin Booster untuk Lansia Dipercepat, Jadi 3 Bulan Setelah Vaksin Kedua

Kemenkes menerbitkan ketentuan baru pemberian vaksinasi booster atau lanjutan, terutama bagi kelompok lanjut usia (lansia). Jika sebelumnya vaksinasi booster diberikan minimal enam bulan setelah penyuntikan dosis kedua, kini interval waktunya lebih cepat menjadi 3 bulan. (Foto: Kemenkes)

Kemenkes menerbitkan ketentuan baru pemberian vaksinasi booster atau lanjutan, terutama bagi kelompok lanjut usia (lansia). Jika sebelumnya vaksinasi booster diberikan minimal enam bulan setelah penyuntikan dosis kedua, kini interval waktunya lebih cepat menjadi 3 bulan. (Foto: Kemenkes)

NYATANYA.COM, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerbitkan ketentuan baru pemberian vaksinasi booster atau lanjutan, terutama bagi kelompok lanjut usia (lansia).

Jika sebelumnya vaksinasi booster diberikan minimal enam bulan setelah penyuntikan dosis kedua, kini interval waktunya lebih cepat, penyuntikan dosis lanjutan bagi lansia bisa diberikan minimal tiga bulan setelah menerima vaksinasi dosis lengkap.

Aturan baru ini tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor SR.02.06/II/ 1123 /2022 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Dosis Lanjutan (Booster) bagi Lansia.

SE ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Nomor HK.02.02/II/252/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Lanjutan (Booster) tanggal 12 Januari 2022 serta rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional No ITAGI/SR/5/2022 yang dikeluarkan pada tanggal 21 Februari 2022.

“Kalau sebelumnya vaksinasi booster diberikan minimal 6 bulan, mulai hari ini pemberian dosis booster bagi lansia dapat diberikan dengan interval minimal tiga bulan setelah mendapat vaksinasi primer lengkap,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi pada Selasa (22/2/2022).

Baca juga   Wujud Nyata Sinergitas, Danramil Tegalrejo Beri Ucapan HUT Bhayangkara Kepada Kapolsek

Adapun kombinasi regimen vaksin yang digunakan untuk vaksinasi booster lansia bisa secara homolog dan heterolog dengan menyesuaikan ketersediaan vaksin di masing-masing daerah.

Pada prinsipnya seluruh jenis vaksin yang telah mendapatkan Emergency Use Autorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM), serta rekomendasi dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), bisa digunakan untuk percepatan vaksinasi booster lansia.

Namun, karena vaksin Sinovac jumlahnya terbatas dan diperuntukkan bagi sasaran anak usia 6-11 tahun, maka untuk booster ini dapat menggunakan vaksin selain Sinovac.

Nadia menekankan agar percepatan vaksinasi booster lansia berjalan beriringan dengan vaksinasi primer. Pelaksanaannya juga harus merata di seluruh Indonesia, mengingat masih ada beberapa daerah yang cakupan vaksinasi keduanya dibawah 70 persen dari populasi.

Baca juga   Hujan Deras Disertai Angin Kencang Juga Terjang Grobogan

“Percepatan vaksinasi baik primer maupun booster perlu dilakukan mengingat pasien Covid-19 yang meninggal sebagian besar adalah masyarakat yang belum divaksinasi, lansia dan orang dengan penyakit penyerta,” kata Nadia.

Untuk itu, pihaknya mendorong daerah yang cakupan vaksinasinya belum sesuai dengan target kekebalan kelompok yakni minimal 70 persen dari populasi agar terus digencarkan.

Ia juga mengajak masyarakat yang belum vaksinasi maupun yang belum melengkapi dosis primer juga booster terutama pada lansia agar segera melakukan vaksinasi di fasilitas pelayanan kesehatan atau di sentra vaksinasi terdekat.

“Mengingat faktor risikonya yang tinggi, kami mengimbau kepada masyarakat yang memang belum divaksinasi ataupun vaksinasinya belum lengkap, agar secepatnya dilengkapi. Jangan menunda dan jangan pilih-pilih vaksin, karena vaksinasi terbaik adalah vaksinasi yang dilakukan sekarang juga,” kata Nadia.

(N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Tim BPBD Kabupaten Tuban membantu warga menyelamatkan diri dari banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis (10/3/2022). (Foto: BPBD Kabupaten Tuban)

News

Banjir Bandang Terjang 6 Desa di Tuban, Satu Warga Meninggal Dunia
(Foto: BNPB)

News

Kasus Sembuh Covid-19 Per Senin 28 Februari 2022 Bertambah 43.992 Orang
Pemerintah kembali melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 hingga 4 Oktober 2021 di Kota Yogyakarta. Sejumlah ruas jalan juga masih ditutup. (Foto: Agoes Jumianto)

News

PPKM Kembali Diperpanjang, Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Warga Boyolali Dilarang Gelar Hajatan, yang Sudah Terlanjur Dapat Izin Dicabut
Paus Fransiskus dengan berselempang kain batik dari GKBRAy Adipati Paku Alam X menyaksikan Gunungan Wayang Kulit dari Sri Sultan Hamengkubuwono X saat Rm Markus Solo Kewuta SVD menjelaskan filosofi Gunungan dan dilatar belakang lukisan Maria Bunda Segala Suku dari Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, di Basilica St. Petrus, Rabu (16/11/2022). Foto: Dok.PWKI

News

Kunjungan Resmi PWKI ke Vatikan: Bawa Hadiah Istimewa dan Khusus untuk Paus Fransiskus, Salah Satunya dari Sri Sultan HB X
Ganjar Pranowo ngobrol dengan salah satu murid SDN Kedungpane 02. (Foto: Humas Jateng)

News

PTM Terbatas Berjalan Baik, Sejumlah Sekolah Berlakukan Pembelajaran “Hybrid”
Petugas Polsek Gondokusuman mendatangi lokasi kejadian hilangnya motor di parkiran Mal Lippo Plaza. (Foto: Humas Polsek Gondokusuman)

News

Polisi Buru Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Parkiran Mal Lippo Plaza Yogya
Menlu RI, Retno Marsudi. Foto: ANTARA

News

Menlu RI: Kunjungan Presiden Jokowi ke Asia Timur Perkuat Keketuaan G20 Indonesia