Home / Peristiwa

Selasa, 27 Juli 2021 - 23:18 WIB

Jangan Abai, Jangan Lalai, Pakai Masker Harga Mati!

Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM kembali memantau pelaksnaaan vaksinasi yang digelar Kodim di Graha PGRI. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sukoharjo)

Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM kembali memantau pelaksnaaan vaksinasi yang digelar Kodim di Graha PGRI. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sukoharjo)

NYATANYA.COM, Sukoharjo – Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM kembali memantau pelaksnaaan vaksinasi yang digelar Kodim di Graha PGRI, Selasa (27/7/2021).

Dalam program serbuan vaksin Kodim tersebut, sasaran vaksinasi masyarakat umum usia 18 ke atas dengan target 500 peserta.

“Pesan saya tetap prokes 5M. Jangan abai dan jangan lalai karena pakai masker harga mati,” tandas Bupati.

Bupati melanjutkan, Pemkab Sukoharjo bersama TNI-Polri terus berkolaborasi untuk mempercapat realisasi vaksin. Hal itu dikarenakan realisasi vaksin di Sukoharjo masih jauh dari target. Saat ini, setiap hari vaksinasi terus dilakukan oleh pemerintah dan juga TNI-Polri dengan sasaran masyarakat umum usia 18 tahun hingga lansia.

Baca juga   Vaksinasi Covid-19 di Kejari Pekalongan Lampaui Target

Dengan mempercepat vaksinasi, diharapkan angka corona di Sukoharjo segera turun. Pasalnya, saat ini kenaikan kasus positif corona harian masih cukup tinggi.

Disinggung vaksinasi dengan sasaran pelajar, Bupati mengaku belum dilakukan karena kuota vaksin masih terbatas. Namun, ke depan semua warga Sukoharjo akan mendapat vaksin corona meski dilakukan secara bertahap. Termasuk sasaran pelajar yang direncanakan juga akan diberikan vaksin. Namun, untuk pelaksanaannya masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.

Baca juga   Percepatan Vaksinasi, Kemendagri Kunjungi Klaten

Sementara itu, Dandim 0726 Sukoharjo, Letkol Inf Agus Adhy Darmawan menambahkan, TNI akan terus mendukung program vaksinasi pemerintah agar realisasinya meningkat.

“Seperti yang dilakukan hari ini dimana ada 500 dosis yang diberikan. Dalam satu minggu, Kodim Sukoharjo menargetkan ada 1.500 hingga 2.000 vaksin yang diberikan,” terang Dandim. (*)

Share :

Baca Juga

Lambang Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. (ilustrasi:nyatanya.com)

Peristiwa

Hajad Dalem Garebeg Besar 2021/Jimakir 1954 Ditiadakan
Ganjar Pranowo hadiri penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara daring. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Dicurhati Pelajar SD, Ganjar Langsung Kirim Bantuan
Wakil Walikota Teguh Prakosa bersama Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Wiyata Sempana Aji meninjau tempat isolasi dan perawatan OTG. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Ini 8 Tempat Isolasi dan Perawatan OTG Terpusat di Solo
Pemerintah Kelurahan Sorosutan gencar tegakkan PPKM Darurat di wilayahnya. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Kelurahan Sorosutan Gencar Lakukan Edukasi dan Penegakan PPKM Darurat
Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba, didampingi Wakapolres Kompol. Aron Sebastian, dan Kabag Ops. Kompol Maryadi melepaskan penyerahan bantuan dan distribusi ke Polsek di Kabupaten Magelang. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

2.000 Paket Sembako Didistribusikan Kepada Pelaku Wisata
Acara audiensi diakhiri dengan penyerahan buku panduan pelaksanaan Sekolah Penggerak dari LPMP DIY dan BP PAUD pada Walikota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Pemkot Yogya Dukung Inovasi Sekolah Penggerak
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat melakukan pantauan vaksinasi bagi pekerja di Puskesmas Sidoharjo. (Foto: Diskominfo Kab Sragen)

Peristiwa

Dikebut! Capaian Vaksinasi di Sragen Terus Bertambah
Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Hartopo menyerahan bantuan kepada lansia terdampak Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kudus)

Peristiwa

PKK Kudus Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Pandemi