Home / Peristiwa

Kamis, 8 Juli 2021 - 11:14 WIB

Jangan Sembrono! Jenazah Covid-19 itu Masih Infeksius

Pola penanganan jenazah Covid-19 tidak boleh dilakukan sembrono. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

Pola penanganan jenazah Covid-19 tidak boleh dilakukan sembrono. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Pola penanganan jenazah Covid-19 tidak boleh dilakukan sembrono. Pasalnya jasadnya masih tergolong infeksius atau bisa menular dan berbahaya.

Peringatan itu disampaikan dr Nila dari tim Kedokteran Kepolisian Daerah (Polda ) Jawa Tengah sesuai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Gabungan yang dipimpin langsung Pangdam IV Diponegoro Mayjen Rudianto dan Kapolda Jawa Tengah Irjrnpol Ahmad Luthfi di Alun Alun Klaten, Rabu (7/7/2021).

“Jenazah Covid-19 itu pemulasaraannya harus benar. Minimal petugas harus menggunakan alat pelindung diri lewel tiga. Sebab satu sampai tiga jenazah setelah itu meninggal masih berpotensi penularan karena masih bersifat infeksius atau menular,” terang dr Nila di antara 40 petugas dari polri, tenaga kesehatan dan ASN yang menyaksikan.

Baca juga   Pemkot Surakarta Gencarkan Bus Vaksinasi di Tiap Kelurahan

Selain menggunakan APD secara benar, dokter dari jajaran Polda Jateng ini juga mengingatkan agar baju yang melekat di jenazah tidak perlu dilepas. Kondisi jenazah langsung dibungkus dengan plastik dan lubang yang ada ditutup kapas yang sudah dibasahi cairan klorin.

“Jenazah sebelum dibungkus plastik disemprot desinfektan dengan perpaduan 1:10. Lalu dibungkus dengan kain kafan ditempat pemulasaraan. Lalu jenazah dibungkus plastik rangkap dua setelah disemprot disinfektan” tambahnya.

Baca juga   Ribuan Pedagang Pasar Ditarget Vaksinasi Hingga Akhir Juni

Terkait penyucian jenazah dr Nila mengingatkan tidak boleh dengan air tapi dengan tayamun, seperti dalam peragaan petugas.

“Sholat jenazah pun dilakukan oleh petugas dengan APD. Kalau ada keluarga ingin menyolatkan hanya dilakukan dengan posisi jenazah didalam mobil. Pemakaman pun dengan APD dengan kedalaman minimal 1,5 meter dan diturunkan dengan tali. Jangan lupa liang lahat dan peti jenazah tetap disemprot disinfektan” jelas nya.(*)

Share :

Baca Juga

Ajang UVO sudah diselenggarakan sebanyak empat kali. Program yang dimulai pada 2020 ini, bertujuan memberi wadah promosi dan pemasaran bagi produk-produk UKM secara online. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

UKM Virtual Expo Kembali Digelar 17-19 September 2021
(Ilustrasi: nyatanya.com)

Peristiwa

Pemkot Yogya Buka Lowongan 930 Formasi CPNS dan PPPK
Warga terdampak PPKM di Purworejo mendapat bantuan uang tunai. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Purworejo)

Peristiwa

Sebanyak 965 KK di Purworejo Terima Bantuan Uang Tunai
Panen perdana porang di Kabupaten Semarang. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Petani Porang Desa Tukang Raup Ratusan Juta Rupiah Sekali Panen
Penandatanganan kerjasama Dekranasda Jateng dengan Bank Jateng yang mendukung pengadaan ruang pamer tersendiri di Yogyakarta Internasional Airport. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Angkat Produk UKM Kriya, Dekranasda Jateng Buka Ruang Pamer di YIA
Satgas SIMAK 24 Mergangsan siap melayani pasien sisoman di lingkungannya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Satgas SIMAK 24 Mergangsan Sediakan Logistik Warga Isoman
Baznas Klaten memberikan bantuan sosial Rp8 juta kepada janda Mbah Rubiyem. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Sempat Viral, Mbah Rubiyem Sumringah Dapat Bansos dari Baznas
Ilustrasi Pemprov terus dorong siswa di Jateng lakukan vaksin. Gubernur Ganjar Pranowo dalam sebuah kesempatan meninjau pelaksanaan vaksin untuk anak sekolah. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Pemprov Jateng Dorong Siswa Jalani Vaksinasi