Home / News

Selasa, 10 Agustus 2021 - 14:49 WIB

Jateng Belum Jadikan Sertifikat Vaksin sebagai Syarat Bepergian

Ganjar Pranowo.(Foto: Humas Jateng)

Ganjar Pranowo.(Foto: Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Meski sejumlah daerah membuat aturan sertifikat vaksin sebagai syarat orang bepergian dan beraktivitas di tempat umum, seperti mal, tempat pariwisata, dan tempat publik lainnya, namun aturan tersebut belum diberlakukan di Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan Jawa Tengah belum mengambil kebijakan itu. Alasannya, banyak orang yang belum divaksin di Jawa Tengah.

“Belum, kita belum sampai ke sana. Kalau semua harus pakai syarat vaksin, sementara vaksinasi belum tinggi, maka saya rasa itu nggak adil. Wong belum divaksin kok, yang divaksin masih sedikit,” katanya, usai memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19, di kantor Gubernur, Senin (9/8/2021).

Baca juga   Jelang HUT RI, PDIP Kota Yogya Dirikan 5 Dapur Umum Bantu Warga Isoman

Menurut Ganjar, pemberian kelonggaran bagi mereka yang sudah divaksin untuk bepergian kurang tepat. Hal itu membuat keadilan di masyarakat tercederai.

“Lalu seolah-olah, mereka yang sudah divaksin mendapat prioritas pertama untuk klayaban (keluyuran). Kan nggak enak kita sama rakyat,” tegasnya.

Ditambahkan, sebenarnya bisa saja syarat vaksin itu diterapkan saat vaksinasi sudah tinggi. Namun saat ini, orang mau berkunjung ke mal atau tempat publik lain, bisa dilakukan meskipun belum divaksin, asal menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga   Percepat Penyaluran Paket Obat dan Beras Isoman, Ganjar Usul 2 Skenario Ini

“Kalau itu bisa dilakukan, jumlahnya dibatasi sejak pintu masuk. Sebenarnya itu bisa. Tapi nanti kalau sudah boleh dibuka,” terangnya.

Menurut gubernur, kondisi Jateng saat ini sudah membaik. Level di sejumlah daerah turun. Namun, untuk pembukaan mal, tempat wisata, dan tempat publik lainnya, masih menunggu keputusan dari pusat.

“Tentu kita harus menunggu keputusan evaluasi dari pusat, biar seragam. Tidak boleh nanti jalan sendiri-sendiri. Kalau sudah ada keputusan, maka sebenarnya itu bisa dilakukan,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pembangunan jalan perdesaan dengan menggunakan APBD Tahun 2021 menelan anggaran Rp198.000.000. (Foto: Humas Bantul)

News

Pulihkan Ekonomi, Bantul Genjot Pembangunan Infrastuktur Perdesaan
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Hari Ini 800 Kasus Positif Covid-19 di DIY Sembuh
Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Setelah Jogo Tonggo, Ganjar Pranowo Siapkan ‘Rembug Desa’ Tangani Pandemi
Kepala BPPTKG Hanik Humaida di PGM Babadan Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang. (Foto:humas/beritamagelang)

News

BPPTKG Imbau Warga Tidak Beraktivitas di Alur Sungai Merapi
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Sragen)

News

Perketat PPKM, Pemkab Sragen Larang Hajatan dan Arisan
Kondisi Gunung Merapi Senin (21/6/2021) pukul 06.37 WIB. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Pagi Ini Merapi 2 Kali Luncurkan Awan Panas
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Positif Covid-19 yang Sembuh di DIY Hari Ini Tambah 1.126 Orang
Pembagian masker oleh BPBD Kabupaten Magelang pasca hujan abu vulkanik Gunung Merapi. (Foto:humas/beritamagelang)

News

BPBD Magelang Antisipasi Dampak Hujan Abu Vulkanik Merapi