Home / News

Kamis, 14 Oktober 2021 - 16:09 WIB

Jateng Kembali Raih Anugerah Parahita Ekapraya Kategori Tertinggi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2020, kategori tertinggi, yakni mentor. (Foto: Diskominfo Jateng)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2020, kategori tertinggi, yakni mentor. (Foto: Diskominfo Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2020, kategori tertinggi, yakni mentor. Itu adalah kali keempat, provinsi yang dipimpin Ganjar Pranowo dan Taj Yasin, meraih penghargaan untuk keseriusan mengimplementasikan pengarusutamaan gender.

Penghargaan APE diserahkan secara daring, oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Rabu (13/10/2021).

Menurutnya, pengarusutamaan gender, merupakan strategi yang harus melandasi pembangunan dengan memberdayakan perempuan dan laki-laki untuk dapat keluar dari kemiskinan serta meningkatkan taraf hidup.

Penghargaan APE 2020 diberikan kepada, 13 kementerian/ lembaga, 29 pemerintah provinsi, dan 266 pemerintah daerah kabupaten/ kota. Penghargaan diberikan secara virtual, dalam side event ASEAN Ministerial Meeting on Women (AMMW) ke-4, di mana Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah.

Pada penghargaan tingkat provinsi, hanya ada empat daerah yang memperoleh tingkat tertinggi (mentor). Selain Jateng, ada Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.

Baca juga   Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 di Indonesia Tambah 1.530 Orang

Di Jawa Tengah, hampir semua kabupaten dan kota memeroleh APE. Satu di antaranya Rembang yang meraih APE Kategori Mentor. Sementara, 12 kabupaten dan kota Kategori Utama, 13 daerah Kategori Madya, dan delapan daerah Kategori Pratama.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi penghargaan tersebut. Ia menegaskan, pemerintahannya fokus berjalan di atas nilai-nilai kesetaraan gender laki-laki dan perempuan.

“Selain kodrat tak satu hal pun pantas kita perdebatkan. Gender bukan penghalang meraih kesuksesan. Kami yang berada di Pemprov Jateng meyakini dan menjalankan prinsip itu dengan seksama, agar bisa memberikan pengabdian seoptimalnya,” paparnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, dan Anak Jateng Retno Sudewi, mengatakan hal serupa. Menurutnya, kebijakan di semua Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) menjalankan prinsip ramah gender.

“Itu sesuai dengan surat yang dibuat oleh Pak Gubernur, agar OPD responsif gender, mulai dari perencanaan dengan adanya Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRPG),” ungkap Dewi, saat dihubungi Kamis (14/10/2021) sebagaimana dirilis portal resmi Prov Jawa Tengah.

Baca juga   Senangnya Warga Segaran Didatangi Jokowi dan Ganjar

Hal lain dicapai dengan pemberdayaan ekonomi perempuan. Mulai dari pelatihan yang dilakukan oleh Dinas Perempuan dan Anak, yang kemudian disalurkan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Dinas Koperasi dan UKM Jateng.

Selain itu, ada pelatihan bagi perempuan rentan di 130 titik, yang tersebar di 35 kabupaten/ kota. Tahun 2020, pelibatan sektor ini dilakukan dengan memberikan stimulan, untuk pembuatan masker dan faceshield untuk 17 ribu perempuan.

Dewi menambahkan, komitmen pemberdayaan perempuan dilakukan satu di antaranya dengan mengutamakan perempuan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Itu menunjukkan respon Pemprov Jateng akan pemberdayaan perempuan.

“Harapannya perempuan bisa berdaya dengan laki-laki dalam berbagai sektor. Satu di antaranya dalam sektor ekonomi. Perempuan harus melek ekonomi, melek hukum, melek politik dan melek media,” pungkas Dewi. (*)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

1.044 Kasus Positif Covid-19 di DIY Diyatakan Sembuh
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Yogyakarta, Budi Santosa dalam jumpa pers di Kantor Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, Senin 11 Oktober 2021. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Dukung Pemilu dan Pilkada, Pemkot Yogya Gelar Sekolah Demokrasi
Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM. (Foto: Humas Kab Sukoharjo)

News

Bupati Etik Suryani Bantah Izinkan Hajatan Selama PPKM Level 4
Salah satu tempat usaha yang masih bandel ditertibkan Petugas Satpol PP Kota Yogyakarta.(Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

News

Langgar PPKM Darurat, 80 Pelaku Usaha Kena Semprit
Mobil vaksinasi Pemkot Yogyakarta siap layani warga hingga tingkat RT/RW. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Jangkau RT/RW, Pemkot Yogya Siapkan Mobil Layanan Vaksinasi
Sri Sultan HB X saat 'Sapa Aruh' Rabu (21/7/2021) sore tadi. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

‘Yogya Satu Bangkit Bersama’, Pandangan dan Harapan Sri Sultan Tentang PPKM Level 4
vaksinasi di pondok pesantren adalah bagian dari menyambut pelaksanaan pembelajaran tatap muka. (Foto: Humas Jateng)

News

Pemprov Salurkan 5.000 Dosis Vaksin untuk Ponpes di Jateng
Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya di DIY, melihat langsung pelaksanaan vaksinasi di sejumlah tempat. (Foto: Penrem 072/Pamungkas)

News

Kunjungan Kerja ke DIY, Presiden Ingin Pastikan Vaksinasi Terus Bergulir