Home / Panggung

Minggu, 1 Agustus 2021 - 12:25 WIB

Joen Yunus, Kartunis dengan Semangat Nasionalisme yang Tekun Berkarya untuk Pasar Global

Joen Yunus Erlangga. (Foto: dokumen pribadi)

Joen Yunus Erlangga. (Foto: dokumen pribadi)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Satu lagi kartunis Yogyakarta yang menyimpan ‘harta karun’ kreativitasnya. Joen, seniman kartun kelahiran Sleman, Yogyakarta 50 tahun yang lalu, yang senang menggambar sejak kecil.

Dalam kesempatan ngobrol santai di tempatnya ‘bersemedi’, di pucuk Gunung Wangi Bangkel, Bangkil, Srimulyo, Piyungan, Bantul, Sabtu (31/7/2021), Joen Yunus Erlangga, nama lengkapnya, blak-blakan dengan nyatanya.com tentang perjalanan kreatifnya selama ini.

Kartun Joen Yunus Erlangga yang dimuat suratkabar Prancis ‘Ouest France’ saat peringatan 15 tahun serangan teroris 911. (Foto: dokumen pribadi)

Joen yang sempat ikut les menggambar bersama pak Tino Sidin ini merupakan alumni Desain ISI Yogyakarta. Diungkap Joen, awal mengenal kartun melalui Pakyo (Paguyuban Kartunis Yogyakarta) dan ikut pameran kartun PAKARTI (Persatuan Kartunis Indonesia) di beberapa kesempatan.

Tak seperti kartunis lain yang karya-karyanya melenggang di banyak media cetak tanah air. Joen memilih ‘senyap’. Ia punya cara sendiri untuk memuaskan ‘birahi’nya menggambar kartun.

Tak heran jika kemudian gambar-gambar kartunnya lebih banyak dipublikasikan di luar negeri seperti Belanda, Perancis, Norwegia, Polandia, Turki, Brazil dan sebagainya, dan sangat jarang terbit di media dalam negeri. Mengapa?

Baca juga   Putri Nandika Tawarkan Lagu 'Mimpi Mesra'

“Penduduk Indonesia kurang lebih 275 juta orang, sementara penduduk dunia 7 milyar lebih. Berarti pasar global jauh lebih menjanjikan to?” begitu alasannya.

Kartun Joen juga menjadi gambar sampul suratkabar Prancis Ouest France. (Foto: dokumentasi pribadi)

Joen sudah sekitar 15 tahun aktif berkarya kartun. Dia suka menggambar kartun bertema keluarga, lingkungan, perdamaian, anak, teknologi dan menghindari kartun bertema politik atau yang sifatnya insulting (menghina) sosok pribadi seseorang.

“Sebagian besar adalah kartun tanpa kata (no caption cartoon),” ungkapnya.

Prof. Lim Cheong-San, seorang pakar seni kartun dari SICACO – Korea Selatan, menyebut gambar-gambar kartun karya Joen sebagai “cheerful cartoons” atau kartun yang menghibur dan penuh dengan energi suka cita tetapi cerdas, tidak asal melucu.

Joen mengaku cukup mengidolakan style kartun dari komik Tintin, Si Unyil, Jean Jacques Sempe, Larry Gonick, Datuk Lat dan Priyanto Sunarto.

Baca juga   Tampilkan Sedhut Senut dan Ndarboy Genk, Ini Agenda Lengkap FKY 2021
Kartun Joen Yunus Erlangga. (Foto: dokumen pribadi)

“Gambar-gambar kartunnya nakal, usil, memprovokasi, memutarbalikkan logika atau mempertanyakan satu fenomena bahkan terkadang absurd tapi tidak ingin menghina seseorang,” imbuhnya.

Karena karya-karya kartunya itu Joen pernah terpilih sebagai official cartoonist untuk kampanye air bersih dan sanitasi dunia oleh UNWater – UNICEF (2015 dan 2016) dan diundang ke Mesir untuk mengisi workshop seni kartun (2016).

Joen juga sudah pernah pula berpameran tunggal seni kartun “Tawa Dalam Senyap – 2015” dengan kurator perupa Eko Nugroho di Yogyakarta. Dan belum lama ini Joen juga ikut ambil bagian dalam pameran Asean Human Rights Cartoon Exhibition yang digelar Zunar dan Friedrich Naumann Foundation di Malaysia bersama 13 kartunis Indonesia lainnya. (N1)

Share :

Baca Juga

Happy Asmara. (Foto: Instagram happy_asmara77)

Panggung

Happy Asmara, Artis Top YouTube Minggu Ini
The Dance Company. (nyatanya.com/nagaswara)

Panggung

The Dance Company Rilis Single ‘Ayo Kawin!’
Salah satu kartun karya peserta Kontes Kartun 'Merdeka Guyonan, Guyonan Merdeka'. (Foto: Instagram Pakarti)

Panggung

Pakarti Gelar Kontes Kartun ‘Merdeka Guyonan, Guyonan Merdeka’
Safira Inema. (Foto:nyatanya.com/@Safirainema_)

Panggung

Lagu ‘Jang Ganggu’ Safira Inema, 1 Jam Tayang Sudah Ditonton 11 Ribu Kali
Andika Naliputra Wirahardja. (Foto: dokumentasi pribadi)

Panggung

Kesepianku, Single Solo Perdana Andika eks The Titans
Via Vallen feat Chevra dengan lagu baru 'Memandangmu'. (Foto: YouTube Via Vallen Official)

Panggung

Lagu ‘Memandangmu’ Via Vallen, 4 Jam Tayang Sudah Ditonton 62.683 Kali
(Ilustrasi: nyatanya.com)

Panggung

Kundha Kabudayan Gelar Lomba Penulisan Naskah Drama Sejarah
Elsa Mayora. (Foto: dokumentasi pribadi)

Panggung

Elsa Mayora dan Totalitas Menyanyi Dangdut