Home / News

Selasa, 14 September 2021 - 11:22 WIB

Joko Widodo “Mbrebes Mili” Divaksin di Depan Presiden

Joko Widodo mbrebes mili menangis haru karena keinginannya bertemu dengan presiden yang memiliki nama sama akhirnya terwujud. (Foto: Humas Klaten)

Joko Widodo mbrebes mili menangis haru karena keinginannya bertemu dengan presiden yang memiliki nama sama akhirnya terwujud. (Foto: Humas Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Seorang pande besi asal Ngledok, Desa Segaran, Kecamatan Delanggu, Joko Widodo (34) masih sibuk dengan bijih besi untuk ditempa menjadi sabit dan peralatan berbahan besi lainnya saat petugas vaksinasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten mendatangi rumah sekaligus tempat kerjanya, Senin (13/9/2021). Ia didatangi petugas lantaran merupakan salah satu warga di desanya yang belum mendapatkan vaksin Covid-19.

Usai petugas menyiapkan perlengkapan vaksinasi, ia kemudian meninggalkan peralatan kerjanya dan duduk di kursi, bersiap mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertamanya. Saat itu pula, Presiden Joko Widodo menghampirinya usai meninjau warga lainnya yang juga mengikuti vaksinasi door to door.

Baca juga   Percepatan Vaksinasi di Jateng, Sepekan Suntik 1,6 Juta Orang

Presiden pun sempat berbincang-bincang dengan pria yang memiliki nama yang sama dengan orang nomor 1 di Indonesia itu. Obrolan ringan pun mengalir seputar pekerjaan sehari-harinya sebagai pande besi. Tak lama, Joko pun mbrebes mili menangis haru karena keinginannya bertemu dengan presiden yang memiliki nama yang sama, terwujud.

“Tidak menyangka Pak Jokowi mau datang ke kampung saya, ke rumah saya. Meskipun sebentar, akhirnya keinginan saya bertemu dengan presiden yang namanya sama dengan nama saya terwujud,” ungkap Joko, haru.

Presiden Joko Widodo mengawali kegiatan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah dengan meninjau langsung program vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat secara door to door. Kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan kepada 500 warga di Dukuh Ngledok.

Baca juga   Hari Ini 1030 Kasus Positif Covid-19 di DIY Sembuh, Meninggal 26 Pasien

“Pagi hari ini saya datang untuk meninjau vaksinasi dari pintu ke pintu, vaksinasi door to door yang dilaksanakan secara jemput bola mendatangi masyarakat, mendatangi rakyat, petugas datang dari rumah ke rumah,” ucap Presiden usai meninjau kegiatan vaksinasi di Kabupaten Klaten.

Melalui peninjauan kegiatan vaksinasi ini, Kepala Negara memastikan bahwa program vaksinasi massal berjalan dengan baik di seluruh provinsi di Indonesia.

“Setiap kali saya kunjungan ke daerah saya selalu mengusahakan pertama yang saya lihat adalah vaksinasinya seperti apa,” tuturnya. (*)

Share :

Baca Juga

Haryadi Suyuti dan Heroe Poerwadi turun langsung ke lapangan melihat pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

News

Selama PPKM Darurat, Malioboro Gelap Mulai Pukul 20.00 WIB
Sri Sultan meminta agar para penambang pasir yang menggunakan alat berat di sekitar lereng Gunung Merapi harus segera berhenti beroperasi. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Sri Sultan: Hentikan Penambangan Pasir di Lereng Gunung Merapi!
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Waspadai Corona Varian Delta, Dinkes Imbau Warga Kenakan Dobel Masker
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Meningkat, Hari Ini 918 Kasus Positif Covid-19 di DIY Sembuh
Kematian wartawan Udin masih menjadi misteri sampai hari ini. PWI DIY meminta Polisi segera ungkap siapa pelaku pembunuh Udin sebenarnya atau kibarkan bendera putih. (Foto:istimewa)

News

25 Tahun Kasus Pembunuhan Wartawan Udin, PWI Minta Polisi Ungkap Pelaku atau Kibarkan Bendera Putih
Guguran awan panas yang terjadi pada Jumat (18/6/2021) pukul 23.52 WIB. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Hingga Semalam, Merapi 3 Kali Luncurkan Awan Panas
Ganjar Pranowo. (Foto: nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Ganjar Pranowo: 7.000 RT di Zona Merah Harus Lockdown
Ganjar Pranowo meninjau sentra vaksinasi yang digelar oleh Paguyuban Pedagang Mi dan Bakso (Papmiso) Indonesia di Mal Tentrem Semarang. (Foto: Humas Jateng)

News

Ganjar Apresiasi Papmiso, Gerakkan Pedagang Mi dan Bakso untuk Vaksin