Home / Plus

Jumat, 3 September 2021 - 14:05 WIB

Jumat Berkah, Komunitas Mutiara Berbagi untuk Kaum Duafa

Komunitas Mutiara Berbagi, bagikan nasi gratis untuk kaum duafa di sekitar sekolah. (Foto: Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Komunitas Mutiara Berbagi, bagikan nasi gratis untuk kaum duafa di sekitar sekolah. (Foto: Diskominfo Kabupaten Boyolali)

NYATANYA.COM, Boyolali – Kelompok Belajar (KB) Taman kanak-kanak (TK) Mutiara Indonesia melalui Komunitas Mutiara Berbagi, menggalakkan kegiatan sosial setiap hari Jumat yang dinamakan Jumat Berkah.

Sekolah yang berlokasi di Kelurahan Pulisen, Kecamatan Boyolali tersebut melakukan kegiatan setiap hari Jumat dengan membagikan nasi kotak gratis kepada pengguna jalan yang melewati jalan depan KB TK Mutiara Indonesia.
Selain itu, nasi gratis juga dibagikan untuk kaum dhuafa di sekitar sekolah, serta buruh gendong dan petugas parkir di pasar kota Boyolali.

Ketua Komunitas Mutiara Berbagi, Kartika Kusuma Wardani menjelaskan, bahwa kegiatan Jumat Berkah ini sudah berjalan selama delapan bulan dan mempergunakan anggaran dari para donatur.

Karena semakin banyaknya donasi, sehingga anggaran yang ada selain dipergunakan untuk kegiatan Jumat Berkah membagikan ratusan nasi kotak gratis, juga diperuntukkan untuk penyediaan Al Qur’an, bantuan kesehatan bagi kaum dhuafa, dan beasiswa untuk anak yatim di lingkungan sekitar sekolah.

Baca juga   Satwa Endemik Merapi-Merbabu Dilepasliarkan

“Sebuah wujud kepedulian kita nggih, di masa pandemi seperti saat ini, semoga bisa bantu khususnya yang memang terimbas dengan adanya Covid ini. Prinsip kita ya biarpun bu guru TK, memotivasi yang lain untuk bisa saling berbagi,” ungkapnya saat ditemui di lokasi, Jumat (3/9/2021).

Disinggung mengenai kegiatan belajar mengajar (KBM) di masa pandemi ini, Kartika mengatakan bahwa KB TK Mutiara Indonesia berjalan sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Boyolali dimana sekolah sudah bisa memasukkan anak Pendidikan Usia Dini (PAUD) sebesar 33 persen yakni lima anak setiap kelas.
Pembelajaran mulai dilaksanakan pekan ini, dari hari Senin hingga Kamis. Total siswa KB dan TK ada 85 anak, dimana untuk KB ada dua kelas dan TK lima kelas.

Baca juga   Bersepeda Keliling Indonesia, Fahmi dan Lukman Kampanyekan Menanam Pohon

“Kita kan juga di sini TK PAUD Percontohan nggih, jadi kita harus batasi muridnya, biar semua bisa terkaver dengan baik,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga Pulisen Marsudi, sangat mengapresiasi kegiatan Jumat Berkah KB TK Mutiara Indonesia.

“Sangat bagus ya, untuk kaum yang memerlukan apalagi ini di musim pandemi. Mudah-mudahan banyak kelompok yang menyelenggarakan kegiatan seperti ini,” harapnya. (*)

Share :

Baca Juga

Mulyana, di luar aktivitasnya sebagai guru SD, suskes menjalankan usaha beternak bebek petelur. (Foto: zainuri arifin)

Plus

Mantab! Guru SD Ini Raup Rp14 Juta/ Bulan dari Beternak Bebek
Dengan kain ecoprint produksinya, menjadi salah satu penyemangat Sanggar Pawonjogan untuk terus berbagi kepada banyak orang. (Foto: agoes jumianto)

Plus

Sanggar Pawonjogan, Bangun Semangat Berbagi dan Tak Ingin Menyerah dengan Pandemi
(Foto:kratonjogja.id)

Plus

Yuk, Kenali Macam Wadah Sesaji Daun Pisang dalam Upacara Tradisi Keraton
Anggota kelompok Lilin Kecil Club foto bersama ibu-ibu usai pelatihan. (Foto: Agoes Jumianto)

Plus

Begini Cara ‘Lilin Kecil Club’ Berbagi di Tengah Pandemi
Danar dan Pipit menjadi Super Hero agar anak-anak senang dan terhibur di tengah pandemi. (Foto: dokumentasi pribadi)

Plus

Super Hero Beri Bantuan dan Hibur Anak-anak yang Isoman
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menerima bibit pohon dari Fahmi Ali dan Lukman, yang berkeliling Indonesia mengkampanyekan menanam pohon. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Plus

Bersepeda Keliling Indonesia, Fahmi dan Lukman Kampanyekan Menanam Pohon
Erwin Dianawati menunjukkan jamu serbuk “Racik Sewu”. (Foto: Humas/beritamagelang)

Plus

Racik Sewu, Inovasi Jamu Gendongan yang Dikemas Kekinian
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan PT Solar Indonesia melalui inovasi gerobak listriknya. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Plus

Gelis Bantu Digitalisasi UMKM Pasarkan Produknya