Home / News

Sabtu, 11 September 2021 - 11:01 WIB

Kakorlantas Tinjau Penyekatan di Perbatasan Magelang dan Yogyakarta

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono melakukan sosialisasi PeduliLindungi langsung kepada pengendara yang melintas di Tugu Ireng Kecamatan Salam Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono melakukan sosialisasi PeduliLindungi langsung kepada pengendara yang melintas di Tugu Ireng Kecamatan Salam Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Penyekatan di Tugu Ireng Kecamatan Salam Perbatasan Kabupaten Magelang Jateng DIY oleh Polres Magelang, Jumat (10/09/2021) ditinjau Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono.

Penyekatan kali ini bertujuan menjaring pengendara yang belum divaksinasi Covid-19. Juga secara random atau acak menjaring pengendara untuk diuji swab antigen.

“Kami sengaja datang ke sini untuk melihat langsung apa langkah yang sudah dilakukan oleh jajaran Polres Magelang untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata Istiono kepada wartawan di sela-sela peninjauan di Tugu Ireng Kecamatan Salam.

Istiono juga mengapresiasi langkah yang dilakukan Polres dengan melaksanakan vaksinasi kepada pengendara yang belum divaksin. Pengendara diminta untuk bisa menunjukkan aplikasi ‘PeduliLindungi’ melalui smartphone.

Baca juga   Tiga Tahun, Pemprov Jateng Salurkan Insentif Pengajar Agama Lebih dari Rp714 Miliar

Apabila mereka bisa menunjukkan, maka pengendara diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Sedangkan yang belum bisa menunjukkan, diminta untuk segera mendownload.

Pengendara juga ditanya apakah sudah divaksin atau belum. Jika belum, maka pengendara diminta turun untuk mengikuti vaksinasi.

Penyekatan di perbatasan wilayah Kabupaten Magelang Jateng dan DIY ini, menurut Istiono, dilakukan tiap hari Jumat. Karena biasanya banyak warga yang melintas untuk berlibur ke tempat wisata saat weekend.

“Jadi di perlintasan perbatasan dilakukan pengaturan pengetatan, agar mobilitas warga bisa diatur,” ujarnya.

Juga bisa dilihat mana yang tertib memakai masker dan mana yang tidak. Kegiatan ini juga sebagai koreksi untuk masyarakat, agar semua patuh menjalankan protokol kesehatan.

Baca juga   Ritual Miwiti Panen, Petani Kopi Bagikan Nasi Tumpeng Pada Warga Isoman

Istiono menambahkan, kegiatan penyekatan di wilayah perbatasan ini berlaku di seluruh Indonesia. Termasuk dirinya baru saja meninjau titik-titik penyekatan di wilayah Sleman DIY, sebelum kemudian melanjutkan ke Magelang.

“Di setiap weekend, banyak warga dari arah Yogyakarta menuju ke Magelang untuk berwisata, meskipun sampai saat ini belum ada objek wisata yang dibuka. Namun yang melintas sudah banyak,” ujarnya.

Saat meninjau, Istiono menyempatkan diri melakukan sosialisasi langsung kepada pengendara tentang aplikasi PeduliLindungi. Juga membagikan masker kepada mereka. Bahkan ada salah satu pengendara sepeda motor yang ketahuan tidak memakai masker dan helm, langsung dicegat. Bukannya ditilang, justru diberi helm dan masker. (*)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Waspada! Varian Delta Mulai Ditemukan di Beberapa Wilayah Jateng
Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto:nyatanya.com/Humas DIY)

News

Sri Sultan Pertimbangkan DIY Lockdown Total
Ilustrasi:nyatanya.com

News

PPKM Minimalisir Paparan Covid-19 di Wilayah Industri di DIY
Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi, saat meninjau kegiatan Serbuan Vaksinasi di Desa Srinahan. (Foto: Diskominfo Pekalongan)

News

Akhir 2021, Vaksinasi Covid-19 Pekalongan Ditarget Selesai
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogya akan menambah hingga lima mesin plasma konvalesen. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

News

Penuhi Permintaan, PMI Yogya Tambah 5 Mesin Plasma Konvalesen
Bupati Kudus HM Hartopo, saat meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di SDIT Al-Islam Kudus. (Foto: Diskomindo Kudus)

News

Sekolah Harus Punya SOP Protokol Kesehatan
(Ilustrasi/nyatanya.com)

News

Hari Ini 1.296 Positif Covid-19 di DIY Dilaporkan Sembuh
Gusti Putri mengungkapkan, saat ini, dari keseluruhan jumlah wanita di DIY, baru 30% saja yang divaksin. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

DIY Targetkan Minimal 70% Perempuan Divaksinasi