Home / Olga

Kamis, 11 November 2021 - 17:04 WIB

Kalahkan Jawa Barat, Tenis Kursi Roda Ganda Putri DIY Sabet Emas Peparnas

Tenis Kursi Roda (TKR) ganda putri dari Provinsi DIY Yogyakarta setelah berhasil mendapatkan emas mengalahkan lawannya dari Jawa Barat, melalui pertandingan yang cukup dramatis di Peparnas XVI Papua. (Foto Wandi/InfoPublik)

Tenis Kursi Roda (TKR) ganda putri dari Provinsi DIY Yogyakarta setelah berhasil mendapatkan emas mengalahkan lawannya dari Jawa Barat, melalui pertandingan yang cukup dramatis di Peparnas XVI Papua. (Foto Wandi/InfoPublik)

NYATANYA.COM, Jayapura – Rasa terharu dan bangga tercurahkan dari atlet penyandang disabilitas cabang olahraga Tenis Kursi Roda (TKR) ganda putri dari Provinsi DIY Yogyakarta setelah berhasil mendapatkan emas mengalahkan lawannya dari Jawa Barat, melalui pertandingan yang cukup dramatis di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua.

Tim ganda putri DIY Yogyakarta diwakili oleh Ditem dan Zubaidah sementara Jawa Barat diwakili oleh Siti Maimunah dan Tanthy.

Game pertama tim Jawa Barat sempat memimpin 7-4 namun di game berikutnya tim DIY Yogyakarta berhasil mengimbangi permainan dan menyusul hingga terjadi deuce (jus) dengan skor akhir kemenangan 9-7.

Derai air mata dan rasa haru berkucuran dari kedua mata altet panyandang disabilitas tersebut, rasa syukur dan terima kasih di sampaikan berkali kali untuk melampiaskan keberhasilannya memperoleh medali emas

Baca juga   Hutan Tematik Agroforestry Dibangun di Kawasan Alas Pengkol

“Terima kasih ya Allah tadi udah ketinggalan 7-4 tapi kita bisa mengimbaginya, dengan susah payah kita mengejar poin hingga akhirnya kita bisa menang,” kata Ditem sambil mengusap air mata yang jatuh di pipinya usai pertandingan di venue Tenis Lapangan Wali Kota Jayapura, Kamis (11/11/2021).

Ditem menceritakan dalam perjalanan pertandingan, sebenar ia adalah pemain pemula yang terjun di Tenis Kursi Roda namun berkat ketenagan dan kesabaran bersama rekan setimnya Zubidah selalu mengingatkan untuk tenang.

“Saya harus menenangkan dia (Zubaidah) bagaimana caranya kita bisa menahan serangan mereka, akhirnya setelah mendapat poin dirubah strateginya main jauh dan akhirnya kita berhasil menjadi juara,” ujarnya.

Ditem dengan suara isak untuk menahan kesedihan menyampaikan terima kasih kepada tim DIY Yogyakarta, tim pelatih, dan sporter yang telah mendukungnya.

Baca juga   Dongkrak Perekonomian, Pemda DIY Kembali Salurkan Bansos Danais

Sementara itu rekan setimnya Zubaidah terlihat terus menangis tiada henti-hentinya sambil memeluk rekan setimnya untuk mencurahkan rasa kesenangan dan kebahagian.

“Tidak bisa diucapakan dengan kata-kata, dan rasanya saya tidak bisa bicara banyak, saya hanya bisa menyampaikan terima kasih, terima kasih, terima kasih kepada pelatih, teman-teman dan sporter,” tutupnya sambil menghela napas menikmati kabahagiannya.

Di sisi lain pemain TKR dari Jawa Barat Tanthy yang biasa dipanggil Bunda mengungkapkan karena faktor keletihan sehingga ia bersama timnya mampu dikalahkan tim DIY Yogyakarta dan hanya bisa memperoleh medali perak.

“Dari awal kita sudah memimpin hingga tinggal satu set lagi yaitu 7-4, namun karena faktor keletihan teman setimnya (Siti Maimunah) akhirnya di game akhir kita bisa disusul dan akhirnya kalah dari mereka,” ujarnya.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Ganjar Pranowo beserta istri menerima kalung medali di Finish Tour De Borobudur di Akhsobya Candi Borobudur. (Foto: Humas/beritamagelang)

Olga

Tour de Borobudur Tempuh Rute 120 Km, Ganjar Nyaris Kram Kaki
Leani Ratri Oktila. (Foto:putra/kemenpora.go.id)

Olga

Leani Ratri Oktila Puji Presiden dan Menpora Setarakan Atlet Paralimpiade
Ganjar Pranowo melepas 7 Atlet Jateng ke Paralimpiade Tokyo 2020 secara daring. (Foto: Humas Jateng)

Olga

Ganjar Lepas 7 Atlet Jateng ke Paralimpiade Tokyo 2020
Menpora Zainudin Amali secara resmi mengukuhkan dan melepas Kontingen Indonesia untuk mengikuti Paralimpiade Tokyo 2020. (Foto:putra/kemenpora.go.id)

Olga

Menpora Amali Resmi Kukuhkan dan Melepas Kontingen Paralimpiade Tokyo 2020
Eko Yuli Irawan kembali sukses mempersembahkan medali perak di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto:nyatanya.com/nocindonesia)

Olga

Eko Yuli Irawan Persembahkan Medali Perak Pertama untuk Indonesia
Atlet binaraga Papua Oto Gidion Wantik memegang medali emas binaraga kelas 65 kilogram PON Papua di Auditorium Universitas Cenderawasih, Jayapura, Papua, Senin (4/10/2021). Oto Gidion Wantik meraih medali emas, medali perak diraih atlet binaraga DIY Bambang Sujatmoko dan medali perunggu diraih atlet binaraga Jawa Timur Kariyono. (ANTARA FOTO/Indrayadi TH/tom)

Olga

Tuan Rumah PON Papua Mengukir Sejarah
Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Temanggung menggelar Kejuaraan Tingkat Kabupaten (Kejurkab) olahraga panahan Tahun 2021. (Foto: MC.Temanggung)

Olga

Perpani Temanggung Gelar Kejurkab Panahan 2021
BMKG menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2021. (Foto:rayki/kemenpora.go.id)

Olga

BMKG Komitmen Kawal Informasi Cuaca Seluruh Klaster Pertandingan PON XX