Home / Peristiwa

Minggu, 30 Januari 2022 - 17:44 WIB

Kampus Merdeka, Solusi Terbaik Cetak Lulusan Sesuai Perkembangan Zaman

Silaturahmi Asosiasi Badan Penyelenggaraan Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Wilayah Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Jumat (28/1/2022). (Foto: Ditjen Diktiristek)

Silaturahmi Asosiasi Badan Penyelenggaraan Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Wilayah Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Jumat (28/1/2022). (Foto: Ditjen Diktiristek)

NYATANYA.COM, Jakarta – Perguruan tinggi dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang sangat dinamis. Untuk itu, perguruan tinggi harus berani berubah dan meninggalkan zona nyamannya.

“Perguruan tinggi harus bisa menyesuaikan diri dan mencetak lulusan yang sesuai dengan kebutuhan zaman,” ungkap Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Plt. Dirjen Diktiristek), Nizam, seperti dikutip dalam rilis Ditjen Diktiristek di Jakarta, Minggu (30/1/2022).

Pada acara silaturahmi Asosiasi Badan Penyelenggaraan Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Wilayah Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Jumat (28/1/2022) Nizam menyebutkan, meskipun kurikulum pendidikan tinggi selalu disesuaikan, namun hal tersebut tidak relevan dengan perkembangan zaman yang bergerak cepat.

Hal ini lantaran kurikulum yang disesuaikan setiap lima tahun adalah hasil evaluasi untuk lima tahun sebelumnya, sedangkan lima tahun ke depan dunia sudah berubah.

“Jika dianalogikan, ini seperti kartun Tom & Jerry, antara dunia pendidikan tinggi dan dunia kerja selalu kejar-kejaran dan tidak pernah sesuai,” ujarnya.

Nizam pun menyampaikan bahwa pilihan terbaik dalam menyiapkan lulusan yang sesuai dengan perkembangan zaman adalah melalui program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

Baca juga   HIMA DKV ISI Surakarta Sosialisasi Penyusunan Proposal PPK Ormawa 2022

Perguruan tinggi, dunia industri, dan pemerintah bersinergi dalam upaya menyambungkan pendidikan dengan berbagai aspek kehidupan di masyarakat melalui berbagai kegiatan hasil implementasi MBKM yang dapat dilakukan oleh mahasiswa.

“Dunia berkembang begitu cepat, banyak pekerjaan yang kini digantikan oleh mesin. Baik perguruan tinggi maupun industri tidak tahu apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Karena itu, SDM unggul perlu kita siapkan bersama,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Plt. Dirjen Diktirisrek turut menyaksikan kegiatan penandatanganan pernyataan komitmen bersama terkait dukungan dalam hal pelaksanaan program MBKM antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Asosiasi Pedagang Indonesia (Apindo) Sulawesi Selatan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Selatan, serta ABPPTSI wilayah Sulawesi Selatan.

Dalam rangkaian kunjungan di Makassar, Plt. Dirjen Diktiristek juga berkesempatan meresmikan Perpustakaan Pusat Universitas Bosowa (Unibos) Makassar dan memberikan kuliah umum dengan tema Optimalisasi Pemagangan dan Penggunaan Laboratorium dalam Mendukung Program MBKM, Sabtu (29/1/2022).

Baca juga   Korban Keracunan Bukber di Pucangsawit Solo Meluas ke Karanganyar, Begini Ceritanya

Nizam turut memberikan motivasi bagi mahasiswa Unibos terkait tantangan dalam menciptakan angkatan kerja yang kreatif dan inovatif.

Pasalnya, saat ini mesin mulai mengambil alih pekerjaan manusia. Oleh karena itu, mahasiswa dituntut dapat melihat dan menciptakan dunia baru melalui program MBKM.

Nizam menjelaskan banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengenalkan mahasiswa pada ‘laboratorium’ sesungguhnya yang berada di masyarakat. Salah satunya melalui program magang bersertifikat yang dapat memberikan gambaran bagi mahasiswa dalam memasuki dunia kerja.

“Baik mahasiswa maupun industri akan diuntungkan melalui program magang. Mahasiswa berkesempatan mencicipi bagaimana rasanya dunia kerja, sementara industri juga dimudahkan untuk mencari talenta-talenta baru. Ketika industri merasa cocok, maka bisa saja langsung direkrut setelah mahasiswa tersebut lulus,” ujarnya.

Nizam juga sempat mendengarkan langsung cerita dari salah satu mahasiswa Unibos yang telah sukses menjalankan magang di perusahaan BUMN dan langsung mendapatkan tawaran pekerjaan di perusahaan tersebut.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Bupati Klaten saat meninjau kegiatan vaksinasi massal di Mapolres Klaten. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Kasus Corona Masih Tinggi di Klaten, Polda Jateng Terapkan Manajemen Kontigensi
Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) saat menyambangi dan berdialog dengan warga yang terdampak bencana APG Gunung Semeru, di Pos Pengungsian Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (8/12/2021). (Foto: MC Kab. Lumajang)

Peristiwa

Masyarakat Berharap Pemerintah Relokasi Wilayah Hunian dari Daerah Rawan Bencana
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo resmi membuka penyelenggaraan Koperasi dan UMKM Expo di Atrium Hartono Mall Yogyakarta. (Foto: Humas Sleman)

Peristiwa

Digelar di Hartono Mall, Koperasi dan UMKM Expo Sleman 2021
Untuk memberikan pelayanan maksimal serta sarana prasarana kepada penyandang disabilitas, Pengadilan Negeri Temanggung menggandeng Yayasan Sentra Advokasi Perempuan Difabel dan Anak (SAPDA) Yogyakarta. (Foto: MC.TMG)

Peristiwa

Wujudkan Pengadilan Inklusi, PN Temanggung Gandeng Yayasan SAPDA Yogyakarta
Kepala Desa Sendang, Sukamto Priyowoyoto. Pihaknya senantiasa berkomitmen melakukan transparansi sistem pemerintahan sesuai amanat Undang-undang Negara republik Indonesia. (Foto:Diskominfo Wonogiri)

Peristiwa

Tembus 10 Besar, Desa Sendang Siap Berkompetisi di Ajang KIP Nasional
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S. Depari. (Foto: Amiriyandi/InfoPublik)

Peristiwa

PWI Berharap Gelombang Digitalisasi Bisa Memperkuat Industri Pers Nasional
Gladhen (pelatihan) Panatacara dan Mangagem Busana Jawa Gagrak Ngayogyakarta digelar di Balai Kalurahan Tamanmartani, Sabtu (30/10/2021). (Foto:Tri Joko/KIM Kalasan/MC Sleman)

Peristiwa

LPMK Tamanmartani Gelar Gladhen Panatacara dan Mangagem Busana Jawa
Logo Kota Magelang. (Ilustrasi: nyatanya.com)

Peristiwa

Kota Magelang Raih WTP untuk Kelima Kalinya