Home / Panggung

Senin, 2 Agustus 2021 - 15:40 WIB

Kangen Goyang, Resa Lawangsewu Hibur Pasien Covid-19

Resa Lawangsewu saat menghibur pasien Covid-19. (Foto:Diskominfo Jateng)

Resa Lawangsewu saat menghibur pasien Covid-19. (Foto:Diskominfo Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Pedangdut Resa Lawangsewu, lama tidak menyapa penggemarnya di panggung musik secara outdoor. Dan baru hari ini ia bisa kembali merasakan panggung menghibur penonton.

Penyanyi cantik asli Semarang itu kembali berkesempatan menyuguhkan suara emasnya di panggung bertajuk “Tamba Teka Lara Lunga“, di halaman BPSDMD Provinsi Jateng, Senin (2/8/2021).

Menariknya, pada kegiatan yang diinisiasi mahasiswa itu, Resa tampil di hadapan puluhan pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi. Dengan penerapan protokol kesehatan ketat, Resa tembangkan sederet lagu dangdut, diantaranya Ojo Sujono, Banyu Langit, dan Dalan Liyane.

Nuansa ngelangut di rumah isolasi, berubah gayeng dan hangat setelah beberapa pasien berjoget bersama. Bahkan mereka mengikuti lantunan lagu Resa yang diiringi grup musik Kridha Laras dari Unnes.

Penampilan Resa sebagai pamungkas kegiatan yang disiarkan secara daring di media sosial Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Sebelumnya, panggung persembahan mahasiswa untuk pasien Covid-19 itu juga menampilkan sejumlah grup musik, seperti Angon Mbulan Keroncong (UIN Walisongo), Mahesa Band (UIN Walisongo), Teater Gema UPGRIS, dan Teater Emka (Undip).

Baca juga   Kasus Baru Covid-19 di Jateng Turun Drastis

“Ini pengalaman yang luar biasa. Ini baru pertama tampil langsung di depan para pasien yang benar-benar dinyatakan positif,” ujar Resa usai manggung.

Ia mengaku menerima job manggung kali ini karena memang ingin menghibur pasien yang sedang isolasi, agar semangat sembuh. Selain itu, Resa rindu pentas di panggung musik.

“Jujur saja saya kangen manggung outdoor seperti ini. Ya, karena saya ingin menghibur mereka supaya tetap semangat dan bahagia,” lanjut Resa yang berharap pandemi segera berakhir dan aktivitas kembali normal.

Sementara itu, personel Mahesa Band UIN Walisongo, Amirul Mukminin mengatakan, merasa terpanggil dengan seruan Gubernur Jawa Tengah kepada mahasiswa, untuk turun terlibat dalam penanganan Covid-19.

Baca juga   Bantu Petani, Ganjar Perintahkan ASN Jateng Borong Cabai

“Ya, senang karena ingin menghibur pasien. Ini karena seruan Pak Gubernur agar mahasiswa turun,” katanya.

Hal senada juga disampaikan perwakilan mahasiswa Unnes, Salsa. Ia senang bisa hadir dan menghibur para pasien yang sedang menjalani isolasi. Salsa berharap, kehadirannya memberikan semangat agar imun para pasien meningkat.

“Rasanya senang. Terus kita merasakan bahwa kalau sehat itu mahal harganya ya, karena yang di sana juga berjuang untuk sembuh kembali, biar bisa beraktivitas seperti biasa. Semoga sehat sehat selalu, dan bisa melakukan aktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang pagi itu menyempatkan menengok pasien menyampaikan, kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan di Semarang, melainkan se-Jawa Tengah.

“Ini bagus, harapannya tidak hanya di Semarang, tapi juga di daerah lain di Jawa Tengah,” papar Ganjar mengapresiasi langkah mahasiswa yang semangat untuk turut dalam penanganan Covid-19. (*)

Share :

Baca Juga

Lantaran mengadopsi dari gerakan mengangguk-angguk, kesenian tarian tradisional ini dinamakan tarian Angguk. (Foto: Dokumentasi Puspa Umitama)

Panggung

Mengenal Kesenian Angguk Kulonprogo, Paduan Budaya Jawa, Arab dan Belanda
Jumpa pers Jogja Museum Expo. (Foto: Disbud DIY)

Panggung

Jogja Museum Expo Phalacitta, Inspirasi di Balik Koleksi
Via Vallen dalam single Ngalah. (Foto:Nyatanya.com/YouTube ascadamusik)

Panggung

Via Vallen Rilis Single Ngalah
nyatanya.com

Panggung

Diskominfo Jateng Gelar Lomba Film Pendek ‘Kebijakan Protokol Kesehatan’
Elsa Mayora. (Foto: dokumentasi pribadi)

Panggung

Elsa Mayora dan Totalitas Menyanyi Dangdut
Denny Caknan dan Happy Asmara dalam lagu Satru. (Foto:nyatanya.com/YouTube Denny Caknan)

Panggung

Satru Milik Denny Caknan dan Happy Asmara Puncaki Chart Dangdut Ter-Hot
Karya Muchid Rahmat berjudul Penganiayaan dan perencanaan pembunuhan terhadap ulama. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Panggung

Muchid Rahmat, Kartunis Kendal dengan Setumpuk Prestasi
Nella Kharisma dan Dory Harsa. Foto: nyatanya.com/instagram nella kharisma

Panggung

Tunjukkan Foto USG, Nella Kharisma Bahagia Sambut Sang Buah Hati