Home / News

Kamis, 8 Juli 2021 - 11:19 WIB

Kapolda Jateng Minta Perketat Pintu Penyekatan Masuk Klaten

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi saat pers conference di Klaten. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi saat pers conference di Klaten. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi saat melakukan pers conference usai pimpin gelar apel pasukan gabungan satgas penanganan Covid-19 di Alun-Alun Klaten, Rabu (7/7/2021), meminta untuk memperketat pintu-pintu penyekatan yang ada di Kabupaten Klaten.

Ia menyampaikan bahwa Klaten sebagai salah satu Gate pintu (pintu masuk) dari DI. Yogyakarta ke wilayah Jawa Tengah.

“Di wilayah Jawa Tengah punya sekitar 52 pintu sekat dan cek point dalam rangka pengendalian pergerakan pembatasan mobilitas dan pengetatan mobilitas masyarakat dari daerah wilayah provinsi oleh karena itu menjandi atensi sekali. Ini diperlukan untuk mengurangi dan pengetatan pergerakan masyarakat baik itu orang maupun kendaraan, oleh karena itu saya minta lewat pemda, Kapolres dan Pak Dandim perketat kembali pintu kita sebagai salah satu akses mana masyarakat kita yang nanti kerja di daerah kritikal maupun yang esensial. Sehingga akan mengurangi kalau kita biasa biasa saja tidak ada gunanya,” ujarnya.

Baca juga   Maksimalkan Pengecekan Penumpang, DIY Minta Pusat Naikkan Kelas KKP Bandara

Ia juga memaparkan bahwa Klaten mempunyai enam pintu penyekatan, dan diminta untuk meningkatkan gerakan-gerakan malam, yang tidak perlu tutup pukul 20.00 WIB (delapan malam) kecuali sektor-sektor kritikal yang harus 100% buka 24 jam. Seperti rumah sakit, kemudian dinas-dinas yang memerlukan fasilitas pelayanan-pelayanan Covid.

Baca juga   27 Warga Mertoyudan Positif Covid-19

Ia menegaskan bahwa ketentuan harus ditegakkan dengan arif dan bijaksana lewat keputusan bupati dan lain sebagainya. Ia berharap setelah PPKM Darurat yang berakhir Selasa (20/7/2021) Klaten akan berubah.

“Saya tidak pengen, Klaten tidak bisa terkendali meskipun sudah turun naik lagi. Minimal ada perubahan setelah adanya gelar pasukan ini. Kepada rekan-rekan wartawan berikan pemberitaan yang sifatnya mendidik dan himbau terkait dengan protokol kesehatan itu adalah bagian dari pengabdian rekan-rekan sekalian,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Terus bertambah, Sembuh Covid-19 DIY Hari Ini 2.816 Orang
Pemkot Yogyakarta terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 hingga di tingkat kampung. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Vaksinasi Covid-19 Tingkat Kampung Digencarkan Pemkot Yogya
Bupati Klaten dalam sebuah kesempatan meninjau pelaksanaan vaksinasi. Dalam waktu dekat pihaknya akan menyasar anak usia 12 - 18 tahun untuk divaksin. (Foto: Humas Klaten)

News

Jaga Imunitas, Klaten Targetkan 20.000 Vaksinasi Tiap Hari
Siswa SMP di Kabupaten Temanggung mulai mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. (Foto: Diskominfo Temanggung)

News

Siswa SMP di Temanggung Mulai Divaksin Covid-19
Tak cuma penyekatan di ruas jalan utama, Pemkot Yogya juga minta akses kampung utamanya yang masuk zoma merah juga harus dibatasi. (Foto: agoes jumianto)

News

Pemkot Minta Akses Masuk Kampung Zona Merah Dibatasi
vaksinasi di pondok pesantren adalah bagian dari menyambut pelaksanaan pembelajaran tatap muka. (Foto: Humas Jateng)

News

Pemprov Salurkan 5.000 Dosis Vaksin untuk Ponpes di Jateng
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Hari ke-9 PPKM Darurat, Covid-19 di DIY Bertambah 1.895 Kasus
(ilustrasi:nyatanya.com/istimewa)

News

Bantul Akan Bangun Instalasi Produksi Oksigen