Home / Peristiwa

Jumat, 18 Februari 2022 - 13:27 WIB

Karantina Pertanian Surabaya Gagalkan Penyelundupan Ratusan Satwa Tanpa Dokumen

Petugas Karantina Pertanian Surabaya Jawa Timur menggagalkan masuknya ratusan satwa yang terdiri dari 264 ekor burung berbagai jenis dan 1 ekor walabi asal Papua tanpa dokumen ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. (Foto: MC Diskominfo Prov Jatim)

Petugas Karantina Pertanian Surabaya Jawa Timur menggagalkan masuknya ratusan satwa yang terdiri dari 264 ekor burung berbagai jenis dan 1 ekor walabi asal Papua tanpa dokumen ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. (Foto: MC Diskominfo Prov Jatim)

NYATANYA.COM, Surabaya – Petugas Karantina Pertanian Surabaya Jawa Timur menggagalkan masuknya ratusan satwa yang terdiri dari 264 ekor burung berbagai jenis dan 1 ekor walabi asal Papua tanpa dokumen ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

“Kami sebelumnya sudah mendapatkan informasi mengenai kapal dari Timika yang membawa sejumlah burung tanpa dokumen. Kabarnya kapal itu sandar di Tanjung Perak dini hari,” ujar Tetty Maria selaku Penanggung Jawab Karantina Hewan, Wilayah Kerja Tanjung Perak, Kamis (17/2/2022).

Ratusan satwa tersebut ditemukan di dalam kamar mandi Kapal Tanto yang berlayar dari Pelabuhan Timika tujuan Surabaya. Terdapat dua jenis burung yang dilindungi yang berhasil diamankan yakni nuri kelam dan nuri kepala hitam. Keseluruhan satwa yang ditemukan tidak dilengkapi dengan dokumen persyaratan karantina yang telah ditetapkan.

“Burung-burung yang ditangkap bersama tim gabungan terdiri dari 100 ekor nuri kelam, 27 ekor pipit merah papua, 1 ekor pitohui, 21 ekor jagal papua, 55 ekor emprit merah, 1 ekor kepodang, 55 ekor emprit, 1 ekor bayan hijau, 3 ekor nuri kepala hitam dan seekor walabi. Total satwa yang berhasil digagalkan adalah 265 ekor,” katanya.

Baca juga   Dua Kelompok Pelajar di Surabaya Nyaris Terlibat Tawuran

Sementara itu, Cicik Sri Sukarsih selaku Kepala Karantina Pertanian Surabaya mengatakan bahwa penggagalan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi Karantina Pertanian Surabaya Wilayah Kerja Pelabuhan Tanjung Perak dengan instansi terkait.

Ia menjelaskan bahwa selama tahun 2021 Karantina Pertanian Surabaya telah menggagalkan 33 kasus pemasukan burung ilegal dengan total 13.000 ekor burung. Hingga 2022 ini, penanganan kasus sebanyak 6 kali dengan total burung 4.800 ekor.

Pelaku dapat dijerat Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ancamannya berupa hukuman pidana 5 tahun.

Baca juga   Wayahe Lapor Kapolres! Puluhan Motor Balap Liar di Nganjuk Terjaring Razia

Selain itu, pelaku juga bisa dijerat Pasal 88 huruf (a) dan huruf (c) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan tumbuhan dengan pidana penjara paling lama 2 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 2 miliar.

“Selanjutnya burung-burung tersebut dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah satwa tersebut bebas terhadap penyakit dan kemudian akan diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Timur untuk dilepasliarkan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Cicik.

Cicik pun mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian alam dan satwa liar. Ia juga serius akan mengusut tuntas setiap perbuatan penyelundupan satwa.

“Saya apresiasi kepada pejabat karantina dan semua instansi terkait yang telah membantu keberhasilan penggagalan penyelundupan ini. Saya berharap masyarakat semakin sadar untuk lapor karantina,” katanya.

(N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih menetapkan status siaga untuk Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan DIY, karena aktivitas erupsi gunung api itu terhitung tinggi. (Foto: ANTARA)

Peristiwa

Aktivitas Erupsi Tinggi, Badan Geologi Pertahankan Status Siaga Merapi
Strategi baru diterapkan Pemkab Temanggung dalam melakukan vaksinasi Covid-19 untuk mengejar 100% warga tervaksin. Minggu depan Pemkab akan melakukan sisir warga yang belum divaksin. (Foto:MC.TMG)

Peristiwa

Kejar Target 100% Tervaksin, Pemkab Temanggung Bakal Sisir Warga
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Wakil Bupati Sragen Suroto, Sekda Sragen Tatag Prabawanto, Asisten Bidang Pemerintahan, serta perwakilan dari BPBD dan Dinas Sosial, berangkat ke wilayah terdampak bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, menyalurkan bantuan bagi korban erupsi, Selasa (21/12/2021). (Foto: Diskominfo Sragen)

Peristiwa

Bupati Sragen Berangkat ke Lumajang Serahkan Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru
Misa Raya dalam rangka Perayaan Natal tahun 2022 yang diprakarsai Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Katolik (KKG PAKat) Sekolah Dasar/SD Kabupaten Sleman. Foto: Ist

Peristiwa

Ribuan Siswa Katolik Tingkat SD se-Kabupaten Sleman Ikuti Bina Iman di Seminari Tinggi Santo Paulus
Organisasi Serikat Perkotaan dan Pemerintahan Kawasan Asia Pasifik atau United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) berkesempatan audiensi dengan Pemkot Yogyakarta, Kamis (2/12/2021). (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Dukung Pertanian Perkotaan, UCLG ASPAC Audiensi ke Pemkot Yogya
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengukuhkan pengurus forum PAKSIJI (Penyuluh Anti Korupsi Sahabat Integritas Jogja Istimewa) wilayah DIY, Jumat (25/2/2022). (Foto: Humas DIY)

Peristiwa

PAKSIJI, Fasilitator Antikorupsi DIY Resmi Dikukuhkan Wagub DIY
Kegiatan penegakan PPKM Darurat yang digelar Koramil 09/Grogol. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Operasi Yustisi PPKM Darurat di Kecamatan Grogol Makin Ketat
Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal Moh Toha saat meninjau kesiapan rumah sakit dalam merawat pasien Covid-19 di beberapa RS, Jumat (11/2/2022). (Foto: Heri/Diskominfo Kendal)

Peristiwa

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkab Kendal Siagakan 5 Rumah Sakit