Home / Peristiwa

Sabtu, 24 Juli 2021 - 10:20 WIB

Kasus Corona Masih Tinggi di Klaten, Polda Jateng Terapkan Manajemen Kontigensi

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Bupati Klaten saat meninjau  kegiatan vaksinasi massal di Mapolres Klaten. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Bupati Klaten saat meninjau kegiatan vaksinasi massal di Mapolres Klaten. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Polda Jawa Tengah memberikan perhatian khusus terhadap kasus aktif terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Klaten yang masih tinggi. Terhitung mulai Jumat (23/7/2021), Polda Jawa Tengah menerapkan manajemen kontigensi penangan Covid-19 di Kota Bersinar.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan langkah tersebut diambil dilatarbelakangi jumlah kasus aktif yang masih tinggi. Sejumlah pejabat Polda Jawa Tengah akan turun langsung untuk memberikan briefing hingga evaluasi kegiatan penanganan Covid-19.

“Perlu diketahui, Ibu Bupati bersama jajaran Forkompinda Kabupaten Klaten sudah bekerja secara maksimal dalam menangani tingginya kasus Covid-19. Polda di sini akan membantu agar penanganannya lebih maksimal sehingga bisa menekan kasus aktif,” ungkapnya usai meninjau kegiatan vaksinasi massal di Mapolres Klaten, Kamis (22/7/2021).

Baca juga   Peringati Hari Pers Nasional, Wartawan Magelang Tanam Ratusan Bibit Pohon

Menurut Jenderal Bintang Dua ini, fokus utama dalam penanganan Covid-19 adalah kesehatan masyarakat. Maka dari itu, setiap warga yang terkonfirmasi Covid-19 harus mengikuti isolasi terpusat dengan tujuan untuk memutus rantai penularan melalui kontak erat.

“Tidak usah takut, Pemkab telah menyediakan tempat isolasi terpusat. Dua minggu isolasi, diobati, harapannya pulang dalam kondisi sehat. Kalau mampu isolasi mandiri di rumah, it’s oke,” katanya.

Data Dinas Kesehatan Klaten, jumlah terkonfirmasi aktif sebanyak 4.658 kasus dari jumlah kumulatif 25.899 orang terkonfirmasi. Sementara angka kesembuhan mencapai 19.526 orang. Tingginya angka kesembuhan berbarengan dengan angka terkonfirmasi baru, menjadi landasan manajemen kontigensi diterapkan dalam penanganan Covid-19 di Klaten.

Baca juga   Ada Buruh Takut Suntik Vaksin, Ganjar Langsung Dampingi

Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan dalam manajemen kontigensi tersebut akan diambil langkah untuk menempatkan warga yang terkonfirmasi positif dari isolasi mandiri ke isolasi terpusat. Pemanfaatan asrama haji Donohudan sebagai tempat isolasi terpusat akan dioptimalkan terlebih dahulum setelahnya akan memanfaatkan isolasi terpusat milik Pemkab Klaten.

“Yang ditempatkan di isolasi terpusat adalah pasien tanpa gejala hingga gejala ringan berdasarkan asesmen medis. Hal ini untuk memutus rantai penularan terutama kontak erat keluarga karena melakukan isolasi mandiri,” paparnya.(*)

Share :

Baca Juga

Personil gabungan bersihkan abu vulkanik Merapi di Pos Pengamatan Babadan Kabupaten Magelang. (Foto:Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Damkar Magelang Semprot Abu Vulkanik Merapi di Pos Babadan
Bupati Blora mengapresiasi kreativitas para pemuda Desa Keser yang telah menggelar festival bonsai. (Foto: MC Kab Blora)

Peristiwa

Festival Bonsai Jadi Media Promosikan Blora
Vaksinasi dilakukan Pemkab Temanggung dan BIN di Pasar Legi Parakan. Foto: MC Kab.TMG

Peristiwa

Tingkatkan Serapan, BIN Gelar Vaksinasi Berbarengan Tradisi Legen Pasar Parakan Temanggung
Satpol PP Demak mencopot salah satu reklame yang dipasang di pohon. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Satpol PP Tertibkan Ratusan Reklame Tak Berijin dan Langgar Perda
Proses penyortiran salak Nglumut di Packing House Gapoktan Ngudiluhur Desa Kaliurang Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Setelah Thailand dan Kamboja, Salak Nglumut Srumbung Siap Ekspor ke China
Ilustrasi: Ist

Peristiwa

Kecelakaan Beruntun 13 Mobil di Tol Pejagan-Pemalang KM 253, Satu Orang Meninggal
Selain Enrica dan Ahmad, para petugas upacara di Donohudan memang mengenakan pakaian sesuai protokol kesehatan, termasuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang menjadi inspektur upacara. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Pakai Hazmat Saat Kibarkan Bendera, Paskibraka: Jadi Tahu Beratnya Perjuangan Nakes
Sembari gowes, Ganjar Pranowo blusukan ke pasar tradisional untuk mengecek harga kebutuhan menjelang Nataru. (Foto:Humas Jateng)

Peristiwa

Cek Pasar, Lima Komoditas Bahan Pokok Ini Jadi Perhatian Ganjar