Home / News

Senin, 11 Oktober 2021 - 23:15 WIB

Kasus Covid-19 di Indonesia Turun Lebih dari 98 Persen

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan. (Foto: Humas Kemenko Marves)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan. (Foto: Humas Kemenko Marves)

NYATANYA.COM, Jakarta – Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia turun lebih dari 98 persen dalam satu pekan terakhir. Penurunan itu sangat signifikan dibandingkan dengan puncak kasus Covid-19 pada 15 Juli 2021.

“Dan kasus konfirmasi Covid-19 di Jawa-Bali turun 98,99 persen,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut B. Pandjaitan, dalam telekonferensi pers, Senin (11/10/2021).

Luhut mengatakan kasus kematian juga terus menurun. Terdapat 39 pasien meninggal pada Minggu, 10 Oktober 2021. Sebanyak 17 korban jiwa di antaranya berasal dari Jawa-Bali.

“Dibandingkan dengan negara-negara tetangga di ASEAN, Indonesia mengalami perkembangan pesat dengan kasus konfirmasi harian yang terus turun hingga 98,9 persen pada 15 Juli 2021 lalu, menurunnya angka kematian, dan terdongkraknya kecepatan vaksinasi yang ada. Syarat penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan meningkatkan vaksinasi lansia memperlihatkan keberhasilannya,” tuturnya.

Sementara itu, lanjut Menko Marves Luhut, pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua memang meningkatkan mobilitas dari berbagai daerah, tetapi tidak menciptakan lonjakan kasus yang besar.

“Adanya Surat Edaran (SE) Satgas No. 17/2021 membantu mencegah terjadinya penyebaran kasus setelah kepulangan kontingen dari seluruh panitia ke daerah asal,” ungkapnya.

“Sejauh ini, ada sekitar 83 orang yang terpapar. Walaupun begitu, penyelenggaraan ini dapat dijadikan contoh bagi penyelenggaraan acara besar lainnya kedepannya,” paparnya.

Baca juga   Maaf Lur, Mulai Senin 27 September 2021 Gembira Loka Zoo Tutup

Dalam konteks pembukaan Bali sebagai destinasi pariwisata mancanegara, akan dilakukan secara seksama dan dengan pengawasan yang maksimal.

“Sistem karantina harus clean dan transparan, target vaksin harus dikejar dan Pemerintah akan memperketat persyaratan mulai dari Pre-Departure Requirement hingga On-Arrival Requirement,” tegasnya.

Secara detail, Menko Marves Luhut mengungkapkan beberapa persyaratan sebelum kedatangan bagi pendatang dari luar negeri. Dalam persyaratan ini ditentukan beberapa hal yaitu bila pengunjung berasal dari negara dengan kasus konfirmasi level 1 dan 2 dengan positivity rate <=5 persen. Hasil negatif tes RT-PCR sampelnya diambil maksimal 3×24 jam sebelum jam keberangkatan.

Kemudian, bukti vaksinasi lengkap dengan dosis ke-2 dilakukan setidaknya 14 hari sebelum keberangkatan dan ditulis dalam Bahasa Inggris dan selain bahasa negara asal, asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan minimal USD100.000 dan mencakup pembiayaan penanganan Covid-19, bukti konfirmasi pembayaran akomodasi selama di Indonesia dari penyedia akomodasi atau pihak ketiga.

Sedangkan dalam On-Arrival Requirement ditentukan beberapa hal yaitu mengisi E-HAC via aplikasi Peduli Lindungi. “Kita buat aplikasi ini go internasional,” tegas Menko Marves Luhut lagi.

Selain itu, Menko Luhut juga turut mengingatkan perlunya kesiapan seluruh elemen masyarakat dalam menyambut Natal dan Tahun Baru.

“Kita jangan sampai lengah dan lepas kendali dengan situasi ini, Presiden sudah wanti-wanti agar kita semua tetap menjaga keadaan kondusif,” ungkapnya.

Baca juga   Temanggung Data Anak yang Ortunya Meninggal Karena Covid-19

Presiden juga meminta agar strategi menghadapi liburan ini segera dituntaskan.

Sementara Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto juga menjelaskan pembukaan Kepulauan Riau (Kepri) sebagai destinasi pariwisata.

“Persyaratannya sesuai tadi yang sudah dijelaskan, dan akan ditambah beberapa tempat Isolasi terpusat nantinya di daerah tersebut, pembukaan pariwisata ini juga akan menjadi contoh bagi daerah lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, Menteri Kesehatan Budi Sadikin menjelaskan ke depannya beberapa acara besar seperti PON harus menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. “Tempat tinggal, makanan, PCR Test random, dan Isolasi terpusat akan terus diketatkan,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan secara ilmiah mengenai kasus di Indonesia yang turun dengan drastis salah satunya karena kekebalan yang timbul baik secara alami maupun buatan.
“Bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri kami telah menyiapkan Survei Prevalensi Antibodi Masyarakat Untuk 21.880 sampel di 34 Provinsi seluruh Indonesia,” tegasnya.

Survei ini, menurutnya, akan memberikan gambaran kedepannya mengenai peta penanganan Covid-19 sehingga pencegahan akan dilaksanakan dengan lebih maksimal. Bekerja sama dengan Universitas dan WHO, survei ini akan memperlihatkan pula kepada dunia atas kesiapan Indonesia dalam menghadapi Covid-19.

Indonesia juga menempati urutan ke-5 terbanyak yang telah melaksanakan vaksinasi di seluruh dunia. Diharapkan kedepannya penanganan Covid-19 akan lebih maksimal dan Indonesia mampu menghadapi tantangan ini dengan lebih baik. (*)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah Iwanuddin Iskandar. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

PTUN Tolak Gugatan Warga Wadas, Pemprov Jateng Rangkul Semua Masyarakat
Salah satu rumah tidak layak huni yang diperbaiki menjadi layak huni. Tahun 2020 lalu Pemprov Jateng sudah merenovasi 75.230 unit RTLH. (Foto: Humas Jateng)

News

Pacu Penuntasan RTLH, Pemprov Jateng Akan Tingkatkan Dana Bankeupemdes
Revitalisasi Pasar Gede Klaten akan kembali dimulai November 2021 mendatang dan ditargetkan rampung akhir 2022. (Foto: Diskominfo Klaten)

News

Telan Anggaran Rp102 miliar, Revitalisasi Pasar Gede Klaten Rampung Akhir 2022
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Temanggung I Wayan Eka Miartha saat ramah tamah dengan sejumlah awak media. (Foto: MC.TMG)

News

Waspada Lur, Penipuan Mengatasnamakan Pimpinan Kejari Temanggung
Foto yang menunjukkan asap tebal menyelimuti Gunung Merapi siang tadi.(Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat meninjau vaksinasi Covid-19 di SDN Tegalrejo I. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Pemkot Yogya Vaksinasi Warga Hasil Penyisiran Data
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Yogyakarta, Budi Santosa dalam jumpa pers di Kantor Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, Senin 11 Oktober 2021. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Dukung Pemilu dan Pilkada, Pemkot Yogya Gelar Sekolah Demokrasi
Presiden Joko Widodo. (Foto: nyatanya.com/@jokowi)

News

Jokowi Resmi Tetapkan PPKM Darurat Jawa-Bali Mulai 3 Sampai 20 Juli 2021