Home / Peristiwa

Rabu, 16 Juni 2021 - 10:58 WIB

Kasus Covid-19 Mencolok, Temanggung Selektif Berikan Izin Keramaian

Bupati Temanggung memberikan paparannya terkait meningkatnya kasus Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Jateng)

Bupati Temanggung memberikan paparannya terkait meningkatnya kasus Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Jateng)

NYATANYA.COM, Temanggung – Guna mengantisipasi penularan Covid-19 dan meningkatnya kasus Covid-19, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung akan lebih selektif dalam memberikan izin keramaian. Hal ini dilakukan untuk menghindari berkumpulnya massa yang dikhawatirkan meningkatkan risiko penularan Covid-19.

Bupati Temanggung, M Al Khadziq, Senin (14/6/2021) mengatakan, pihaknya akan mengkaji setiap izin keramaian yang diajukan.

“Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, baik di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten saya minta menyeleksi dengan ketat pemberian izin terhadap kegiatan masyarakat. Terutama kegiatan yang berpotensi menyebabkan kerumunan,” ujarnya.

Bupati menambahkan, dalam satu minggu terakhir ini terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Temanggung, yakni sebanyak 260 kasus.

Baca juga   Gibran Instruksikan Jajarannya Percepat Vaksinasi

“Peningkatan kasus Covid-19 sangat mencolok, pada minggu lalu ada 60 kasus, dan minggu ini ada 240 lebih,” tegasnya.

Dengan tingginya angka penularan tersebut, ia meminta semua pihak bergerak bersama-sama, baik itu pemerintah desa, RT, RW, satgas jogo tonggo, paramedis, TNI, Polri dan Satgas kabupaten untuk menekan penyebaran peningkatan kasus di Temanggung.

“Ada beberapa hal yang penting, yakni urusan maksimalisasi dan optomalisasi organisasi pengendalian kegiatan masyarakat. Pemberian izin harus lebih selektif lagi, izin kegiatan keagamaan, hajatan dan kegiatan pertemuan yang lain. Serta menegakan aspek penegakan, jika terjadi pelanggaran,” tegasnya.

Baca juga   Dari 28 Juta Warga di Jateng Baru 18,83 Persen yang Divaksin

Dalam penegakan protokol kesehatan pada masyarakat, Satgas akan melakukan operasi dengan sasaran hajatan perkawinan, pengajian dan objek wisata.

“Operasinya penegakan disiplin, orang yang kondangan tidak pakai masker harus disuruh pulang. Untuk objek wisata kita batasi, termasuk wisata air. Karena hajatan dan layatan paling bahaya untuk penularan Covid-19, karena orang-orang yang datang bisa juga dari luar daerah,” tegas Bupati. (*)

Share :

Baca Juga

Logo Kota Magelang. (Ilustrasi: nyatanya.com)

Peristiwa

Kota Magelang Raih WTP untuk Kelima Kalinya
Bupati Zaenal Arifin mengukuhkan Paskibraka Kabupaten Magelang secara virtual, dari Rumah Dinas Bupati Magelang, Sabtu (14/8/2021). (Foto:humas/beritamagelang)

Peristiwa

Paskibraka Kabupaten Magelang Dikukuhkan Bupati
Korpri Peduli Kabupaten Temanggung. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Korpri Temanggung Bantu Korban Kebakaran Desa Bonjor
Warga binaan Rutan kelas IIB Boyolali saat diberikan vaksin jenis SinoVac oleh petugas medis. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Boyolali)

Peristiwa

Warga Binaan Rutan Boyolali Terima Vaksinasi
Ilustrasi hotel di Yogya di tengah pemberlakukan PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Ignatius Anto)

Peristiwa

PPKM Darurat Diperpanjang, Pengusaha Hotel di DIY Kekurangan ‘Oksigen’
Pemkot Yogyakarta canangkan PKK Bangga Kencana Kesehatan. (Foto: Humas pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Pemkot Yogya Canangkan PKK Bangga Kencana Kesehatan
(nyatanya.com)

Peristiwa

Maksimalkan PPKM Darurat, Sukoharjo Tambah 13 Titik Penyekatan
Nugroho Joko Prastowo menyerahkan sisa 100 tabung oksigen secara simbolis kepada Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Bank Indonesia Bantu 200 Tabung Oksigen untuk Surakarta