Home / News

Jumat, 4 Februari 2022 - 13:43 WIB

Kasus Melonjak, Pemkot Yogya Kembali Fasilitasi Makan Minum Penyitas Covid-19

Keberadaan shelter dan dapur umum Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Yogyakarta kembali beroperasi seiring dengan peningkatan kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta. Hingga Kamis siang (3/2/2022) jumlah penyitas Covid-19 di Shelter Bener sebanyak 11 orang dan 20 orang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Keberadaan shelter dan dapur umum Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Yogyakarta kembali beroperasi seiring dengan peningkatan kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta. Hingga Kamis siang (3/2/2022) jumlah penyitas Covid-19 di Shelter Bener sebanyak 11 orang dan 20 orang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Keberadaan shelter dan dapur umum Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Yogyakarta kembali beroperasi seiring dengan peningkatan kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta.

Hingga Kamis siang (3/2/2022) jumlah penyitas Covid-19 di Shelter Bener sebanyak 11 orang dan 20 orang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Hal ini disampaikan Supriyanto Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta pada Kamis (3/2/2022) di ruang kerjanya.

“Dinas Sosial kembali melayani dan memfasilitasi warga Kota Yogyakarta yang terpapar Covid-19 dalam bentuk penyedian makan, minum bagi penyitas yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Sedangkan penyitas yang melakukan isolasi di shelter selain makan minum juga mendapatkan fasilitas kamar, alat dan keperluan mandi,” ujarnya.

Supriyanto menjelaskan bahwa untuk keperluan makan dan minum yang melakukan isolasi mandiri di rumah dilakukan oleh UMKM olahan pangan yang tergabung dalam Gandeng Gendong yang ada di wilayah tersebut.

Sedangkan untuk makan minum di Shelter Bener Tegalrejo disiapkan oleh Tagana Kota Yogyakarta melalui kegiatan dapur umum di Markas Tagana Jalan Tegalturi Giwangan.

Baca juga   Dukung PTM, Pemkab Sragen Mulai Vaksinasi Pelajar

Thissani Indian Musi, Kepala Seksi Perlindungan Sosial menuturkan tata cara pengajuan makan minum bagi yang melakukan isolasi mandiri di rumah dan di Shelter Bener.

Bagi masyarakat yang positif Covid-19 atau kontak erat atau menunggu hasil tes Covid-19 akan mendapatkan surat keterangan dari puskesmas setempat untuk melaksanakan isolasi/karantina di rumah.

Kemudian Kelurahan akan mengajukan ke Dinsosnakertrans dengan melampirkan surat keterangan puskesmas, foto KTP dan C1, surat keterangan domisili bagi warga yang bukan penduduk Kota Yogyakarta.
Dinsosnakertrans akan melakukan verifikasi permohonan kelurahan tersebut dan bila disetujui maka penjadwalan pelaksanaan pemberian makan minum akan disampaikan ke kelurahan.

“Selanjutnya kelurahan akan melakukan pemesanan makan minum pada gandeng gendong di wilayahnya,” urai Indi.

Sedangkan untuk penyitas Covid-19 yang akan melakukan isolasi di shelter melalui mekanisme puskesmas setempat akan menginformasikan tentang rencana pengantaran penyitas ke shelter pada petugas piket di shelter, petugas piket di shelter akan menyampaikan informasi tersebut ke petugas piket di dapur umum.

Menu makan yang disajikan sesuai dengan menu yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta yang disajikan tiga kali sehari plus ekstra fooding.

Baca juga   Laksmi Shitaresmi Pameran Tunggal Eksplorasi Sampah Plastik 'Pulunggono Pulungsari'

“Dalam pelayanan di shelter kami terapkan standar pengamanan seperti pemakaian baju APD bagi petugas yang mengantarkan makanan maupun petugas kebersihan,” jelas Indi.

Sementara Ketua Tagana Kota Yogyakarta Wahyu Sutiyanto yang ditemui di Markas Tagana menyampaikan kesiapan Tagana untuk bertugas di shelter dan menyiapkan makan minum melalui dapur umum.

“Sejak dibukanya shelter Tagana telah hadir untuk melayani penyitas baik sebagai petugas sekretariat di shelter maupun dapur umum yang kami laksanakan dengan sistem piket yang terbagi dalam 3 shif,” tutur Yanto.

Di shelter pihaknya mencatat keluar masuk penyitas, memantau ruang dan aktifitas penyitas di luar kamar melalui cctv dan membagikan peralatan mandi.

Sedangkan di dapur umum Tagana memasak yang bahan mentahnya disiapkan oleh Dinsosnakertrans melalui e-warung. Setelah selesai memasak makanan kemudian packing dalam dus dan untuk minuman serta sayur menggunakan cup.

Yanto menandaskan bahwa meski dua bulan terakhir kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta mendekati nol sehingga di shelter tidak ada penyitas namun Tagana tetap piket di shelter dan dapur umum.

(N1)

Share :

Baca Juga

Foto: Tangkapan Layar BPMI Setpres 

News

Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Booster Kedua di Istana Bogor
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto saat memberi keterangan di Mapolda Jatim. Foto: selalu.id

News

Diperiksa 12 Jam di Polda Jatim, Ketua Panpel Arema FC Dicecar 165 Pertanyaan
Presiden Joko Widodo. (Foto: BPMI)

News

Presiden: Bersama-sama Sekuat Tenaga Cegah Varian Omicron Meluas
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menegaskan bahwa meninggalnya Kolonel Laut (P) Budi Iryanto dikarenakan sakit yang dideritanya. Foto: Dispenal

News

Bantah Rumor, Kadispenal: Kolonel Budi Iriyanto Meninggal karena Sakit
Salah satu poin yang tertera dalam Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021 adalah menutup semua alun-alun pada 31 Desember 2021 sampai 1 Januari 2022. Menanggapi hal itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan pihaknya akan mengikuti arahan dalam Inmendagri. Dengan demikian Alun-alun Sleman pun akan ditutup pada tanggal tersebut. (Foto: Humas Sleman)

News

Malam Tahun Baru Alun-alun Sleman Bakal Ditutup Lur
Akumulatif capaian vaksinasi booster di DIY baru sekitar 43 persen. Vaksinasi booster tinggi di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman. Foto: Humas Pemkot Yogya

News

Lansia di Kota Yogya Mulai Dapat Vaksin Booster Kedua, Syaratnya Gampang lho
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Kondisi Membaik, DIY Berharap Turun ke Level 2 PPKM
Foto: Amiriyandi/InfoPublik

News

Pertemuan ke-2 Sherpa di Labuhan Bajo Berlangsung Kasual, Ini Alasannya