Home / News

Jumat, 2 Februari 2024 - 20:42 WIB

Kawal dan Sukseskan Pemilu 2024, PMKRI Keluarkan Petisi Selamatkan Demokrasi Indonesia

Perhimpunan Mahahiswa Katolik Republik Indonesia. (Istimewa)

Perhimpunan Mahahiswa Katolik Republik Indonesia. (Istimewa)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Sebentar lagi kita akan melaksanakan pesta kedaulatan rakyat yang dilaksanakan setiap lima tahunan.

Sarana kedaulatan rakyat itu diwujudnyatakan dalam penyelenggaran Pemilihan Umum (Pemilu). Pemilu merupakan sarana integrasi bangsa yang bertujuan untuk peralihan kekuasaan negara.

Pemilu sebagai salah satu perwujudan pelaksanaan demokrasi di Indonesia yang mana setiap warga negara terlibat dan berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemilu untuk memilih wakil rakyat dan pimpinan eksekutif secara langsung dan demokratis.

Pesta demokrasi yang akan kita laksanakan ini harus menjadi wadah bagi kita untuk gotong royong menentukan masa depan bangsa dan seluruh rakyat Indonesia ke depan.

Bahwa perbedaan pilihan juga hanya merupakan warna demokrasi yang harus kita hargai bersama.
Apalagi dalam situasi pemilu ini ada indikasi ancaman terhadap kesatuan dan persatuan seluruh
rakyat Indonesia.

Kita harus menyadari bahwa persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat Indonesia adalah hal yang paling penting.

Kejadian akhir-akhir ini tentang keterlibatan oknum-oknum lembaga negara, ASN dan instrumen negara lainya dalam melakukan intervensi dan keberpihakan terhadap pasangan calon tertentu menjadi bencana besar bagi cita-cita berdemokrasi kita.

Lembaga negara yang semestinya menjadi penopang pembangunan bangsa justru bergerak dan mendukung kekuatan politik tertentu untuk mencapai kekuasaan, akan cukup sulit untuk memastikan pemilu akan berjalan aman dan damai jika lembaga negara tidak netral dalam momentum pemilu ini.

Selain itu, kecurigaan masyarakat terhadap pemerintah kian semakin meluas, ini menjadi
ancaman masa depan yang memancing gejolak masyarakat dan seburuk-buruknya
menimbulkan pembangkangan masyarakat sipil terhadap pemerintah yang berkuasa jika
pemilu diselenggarakan dengan keterlibatan lembaga negara, ASN dan berbagai kementrian
yang diduga tidak netral dalam kontestasi pemilu ini.

Baca juga   Foto: Harga Kambing Kurban di Blora

Apalah artinya jika pemimpin yang terpilih dalam pemilu ini tidak mendapatkan perhatian dan kepercayaan masyarakat.

Akan sulit memulai pembangunan yang berkelanjutan jika tidak diikuti dengan stabilitas politik dan
apresiasi masyarakat sipil.

Kami berharap, seluruh lembaga negara bersikap kooperatif dan taat terhadap undang-undang
kita dan memberi sikap untuk mundur atau cuti jika ingin terlibat dalam kontestasi pemilu
yang akan diadakan dalam waktu yang singkat ini.

Temuan tentang terlibatnya beberapa lembaga kekuasaan negara dalam pemilu kali ini menjadi bencana besar bagi demokrasi kita, tentu saja kita tidak ingin embrio-embrio orde baru lahir kembali melalui watak penguasa hari ini.

Jika itu terjadi Indonesia Emas yang kita harapkan bersama sebagai orang muda tentu akan
menjadi mimpi yang tidak akan pernah kita capai bersama.

Demokrasi pada intinya memperjuangkan martabat dan penghormatan terhadap pilihan setiap
orang.

Jika terjadi intervensi terhadap masyarakat dalam menentukan pilihan, PMKRI mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan “sinyal awas” bagi kekuasaan saat ini, ini upaya dan wujud kecintaan kita terhadap cita-cita reformasi yang hari ini diamanatkan kepada kita semua, masyarakat Indonesia.

Perlawanan itu dimulai dari menentukan pilihan yang tepat dan didasarkan pada ajaran moral dan etika berpolitik dan berdemokrasi kita.

Etika menjadi jalan penuntun perilaku berpolitik kita di tanah yang amat berbhineka ini.

Baca juga   Sukseskan Pemilu Serentak 2024, KPU Sambangi Muhammadiyah dan NU Bicarakan Ini

PMKRI sebagai organisasi kemasyarakatan pemuda memiliki peran yang penting dalam mengkawal dan menyuskeskan agenda kebangsaan seperti pemilu.

Dalam menyukseskan penyelenggaran pemilu yang damai, aman dan tertib. Berdasarkan beberapa hal di atas, PMKRI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam menyukseskan
penyelenggaran pemilu yang jujur, adil, aman dan damai.

Berikut petisi PMKRI untuk mengawal proses penyelenggaran pemilu 2024:

  1. Mengecam lembaga negara, ASN yang ikut terlibat dalam upaya pemenangan paslon
    tertentu dalam Pemilu Tahun 2024
  2. PMKRI mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan pemilu yang aman,
    damai dan tertib
  3. PMKRI mengajak seluruh komponen masyarakat dan semua kader perhimpunan untuk
    ikut berpartisipasi dalam memberikan hak suara tanpa adanya intervensi dari kekuasaan
    dan kekuatan politik tertentu pada pemilu tahun 2024.

Demikian petisi ini kami buat dengan harapan bahwa imbauan dan seruan ini menjadi
semangat bersama dalam menciptakan pemilu yang aman, damai dan tertib.

Hidup mahasiswa!!!
Hidup rakyat Indonesia!!!

Pembuat Petisi:

  1. Yohanes Tola (PMKRI Cabang Yogyakarta)
  2. Doroteus Hartono (PMKRI Cabang Malang)
  3. Rahel Dewi Sartika (PMKRI Cabang Palangka Raya)
  4. Christiardo Shb (PMKRI Cabang Bandung)
  5. Paskalis Waceka (PMKRI Cabang Mataram)
  6. F.X Riski Darmawan (PMKRI Cabang Madiun)
  7. Agnes Laratmase (PMKRI Cabang Manado)
  8. Mikhael Tae (PMKRI Cabang Pontianak)
  9. Delvisius M Sonda (PMKRI Cabang Jakarta Timur)
  10. Olimpius Kurniawan (PMKRI Cabang Surabaya)
  11. Reynara Kristian Dyandra (PMKRI Cabang Purwokerto)
  12. Lidia Yasinta (PMKRI Cabang Sungai Raya)
  13. Natael Bremana W. B (PMKRI Cabang Semarang)
  14. Yakobus Vigur (PMKRI Cabang Sambas).

(N1)

Share :

Baca Juga

Polisi menunjukkan barang bukti clurit dari sejumlah pengungkapan kasus klitih di Bantul. (Foto: istimewa)

News

Hampir Sebulan, 13 Pelaku Klitih Bersenjata Tajam Berhasil Diamankan Polisi
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Walikota Yogya Ingatkan Pengusaha Tidak Menunda Pembayaran THR
Pemindahan narapidana berisiko tinggi ini juga dalam rangka mengurangi over kapasitas pada Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan. (Foto: Kemenkumham Kalteng)

News

Kemenkumham Pindahkan Narapidana “Maximum Security” ke Nusakambangan
Sri Sultan Hamengku Buwono X saat melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemda DIY, Selasa (3/1/2022) di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta. Foto: Humas Pemda DIY

News

Gubernur Sri Sultan HB X Lantik Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Salah Satunya Menantu Sendiri
Foto: BPMI Setpres/Muchlis

News

Presiden Jokowi Terima Penghargaan Global Citizen Award 2022 dari Atlantic Council
Foto: Kemenkes

News

Tekan Kasus GGAPA, Ratusan Vial Obat Fomepizole Sudah Disebar ke 17 Rumah Sakit, Ini Datanya
Presiden Joko Widodo (kelima kanan), Presiden Amerika Serikat Joe Biden (tengah) dan pimpinan negara ASEAN melakukan foto bersama pada KTT Khusus ASEAN-AS di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (13/5/2022). Pertemuan khusus tersebut dalam rangka memperkuat kemitraan ASEAN-AS. (Foto: BPMI Setpres)

News

KTT ASEAN–AS Hasikan Lima Komitmen Kemitraan Strategis Komprehensif
Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat menyambangi warga yang menjadi korban bencana angin ribut di Kecamatan Bancak. (Foto: Diskominfo Kabupaten Semarang)

News

Angin Ribut Memporak-porandakan 70 Rumah di Semarang