Home / Peristiwa

Sabtu, 31 Juli 2021 - 08:56 WIB

Kedua Ortunya Meninggal Akibat Covid-19 di Kutai, Pemkab Sragen Jemput Vino Pulang Kampung

Pemkab Sragen fasilitasi penjemputan Vino dari Kutai Kalimantan Timur. (Foto: Diskominfo Sragen)

Pemkab Sragen fasilitasi penjemputan Vino dari Kutai Kalimantan Timur. (Foto: Diskominfo Sragen)

NYATANYA.COM, Sragen – Kabar viral bocah bernama Alviano Dafa Raharjo atau Vino yang tinggal sendirian di Kutai Barat Kalimantan Timur karena kedua orang tuanya, Lina Safitri dan Kino Raharja, meninggal dunia akibat Covid-19, mendapat perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Sragen.

Pemkab Sragen memfasilitasi penjemputan Vino dari Kutai Barat Kalimantan Timur untuk kembali ke kampung halamannya, Sragen.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati melepas keberangkatan Yatin, Kakek dari Vino, didampingi oleh petugas Dinas Sosial (Dinsos) Sragen di Rumah Dinas Bupati Sragen, Jumat (30/7/2021).

“Sesuai dengan wasiat yang diberikan oleh orang tuanya bahwa Vino untuk dirawat di kampung halamannya (Sragen). Penjemputan Insyaallah kita sudah fasilitasi sebelumnya. Jadi tinggal nanti pendamping yang membawa uangnya, untuk nanti apa yang dibutuhkan, apa yang diperlukan siap,” terang bupati.

Baca juga   Lebih dari 900 Personel Gabungan Lakukan Operasi Penanganan Darurat Paska Erupsi Semeru

Terkait pendidikan, pihaknya siap untuk membiayai pendidikan Vino.

“Pendidikan Vino saya tidak masalah. Tergantung Vino nantinya, saya hanya tidak mau menekan maupun intervensi dahulu, biar tenang dulu. Nanti kalau maunya sekolah dekat simbahnya, akan kita upayakan,” ujarnya.

Bupati juga berpesan kepada Vino untuk tetap semangat. Bagaimana pun Pemkab Sragen siap untuk membantu membesarkan Vino.

“Insyaallah, semoga bisa menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara,” katanya.

Sementara Yatin, mengatakan kondisi Vino saat ini dalam keadaan sehat dan telah selesai menjalani isolasi mandiri sejak Senin (26/7/2021) lalu.

“Kondisi terakhir Vino sehat sekali, bahkan kemarin saya telepon dia sedang asyik mancing,” terangnya.

Baca juga   Gawat! Jumlah Korban Kecelakaan Lalu Lintas Lebih Banyak dari Perang, Begini Penjelasan Kakorlantas

Yatin mengaku Vino adalah pribadi dengan mental kuat. Bahkan Vino menghibur kakeknya agar tidak sedih saat menjemputnya nanti.

“Nanti kalau sudah sampai sini jangan sedih, nanti nyekar mama sama papa, tapi Simbah harus siap jangan sedih,” kata Yatin menirukan Vino.

Terkait di mana Vino akan tinggal nantinya, Yatin mengatakan hal tersebut tergantung dari keputusan Vino. Apakah bersama kakek neneknya yang tinggal di Sambungmacan atau di Sambirejo.

Sementara tim penjemputan nanti tidak akan berlama-lama di Kutai Barat. Jika situasi kondisinya memungkinkan, dan hasil PCR untuk kepulangan ke Sragen menunjukkan hasil negatif, akan langsung melakukan perjalanan pulang. (*)

Share :

Baca Juga

Konsultasi Publik Pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta di Desa Bedono, Selasa (15/2/2022). (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Tol Bawen-Yogyakarta Diharapkan Makin Dongkrak Wisata Kabupaten Semarang
Jetstar Airways nomor penerbangan JQ 043, mendarat perdana pukul 13.39 WITA dengan mengangkut sebanyak 271 penumpang pada Senin (14/3/2022). (Foto: Angkasa Pura I)

Peristiwa

Penerbangan Perdana Jetstar Airways dari Melbourne Mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat mengunjungi Kelenteng Tien Kok Sie, kelenteng tertua di Indonesia yang terletak di Pasar Gedhe Surakarta, Minggu (30/1/2022). (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Ganjar Cek Persiapan Imlek di Tien Kok Sie, Kelenteng Tertua di Indonesia
(Ilustrasi: nyatanya.com)

Peristiwa

Gerakan Kampung Panca Tertib Turunkan Pelanggaran Perda
Sejumlah pecinta binatang dan pengelola destinasi Argo Bumi Desa Samiran, Kecamatan Selo melepasliarkan puluhan hewan. (Foto: Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Peristiwa

Satwa Endemik Merapi-Merbabu Dilepasliarkan
TKP seluncuran ambrol di Kenpark, Kenjeran Baru, Surabaya. (Foto: Ist/selalu.id)

Peristiwa

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Pengelola Kenpark Bertanggung Jawab sampai Korban Pulih Normal
Vaksinasi bagi pelaku UMKM yang digelar di JEC. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Vaksinasi Bagi Pelaku UMKM dan Koperasi Digelar di JEC

Peristiwa

Bangkitkan Semangat 45, Bupati Kudus Hartopo Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih