Home / Panggung

Sabtu, 15 Januari 2022 - 07:12 WIB

Kelompok Seni Magelang Terima Bantuan Kostum dan Alat Musik Tradisional

Kelompok seni Saung Kinanthi Bawang dari Dusun Pongangan, Desa Ngadirejo, Kecamatan Salaman, menerima bantuan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) bersama Dinas Sosial Provinsi Jateng dan Dinas Sosial Kabupaten Magelang. (Foto: humas/beritamagelang)

Kelompok seni Saung Kinanthi Bawang dari Dusun Pongangan, Desa Ngadirejo, Kecamatan Salaman, menerima bantuan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) bersama Dinas Sosial Provinsi Jateng dan Dinas Sosial Kabupaten Magelang. (Foto: humas/beritamagelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Demi mengaktualisasi nilai-nilai kearifan lokal untuk menjaga mental masyarakat agar tetap terjaga dari paham-paham radikalisme dan terorisme, Kementerian Sosial melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) bersama Dinas Sosial Provinsi Jateng dan Dinas Sosial Kabupaten Magelang menyalurkan bantuan kepada kelompok kesenian di Magelang.

Program kearifan lokal Kementerian Sosial disalurkan kepada kelompok seni Saung Kinanthi Bawang, sebuah kelompok seni musik tradisi Kinanthi serta pencak silat, yang berasal dari Dusun Pongangan, Desa Ngadirejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

Baca juga   Ini 5 Sikap Warkop DKI Soal Warkopi, Poin 4 Bikin Nyesek

Kepala Desa Ngadirejo, Nurkhamid mengatakan, bantuan tersebut untuk mengembangkan budaya lokal yang sudah ada sejak zaman dahulu kala, maka harus terus dilestarikan.

“Terima kasih kepada Kementerian Sosial melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) yang telah ikut serta dalam upaya pelestarian budaya di tempat kami demi mencegah radikalisme, mencegah konflik sosial dan ketahanan masyarakat dengan merawat kearifan lokal,” ucap Nurkhamid, Jumat (14/1/2022).

Bantuan berupa kostum pentas serta alat musik tradisional bertujuan untuk menguatkan ekonomi kreatif masyarakat.

Baca juga   Pasangan Perupa Grace dan Dedok, Wakili Indonesia di Pameran Pertukaran Seni Internasional ke-20 Jepang

Diketahui, dalam penyaluran bantuan, turut hadir pihak Dinsos Kabupaten Magelang, dan anggota kelompok kesenian setempat serta sejumlah warga.

Penyuluh Sosial Ahli Muda pada Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Prasetya Sakti menuturkan, dengan adanya bantuan tersebut diharapkan mampu memberikan pengaruh postitif terhadap kegiatan masyarakat dalam bidang ekonomi kreatif.

“Harapan kami dengan adanya bantuan ini semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam hal ini kelompok seni Saung Kinanthi Bawang Dusun Pongangan, Desa Ngadirejo, Kecamatan Salaman,” tutur Prasetya Sakti.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Grace dan karyanya berjudul 'Peace'. (Foto: dokumentasi pribadi)

Panggung

Pasangan Perupa Grace dan Dedok, Wakili Indonesia di Pameran Pertukaran Seni Internasional ke-20 Jepang
Vero Kanaya. (Foto:nyatanya.com/dok.pribadi)

Panggung

Vero Kanaya dan Single ‘Lilo Loro’
Safira Inema. (Foto:nyatanya.com/@Safirainema_)

Panggung

Lagu ‘Jang Ganggu’ Safira Inema, 1 Jam Tayang Sudah Ditonton 11 Ribu Kali
Pagelaran seni budaya bertajuk Super Moon Festival kembali diadakan kedua kalinya, Sabtu (11/12/2021). Kegiatan kali ini digelar di Omah Mbudur, Jowahan Wanurejo Borobudur secara daring atau virtual. (Foto: humas/beritamagelang)

Panggung

Super Moon Festival Digelar Daring di Omah Mbudur
Happy Asmara. (Foto: Instagram happy_asmara77)

Panggung

Happy Asmara, Artis Top YouTube Minggu Ini
Nurbaya diperankan oleh Arawinda Kirana. (Foto: nyatanya.com/Instagram Indonesia Kaya)

Panggung

Indonesia Kaya Garap Serial Musikal Siti Nurbaya
Angklung Mendunia 2021 yang dilaksanakan secara online dan offline mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai Pagelaran Angklung secara Hybrid Dengan Peserta Terbanyak Dari Manca Negara. (Foto: Puspen TNI)

Panggung

Angklung Mendunia 2021 Pecahkan Rekor MURI
Penampilan Yogyakarta Royal Orchestra di Taman Budaya Gunungkidul, Senin (20/12/2021) pukul 19.00 WIB. (Foto: Humas Pemda DIY)

Panggung

Sri Sultan Berharap Taman Budaya Gunungkidul Jadi Embrio Aktivasi Budaya