Home / Peristiwa

Jumat, 3 September 2021 - 17:03 WIB

Kelompok Wanita Tani Purwotani Panen Hidroponik

Kelompok Wanita Tani Purwotani panen hasil tanam hidroponik. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Kelompok Wanita Tani Purwotani panen hasil tanam hidroponik. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta bersama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Purwotani panen hasil tanam hidroponik yang dilaksanakan di Puro Belakang Rt 47, Rw 10, Kelurahan Purwokinanti, Kemantren Pakualaman Kota Yogyakarta, Rabu (1/9/2021).

“Biasanya panen sayuran hidroponik bisa dilakukan mulai 14 hari setelah tanam, tergantung jenis tanamannya. Hari ini kita bersama KWT Purwotani memanen Kangkung, Caisim, dan Selada,” Ungkap Sita Diani Putri, Penyuluh Pertanian Pertama.

Ia menambahkan, untuk jumlah kelompok tani hidroponik yang tercatat saat ini di Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarya sebanyak 14 KWT yakni KWT Purwotani Pakualaman, KWT Warsimah, Pakualaman, KT Taman Berseri Gedongkuning, KT Mataram Binangun, KT Winongo Asri Wirobrajan, KT Swa Katon Asri Wirobrajan, KTD Gemah Ripah, KWT Bustan Adi Danurejan, KT Caping Tani Danurejan, KWT Gemati Mergangsan, KWT Migunani Gedongkuning, KT Surya Farm, KT Ben Peni Tegalrejo, serta KT Naga Asri.

Baca juga   Di Pemkot Pekalongan, 30 Formasi CASN Ini Masih Nihil Pelamar

“Sampai saat ini sudah ada 14 KWT, lima diantaranya sudah panen hasil tanam hidroponik. Salah satunya panen di KWT Purwotani ini,” jelasnya.

Sita mengungkapkan, hasil panen ini bisa di beli oleh umum. Panen yang dilakukan KWT Purwotani meliputi Selada dengan berat 30 Kg, Kangkung seberat 40 Kg, Caisim sebanyak 20 Kg, serta Pakcoy sebanyak 8 Kg.

Baca juga   PPKM Darurat, Dishub dan Satlantas Temanggung Lakukan Penyekatan

Harapannya, walaupun panen ini dilaksanakan pada situasi pandemi semua kelompok tani ini tetap menerapkan protokol kesehatan dan unggul dalam teknologi budidaya pertanian yang soilless, dimana penggunaan media tanam adalah komponen usaha tani yang paling mahal.

“Harapannya KWT di Kota Yogyakarta tetap meningkatkan ketahanan pangan bersama anggota kelompok tani dan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan pangan,” ujarnya. (*)

Share :

Baca Juga

Danramil Tegalrejo menyambangi satpam SMUN 2 Yogya berikan motivasi dan semangat melalui Komsos. Foto:nyatanya.com/istimewa

Peristiwa

Melalui Komsos, Danramil Tegalrejo Berikan Motivasi Penjaga Sekolah
Penyerahan beras fortivikasi dari Perum Bulog kepada Bupati Purbalingga. (Foto: Humas Purbalingga)

Peristiwa

Bantu Turunkan ‘Stunting’ dengan Beras Fortivikasi
Ketua Dekranasda Jateng Atikoh Ganjar Pranowo. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Ayo Borong Produk UMKM Jateng di Pameran “Online” Rumah Kriya Asri
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam sebuah kesempatan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Semarang)

Peristiwa

Hendrar Prihadi: Jangan Timbulkan Kerumunan pada Penyembelihan Hewan Kurban
Serbuan vaksinasi TNI Angkatan Darat di kolam renang. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Asyiknya Serbuan Vaksinasi di Pinggir Kolam Renang
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengunjungi pasar pagi Ir Soekarno, memantau pelaksanaan protokol kesehatan. (Foto: Humas Sukoharjo)

Peristiwa

Pasar Ir Soekarno Jadi Percontohan Prokes, Pasar Lain Menyusul
Pelaku pertembakauan Temanggung terima vaksin. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Jelang Panen, 1.114 Petani dan Pedagang Tembakau Sudah Divaksin
Ilustrasi vaksin Covid-19 bagi ibu hamil. (Foto:dokumentasi/humas kab bantul)

Peristiwa

1.100 Ibu Hamil Jadi Sasaran Vaksin Pemkot Yogya