Home / News

Sabtu, 9 Oktober 2021 - 13:00 WIB

Kembali Level 3, Batang Genjot Vaksinasi 1 Persen per Hari

Foto ilustrasi pelaksanaan vaksinasi yang digelar di Kabupaten Batang. (Foto:MC Kab Batang)

Foto ilustrasi pelaksanaan vaksinasi yang digelar di Kabupaten Batang. (Foto:MC Kab Batang)

NYATANYA.COM, Batang – Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Batang, kembali memasuki Level 3 setelah sebelumnya sudah memasuki Level 2.

Tentu dengan adanya perubahan ini, pemulihan ekonomi yang dilakukan harus lebih berhati-hati lagi dalam melaksanakannya dan tetap memperhatikan peraturan dari Imendagri.

Dalam peraturan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) sendiri kalau Level 3 pastiya ada batasan-batasan tertentu seperti jam operasionalnya dan banyaknya aktivitas yang dilakukan.

“Namun hal tersebut tidak mengurangi semangat untuk pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Batang,” kata Bupati Batang saat ditemui usai meresmikan Aplikasi Warta Kalipucang Wetan (WKW) di Desa Kalipucang, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jumat (8/10/2021).

Baca juga   Kemenkes Bantah Keterkaitan Vaksinasi Covid-19 dengan Hepatitis Akut pada Anak

Untuk pemulihan ekonomi, lanjut dia, insyaallah jalan semua, seperti yang saya kira progam UMKM nglarisi dodolan tetap kita jalankan, kalau kegiatan yang lain-lain kan kebutuhan masyarakat karena adanya aktivitas, tentu dengan hal ini kuncinya adalah aktivitas.

“Jadi ketika masyarakat itu diberikan ruang beraktivitas maka otomatis ekonomi akan jalan seperti pekerjaan, jual beli, atau aktivitas lainnya,” jelasnya.

Selama ada aktivitas, ekonomi akan tetap jalan dan mengenai progam khusus ekonomi akan tetap kita jalankan, karena ini persoalan vaksin saja, bisa Naik ke Level 3, jadi kita akan genjot vaksinasi lagi agar biar bisa turun level.

Baca juga   PCNU Klaten Vaksinasi 1.000 Warganya

“Pemkab Batang sendiri sedang melakukan percepatan vaksinasi, kita sudah mulai kemarin dengan 1 hari naik 1% untuk mencapai target 70%, tetapi untuk bulan ini target 50% terlebih dahulu,” tegasnya.

Wihaji optimis setiap harinya bisa mencapai 1 hari 1%, jika kita gunakan data 1 hari 1% dari hari ini tanggal 8 Oktober, berarti masih ada 22 hari untuk mencapai 22% dan ditambah data yang sekarang 28%, jadi target 50% itu bisa kita capai.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar dan beliau juga sudah menyetujui, terakhir kita minta ke Gubernur 300 Ribu vaksin,” ujar dia. (*)

Share :

Baca Juga

Sejumlah warga membeli minyak goreng kemasan saat operasi pasar murah minyak goreng di Blok F Trade Center, Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/12/2021). Pemerintah menyediakan 11 juta liter minyak goreng dalam operasi pasar di seluruh Indonesia yang dijual dengan harga Rp14 ribu per liter dalam rangka stabilisasi kenaikan harga minyak goreng dan membantu masyarakat mendapatkan harga yang lebih terjangkau. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/nym)

News

Pemerintah Siapkan Minyak Goreng Kemasan Rp14.000 per Liter
Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di Semarang, Kamis (21/10/2021) mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak. (Foto: BPBD Kota Semarang)

News

Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Semarang
ASN dan karyawan yang beragama Kristen dan Katholik di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar perayaan Natal tahun 2022. Foto: Humas Pemkot Yogya

News

Perayaan Natal ASN Pemkot Yogya, Momentum Bangun Semangat Kreatif Atasi Masalah
Begini Dinsos Kota Semarang mensosialisasikan Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Penanganan Anak Jalanan, Gelandangan dan Pengemis di Semarang. Foto: MC Kota Semarang

News

Peringatan! Dilarang Memberi Pengemis di Jalan Umum, Sanksi Menanti bagi yang Melanggar
Bupati Karanganyar Juliyatmono meninjau kesiapan peralatan siaga bencana milik Satgas gabungan. (foto: istimewa)

News

Bupati Karanganyar : Antisipasi Karhutla Butuh Kerjasama Semua Elemen
Visual Gunung Merapi pukul 04.50 WIB. (Foto: nyatanya.com/BPPTKG)

News

Merapi Muntahkan 3 Kali Awan Panas Disertai Hujan Abu
Gubernur Ganjar Pranowo mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2023. Foto: Humas Jateng

News

UMP Jateng 2023 Naik 8,01 Persen, Menjadi Rp1.958.169,69, Pekerja dengan Kualifikasi Ini Dapat Lebih
Foto: Tangkapan Layar Kanal Youtube Setpres/Istimewa

News

Presiden: Penyatuan Tanah dan Air Bentuk Persatuan Bangun IKN Nusantara