Home / News

Rabu, 23 Juni 2021 - 08:58 WIB

Kembali Rekor, Positif Covid-19 DIY 675 Kasus

(Ilustrasi/nyatanya.com)

(Ilustrasi/nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Positif Covid-19 di DIY kembali mencatat rekor tertinggi, Selasa (22/6/2021). Pemda DIY merilis penambahan 675 kasus, jumlah ini tertinggi dibanding hari sebelumnya 662 kasus.

Pemda DIY terus mengingatkan agar masyarakat menjadi subjek dalam meminimalisir penyebaran Covid-19 dengan ketat menerapkan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Kedisiplinan kita dalam menaati protokol kesehatan menjadi tameng untukmelindungi diri sendiri dan keluarga, serta menjaga orang-orang di sekitar kita. Hal ini diungkapkan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X usai menghadiri Rapat Koordinasi Gubernur dengan Bupati dan Walikota terkait penanganan Covid-19 di DIY, Senin (21/6/2021).

Baca juga   Ingat! Mulai 1 Juni 2021 Transaksi di ATM Link Tak Lagi Gratis

“Kepada pemerintah kabupaten dan kota se-DIY, saya tekankan, urgensi memberlakukan kebijakan PPKM Mikro secara ketat dan terpadu sudah tak bisa ditunda lagi,” tandas Sri Sultan.

Sri Sultan menyampaikan empat hal yang harus segera ditindaklanjuti pemerintah Kabupaten/Kota DIY yaitu, melakukan re-inisiasi gerakan Jaga Warga. Kedua, mengendalikan mobilitas dan aktivitas sosial masyarakat agar tidak menimbulkan klaster-klaster baru. Ketiga, mengaktifkan shelter komunal berbasis gotong-royong di tingkat desa/kelurahan, dan keempat, menggalakkan karantina wilayah dalam sekup lokal setingkat RT dan Padukuhan yang berstatus zona merah dengan pendampingan instansi terkait.

Baca juga   Kisah Ibu-ibu Tuntut Keadilan Pasca Skandal Sirup Obat Batuk yang Sebabkan Kematian 70 Anak di Gambia

Gotong royong dan solidaritas sosial juga masih menjadi kekuatan warga DIY yang diyakini oleh Ngarsa Dalem. “Sekali lagi, pemerintah dan masyarakat harus lumangkah sagotrah, sesuai kearifan lokal masing-masing,” jelas Sri Sultan.

Seperti dikatahui lonjakan kasus positif di DIY muncul pada Sabtu (19/6/2021) 638 kasus, Minggu (20/6/2021) 665 kasus dan Senin (21/6/2021) mencatat 662 kasus. Lonjakan kasus penularan Covid-19 beberapa hari terakhir ini membuat Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengupayakan berbagai cara untuk menemukan solusi paling tepat. (*)

Share :

Baca Juga

Petugas gabungan kembali menggelar penyekatan di Tugu Ireng, Kecamatan Salam, Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Petugas Gabungan Kembali Gelar Penyekatan di Perbatasan Jateng-DIY
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, saat melakukan pantauan di kendang ternak di Jembangan, Segoroyoso, Pleret, pada Selasa (14/6/2022). Foto: Humas Pemkab Bantul

News

Sudah 973 Ternak di Bantul Suspek PMK, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab
Secara nasional, tren perawatan pasien (Bed Occupancy Ratio/BOR) di Indonesia masih berada pada ambang batas yang aman. Per 4 Februari 2022, baru 20 persen (16.712) pasien yang dirawat dari 80.344 tempat tidur yang tersedia untuk penanganan Covid-19. (Foto: Kemenkes)

News

Pasien Konfirmasi Positif Covid-19 yang Dirawat di RS Masih Rendah
Walikota Gibran Saat meninjau booth informasi Indosat Ooredoo didampingi Direktur and Chief operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha pada kegiatan peresmian Sistem Informasi Pintar sebagai platform kampung Digital. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

News

Solo Kembangkan Kampung Digital untuk Recovery Ekonomi
Menteri Kominfo (Menkominfo) Johnny G. Plate. (Foto: Biro Humas Kementerian Kominfo)

News

Refarming Pita Frekuensi 2,3 GHz Tuntas, Menkominfo: Tingkatkan Kualitas Layanan di 9 Klaster
Menkominfo Johnny Gerard Plate. (Foto: AYH/Humas Kominfo)

News

Covid-19 Merangkak Naik, Menkominfo Minta Vaksinasi Lansia Dikebut
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan kunjungi shalter Bener Tegalrejo Yogya. (Foto: dokumentasi Kodim Yogya)

News

Menteri Bidang Kemaritiman Imbau Warga Positif Covid Isolasi di Shalter
Bupati Yuni mengajarkan cara mencuci tangan yang benar kepada murid TK Pertiwi Sine 1. (Foto: Diskominfo Sragen)

News

Sasar 34.000 Siswa SMP, Vaksinasi Pelajar di Sragen Terus Dikebut