Home / Peristiwa

Minggu, 19 September 2021 - 22:10 WIB

Kembangkan Varietas Padi Srimulyo, Mahasiswa Turun ke Sawah

Penanaman varietas padi Srimulyo oleh petani di Dusun Clapar, Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Penanaman varietas padi Srimulyo oleh petani di Dusun Clapar, Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Varietas padi organik Srimulyo kini menjadi idola para petani di Kabupaten Magelang. Kali ini pengembangan padi Srimulyo dilakukan pada sawah di Dusun Clapar, Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang oleh petani setempat. Sejumlah mahasiswa Agroteknologi Untidar Magelang pun dilibatkan dalam pengembangan padi asal Kecamatan Salaman ini.

“Kegiatan ini sebagai salah satu cara mahasiswa untuk memahami teori yang sudah diajarkan dan pengaplikasiannya di lapangan,” kata Defani Ihsa Izzaty, Ketua Kelompok Mahasiswa Agroteknologi 2018 Untidar Magelang disela penanaman padi organik Srimulyo, Sabtu (18/9/2021).

Menurut Ihsa, pertanian organik menjadi salah satu hal yang penting untuk dilakukan mengingat tanah sudah mengalami penurunan kesuburan tiap tahunnya. Hal itu akibat akumulasi penggunaan pupuk kimia dan pestisida berlebih yang dapat membahayakan lingkungan.

Baca juga   Longsor di Dusun Dadapan Ketep, Warga Diimbau Hati-Hati

“Adanya kegiatan menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi mahasiswa dalam aplikasi pertanian organik,” papar Ihsa.

Beberapa bulan terakhir petani di wilayah Kecamatan Muntilan banyak yang menanam padi varietas Srimulyo karena memberi keuntungan.

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang juga tengah melakukan pengembangan padi Srimulyo sebagai varietas unggulan nasional.

Sementara itu, petani padi Srimulyo Muhamad Khoirul Arisnanto, asal Desa Kalisalak, Kecamatan Salaman mengatakan dalam kesempatan kali ini pihaknya mendampingi penanaman padi Srimulyo milik petani di Dusun Clapar, Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan, luasnya 4 hektar lebih.

Hal menarik lainnya adalah penggunaan input pupuk organik dengan sistem penanaman jajar legowo 4-1-4.

Baca juga   Delapan Ekor Orang Utan Dilepasliarkan di TNBB Bukit Raya Kalteng

“Untuk tandur diterapkan jajar legowo, tanaman padi ada jarak untuk memaksimalkan rumpun pertumbuhannya,” jelas Anto.

Bibit padi Srimulyo yang dikembangkan Anto berasal dari jenis padi jangir yang ditanam warga Kalisalak secara turun temurun. Anto mengaku mendapat bibit padi jangir dari simpanan ibunya sekitar 10 tahun lalu. Dulu ada 2 jenis padi jangir yang ditanam warga Desa Kalisalak, yang satu pulen dan yang lainnya pera (keras atau kering).

Guna menjamin kualitas dan volume hasil panen padi Srimulyo ini, proses tanam hingga panen dilakukan oleh petani Kawungsari Agro Kalisalak Salaman bersama mahasiswa Untidar Magelang.

“Target panen sekitar 3,5 ton. Sekarang baru pembenahan, semoga ke depan meningkat,” harapnya. (*)

Share :

Baca Juga

Ganjar Pranowo melihat progres pembangunan SMAN Tawangmangu. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Progres Pembangunan Sudah 15 Persen, Ganjar Berharap SMAN Tawangmangu Jadi Center of Excellence
Pemkot Yogya melaksakan vaksinasi untuk anak 6-11 tahun. Percepatan vaksinasi ini terus dilakukan, salah satunya untuk mendukung persiapkan dilaksanakannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Dukung Kesiapan PTM 100 Persen, Pemkot Yogya Genjot Vaksinasi Anak
Selain sosialisasi dan pemberian paket bansos, Satlantas Polres Magelang juga turut menampilkan tokoh wayang Gatotkaca untuk dapat memberikan pemahaman lebih dalam kepada masyarakat di Kabupaten Magelang. (Foto:humas/beritamagelang)

Peristiwa

Gatotkaca Turun ke Jalan, Operasi Zebra Candi Polres Magelang
Foto: Dok.KKP

Peristiwa

KKP-Polri Gagalkan Penyelundupan 506.600 BBL di Palembang
Penyekatan dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat selama PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

PPKM Darurat, Dishub dan Satlantas Temanggung Lakukan Penyekatan
Pemberian uang santunan penanganan dampak sosial kemasyarakatan pembangunan nasional jalur ganda Solo-Semarang Fase 1 di Pendapa Taman Cerdas Kelurahan Gilingan, Kota Surakarta, Senin (22/11/2021). (Ak/Ul, Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Warga Diharap Gunakan Santunan Jalur Ganda Solo-Semarang Tidak untuk Konsumtif
Foto: PPID DKI Jakarta

Peristiwa

Gubernur dan Wagub DKI Gelar Perpisahan dengan Seluruh ASN Jakarta
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Semarang Peni Ngesti Nugraha meminta warga Desa Branjang, untuk terus merawat dan mengembangkan tanaman toga. (Foto: Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Program “Dashat” Desa Branjang Pelopori Penanggulangan Stunting