Home / News

Jumat, 8 April 2022 - 19:41 WIB

Kemenhub Selenggarakan Lagi Mudik Gratis Idulfitri 2022, Begini Syarat dan Ketentuannya

Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi. (Foto: Tangkapan Layar YouTube/Istimewa)

Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi. (Foto: Tangkapan Layar YouTube/Istimewa)

NYATANYA.COM, Jakarta – Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang mengijinkan kegiatan mudik pada Lebaran 2022 ini dengan sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi, dan menindaklanjuti tingginya animo masyarakat atas mudik ini, maka mewakili Pemerintah, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubdat Kemenhub) kembali menggelar program mudik gratis 2022.

Program mudik gratis yang dicanangkan pemerintah itu, bertujuan untuk meningkatkan aspek keselamatan dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi (sepeda motor) oleh pemudik.

Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan sebanyak 350 unit bus untuk mendukung program mudik gratis tahun ini.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudik menggunakan sepeda motor, apalagi dengan muatan yang sarat penumpang dan barang,” ujarnya dalam media briefing kesiapan angkutan Lebaran 2022 pada Jumat (8/4/2022).

Hanya saja dikatakannya, bahwa pelaksanaan mudik gratis dengan bus dan truk pengangkut motor pada tahun ini tidak sebesar seperti pada tahun-tahun sebelum pandemi.

“Anggaran tahun ini tidak terlalu besar, dan kisaran masyarakat yang dapat ditampung hanya 10.500 penumpang dengan 350 unit bus,” ungkap Dirjen Budi.

Adapun rencana kuota bus mudik yang akan disediakan adalah sebanyak 270 bus untuk mengangkut 8.100 penumpang, dan untuk angkutan balik disediakan 80 bus untuk mengangkut 2.400 penumpang. Sementara untuk kuota truk bagi sepeda motor disediakan 34 unit truk guna mengangkut 1.020 unit motor.

Baca juga   Kemenhub: Penonton MotoGP Mandalika Diminta Manfaatkan Kendaraan Umum

Pendaftaran program angkutan mudik gratis ini akan dibuka mulai Sabtu, 9 April 2022 dengan jadwal keberangkatan pada 28 April 2022 menuju 14 kota tujuan di Jawa Tengah, yaitu Tegal, Semarang, Demak, Kudus, Boyolali, Solo, Klaten, Wonogiri, Wonosari, Yogyakarta, Magelang, Wonosobo, Kebumen, dan Purwokerto.

Sementara untuk keberangkatan arus balik disiapkan bus dari 5 kota yakni Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Wonogiri.

Untuk menampung motor yang akan dibawa pemudik, Ditjen Hubdat juga telah menyiapkan sebanyak 34 unit truk yang akan diberangkatkan menuju Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Wonogiri.

Bagi masyarakat yang akan mendaftar mudik gratis dapat mengakses laman
www.mudikhubdat2022.com dan mendaftar secara daring. Selanjutnya dapat login dan mengisi data lengkap, kemudian menunggu verifikasi dan validasi sistem.

Setelah itu calon pemudik dapat mengunduh dan cetak QR e-tiket peserta mudik. Selanjutnya calon pemudik dapat membawa QR e-tiket beserta data pendukung lainnya (KTP, Kartu Keluarga/KK, Bukti Vaksin) ke lokasi registrasi untuk mendapatkan nomor bus. Calon pemudik kemudian dapat berangkat sesuai dengan lokasi pemberangkatan dan tujuan sesuai nomor bus.

Baca juga   Habiskan Anggaran Rp3,5 Miliar, Ribuan Penjor Sambut Delegasi KTT G20 di Bali

Syarat lainnya untuk mudik gratis ini yaitu pemudik wajib memiliki dokumen sah kependudukan seperti KTP dan KK, sudah vaksin lengkap/booster. Bagi calon pemudik yang baru vaksin dosis 2, diwajibkan membawa hasil tes antigen maksimal 1×24 jam atau PCR maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan. Sementara bagi yang baru mendapatkan dosis 1, wajib membawa bukti tes PCR maksimal 3×24 jam sebelum pemberangkatan.

Bagi pemudik yang memiliki kondisi kesehatan khusus dapat membawa bukti hasil tes PCR 3×24 jam dan surat keterangan rumah sakit pemerintah bahwa yang bersangkutan belum /tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19 pada saat pemberangkatan. Bagi anak-anak wajib menyerahkan dokumen kartu keluarga (KK).

Selama pendaftaran dan proses keberangkatan peserta mudik gratis ini wajib mendownload dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Bagi calon pemudik yang tidak mempunyai smartphone maka dapat membawa bukti kartu vaksin dan booster.

(Dian Thenniarti/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Workshop Penguatan Kelembagaan Forum Bank Sampah se-Kota Yogyakarta, di Ballroom Hotel Santika, Senin (7/11/2022). Foto: Humas Pemkot Yogya

News

Revolusi Sampah Kota Yogya, Akhir 2023 Targetkan Bebas Sampah Anorganik
Perayaan Waisak di Candi Borobudur. Foto: nyatanya.com/ Humas Pemprov Jateng

News

Masih Pandemi, Perayaan Waisak 2021 di Borobudur Ditiadakan
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Tambah 80 Orang
Presiden Joko Widodo ketika memberikan pidato di Peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso Energy 515 MW dan PLTA Malea Energy 90 MW pada Jumat (25/2/2022). (Foto: BPMI Setpres)

News

Pemerintah Komitmen Lakukan Transisi Energi dari Fosil ke EBT
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta saat uji operasional hidran kampung di Notoprajan bersama para pihak terkait dan relawan pemadam kebakaran. Foto: Humas Pemkot Yogya

News

Dorong Partisipasi Warga, Pemkot Yogya Bentuk Forum Komunikasi Kebakaran
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. (Foto: Dok.BMKG)

News

Gempa Bumi di Sumedang Dipicu Sesar Aktif yang Belum Terpetakan, Begini Penjelasan BMKG
Syawalan keluarga besar PWI dan IKWI DIY. (Foto: Dok.PWI DIY)

News

Syawalan Keluarga Besar PWI dan IKWI DIY, Hudono: PWI Harus Jadi Lokomotif Kebangkitan Masyarakat
Menkominfo Johnny G Plate. (Foto: Biro Humas Kominfo)

News

Ciptakan Tata Kelola Jasa Keuangan Digital Berkualitas, Ini Langkah Kominfo