Home / News

Minggu, 27 Juni 2021 - 17:00 WIB

Kemenkes Tegaskan Kabar yang Sebut WHO Tetapkan R1 A1 High Risk Covid 19 Adalah Hoaks

Pesan berantai yang dipastikan hoaks itu. (nyatanya.com/Diskominfo DIY)

Pesan berantai yang dipastikan hoaks itu. (nyatanya.com/Diskominfo DIY)

NYATANYA.COM, Jakarta – Beredarnya pesan berantai di WhatsApp Grup berisi tentang deklarasi Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan Indonesia sebagai negara A1 high risk Covid-19 perlu dicermati dengan bijak. Informasi yang seolah-olah benar itu ternyata hanyalah kabar burung alias hoaks.

Kementerian Kesehatan RI menegaskan, informasi status Covid-19 Indonesia Masuk Kategori A1 High Risk dari WHO adalah Hoaks. Informasi tersebut perlu diluruskan karena WHO tidak pernah membuat klasifikasi untuk suatu negara. Hal ini disampaikan dr Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes RI sekaligus Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan, Sabtu (26/6/2021).

Baca juga   Akhir 2021, Seluruh Kursi Perangkat Desa di Purbalingga Harus Terisi
dr Siti Nadia Tarmizi, M.Epid.(nyatanya.com/Diskominfo DIY)

“Kami sudah memverifikasi informasi tersebut kepada WHO dan mendapatkan keterangan bahwa WHO tidak pernah membuat klasifikasi negara dengan predikat A1 dan kode lainnya. Situasi masing-masing negara dilaporkan dalam laporan situasional yang diterbitkan WHO setiap minggu dan dapat diakses publik,” beber Nadia.

Baca juga   Pemda DIY Minta Kabupaten/Kota Susun Strategi Percepat Vaksinasi

Siti Nadia Tarmizi menambahkan, bahwa secara umum, sejak 11 Maret 2020, kondisi pandemi diumumkan oleh WHO sebagai pernyataan bahwa seluruh dunia berkategori risiko tinggi (high risk) penyebaran Covid-19. (N1)

Share :

Baca Juga

(ilustrasi:nyatanya.com)

News

Positif Covid-19 di DIY Melonjak Lagi, Hari Ini Tambah 2.145 Orang, Sembuh 1.116 Kasus
Ganjar Pranowo saat sidak ke RSUD Dr Moewardi Solo. (Foto: nyatanya.com/ Humas Jateng)

News

Lonjakan Pasien di RSUD Dr Moewardi Sudah Teratasi
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Tekan Angka Kematian Covid-19, DIY Tambah Nakes Pendamping Pasien Isoman
Penampakan guguran awan panas Gunung Merapi, Kamis (12/8/2021) pukul 01.09 WIB. (Foto: BPPTKG)

News

Gunung Merapi 4 Kali Luncurkan Awan Panas, Terjauh 3.000 Meter
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Hari Ini 800 Kasus Positif Covid-19 di DIY Sembuh
Hotel Safira, Jalan Gatot Subroto Magelang jadi tempat isolasi pasien positif Covid-19.(Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

News

Kasus Corona Melonjak, Magelang Tambah Kamar Isolasi
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Rembang Level 2, Kegiatan Seni Budaya Diizinkan
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Terkonfirmasi Covid-19 di Magelang Tinggal 98 Orang