Home / News

Kamis, 24 November 2022 - 22:19 WIB

Kementerian Agama Gelar Uji Publik Buku Tafsir Tematik Moderasi Beragama

Foto: Biro Humas Kemenag

Foto: Biro Humas Kemenag

NYATANYA.COM, Surakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menggelar uji publik buku Tafsir Tematik Moderasi Beragama di Surakarta.

Giat ini diselenggarakan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemenag bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta.

Buku Tafsir Tematik itu nantinya akan diterbitkan oleh LPMQ.

“Kalau kita menghendaki negara ini tetap damai, rukun, dan bersahabat solusinya adalah moderasi beragama yang implementatif (bil amali) bukan semata teoritik (bil ilmi),” ujar Kepala Balitbang Diklat Kemenag, Suyitno, saat membuka acara di Solo, sebagaimana dilansir laman resmi Kemenag, Kamis (24/11/2022).

Menurutnya, banyak orang mengaku beriman tetapi perilakunya masih banyak menyimpang dari ajaran agama.

Baca juga   Begini Sikap Indonesia Terhadap Konflik Rusia-Ukraina

Hal itu terjadi karena iman mereka hanya sampai pada tasdiqun bil qalbi (pembenaran dalam hati), wa ikrarun bil lisan (pengakuan dengan lisan), dan belum dalam tahap ‘amalun bil arkan (implementasi nyata dengan perbuatan).

“Saya berharap moderasi beragama tidak terjebak seperti itu. Seperti orang belajar ilmu tasawuf, tapi prilakunya tidak seperti sufi,” ungkapnya.

Suyitno berharap, pengarusutamaan moderasi beragama dapat ditempuh dengan beragam cara yang kreatif.

Sebab, gejala intoleransi dan bibit-bibit ektremisme sudah masuk di berbagai lini, termasuk pada Generasi Z (Gen Z) yang lahir tahun 1996-2009 atau disebut generasi internet.

Baca juga   Presiden: Bersama Kita Bumikan Nilai-nilai Pancasila

“Yang disasar ektremisme adalah Gen Z, maka moderasi beragama harus disampaikan dengan kreatif sesuai dengan dunia mereka saat ini,” pesan Suyitno.

Selain kreatif memanfaatkan media sosial, lanjutnya, moderasi beragama juga bisa disampaikan melalui pendekatan budaya.

“Pendekatan budaya jangan dianggap remeh. Para pekerja seni, budayawan, atau publik figur, boleh jadi lebih didengar oleh Gen Z karena diidolakan,” imbuhnya mengingatkan.

Mewakili Kepala LPMQ, Abdul Aziz Sidqi, menanbahkan uji publik adalah upaya LPMQ menjaring masukan-masukan dari masyarakat atas produk hasil kajian LPMQ sebelum produk ini dicetak dan disebarluaskan.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Foto: ANTARA

News

Tahun Ini, BRI Sudah Salurkan KUR Rp66,99 Triliun
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dan Bupati Brebes Idza Priyanti foto bersama Wapres KH Ma’ruf Amin didampingi Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di Istana Wakil Presiden. (Foto: Dok Humas Jateng)

News

Raih Penghargaan Produktivitas Tertinggi, Gus Yasin Apresiasi Cilacap dan Brebes
Drg. Yuli Kusumastuti, M.kes. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Kasus Covid-19 Melonjak, Keterisian BOR di DIY Ikut Meningkat
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI Tri Handoko Seto didampingi Kakanwil Kemenag DIY saat audiensi ke Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Sri Sultan HB X Dukung Pemuliaan Candi Prambanan
Kabag Ops Polres Magelang, Kompol Maryadi. (Foto: humas/beritamagelang)

News

Jelang Nataru, Polres Magelang Siapkan Lima Pos Layanan Terpadu
Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke tiga negara yakni Italia, Inggris Raya, dan Persatuan Emirat Arab menggunakan pesawat berbadan lebar milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia. (Foto: BPMI)

News

Kunjungi Tiga Negara, Kenapa Presiden Jokowi Menggunakan Garuda Indonesia?
Ilustrasi kedatangan vaksin. (Foto: Ryiadhy Budhy Nugraha/InfoPublik)

News

Besok, Pasokan Vaksin Covid-19 Sebanyak 4.677.430 Dosis Tiba di Tanah Air
Foto: Kemenkes

News

Waspadai Subvarian Baru Omicron XBB, Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 1.783 Orang