Home / Peristiwa

Rabu, 23 Juni 2021 - 23:08 WIB

Kementerian Agama Tunda Keberangkatan Haji Tahun 2021, Kemenag Kota Yogya Tepis Hoax

Rapat koordinasi evaluasi pasca pembatalan keberangkatan jamaah haji 1442 H/2021M. (Foto: nyatanya.com/Pemkot Yogya)

Rapat koordinasi evaluasi pasca pembatalan keberangkatan jamaah haji 1442 H/2021M. (Foto: nyatanya.com/Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemerintah Indonesia melalui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah mengumumkan bahwa Kementerian Agama memutuskan untuk kembali menunda pemberangkatan haji tahun 2021. Penundaan dilakukan karena belum ada kepastian kuota yang dikirimkan pemerintah Arab Saudi. Sementara waktu untuk melakukan persiapan juga semakin pendek.

Menanggapi keputusan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta, Nur Abadi menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyampaikan keputusan tersebut kepada calon jemaah haji yang ada di Kota Yogyakarta. Ia pun tak henti-hentinya melakukan sosialisasi keputusan Menteri Agama tersebut. Menurutnya ada beberapa pertimbangan yang harus disampaikan ke publik terkait keputusan berat membatalkan penyelenggaraan haji.

“Sosialisasi ini ditujukan untuk meluruskan beragam isu dan kabar bohong alias hoax yang beredar saat ini,” katanya saat rapat koordinasi evaluasi pasca pembatalan keberangkatan jamaah haji 1442 H/2021M di Hotel Fave, Selasa (22/6/2021).

Baca juga   Percepat Vaksinasi, Pemkab Wonogiri Sediakan 10 Ribu Dosis Vaksin Moderna

Pihaknya juga menegaskan akan menjamin sepenuhnya dana yang dititipkan umat dalam bentuk Ongkos Naik Haji (ONH) yang telah dibayarkan.

“Kemenag bahkan mempersilakan jika ada kaum Muslimin yang berniat menarik setoran pelunasan yang telah dibayarkan, atau tetap mempercayakannya kepada pemerintah,” katanya sebagaimana dirilis Pemkot Yogyakarta dalam portal resminya, Rabu (23/6/2021).

Meski telah diumumkan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini batal digelar. Namun, lanjutnya, hanya sedikit calon jamaah haji yang menarik setoran yang telah dibayarkan.

Baca juga   Sempat Pro Kontra, Warga Kertek Akhirnya Menerima Rekomendasi KNKT Perihal "Benteng Takeshi"

“Untuk tingkat Kota Yogyakarta, sampai saat ini baru 11 calon jamaah haji yang menarik setoran mereka karena alasan usia, kesehatan maupun kebutuhan ekonomi,” lanjut Nur Abadi

Ia mengungkap keputusan bahwa Menteri Agama tersebut juga untuk keselamatan umat, meskipun dipaksakan berangkat, banyak aktivitas yang dibatasi oleh para Pemerintah Arab Saudi.

“Seperti untuk masuk ke masjidil haram dibatasi hanya tiga kali. Ketika jamaah tiba di Arab Saudi juga harus melakukan karantina mandiri selama lima hari, yang berdampak pada tambahan biaya. Jemaah juga diperkirakan hanya bisa tinggal di Madinah selama tiga hari saja,” terangnya. (*)

Share :

Baca Juga

Lima desa di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, mendeklarasikan sebagai Desa Sehat, Desa Bersih dan Desa Sejahtera. (Foto:humas/beritamagelang)

Peristiwa

Lima Desa di Ngablak Deklarasi Sehat, Bersih, dan Sejahtera
Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM didampingi Wakil Bupati, Drs H Agus Santosa kembali menyerahkan bantuan paket sembako untuk masyarakat. (Foto:Humas Sukoharjo)

Peristiwa

Bupati Sukoharjo Kembali Serahkan Bantuan 5.494 Paket Sembako
Menjalani isolasi terpusat, lebih terkontrol pasien daripada isoman di rumah. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Pengin Cepat Sembuh, Dwi Astuti Akui Nyaman di Isolasi Terpusat
Pemasangan fasilitas wifi hingga 100 Mbps di GOR Gelarsena. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Permudah Komunikasi Pasien, GOR Gelarsena Dilengkapi Wifi
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meninjau pelaksanaan vaksinasi yang digelar OJK DIY di Gedung Grha Sabha Pramana UGM. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Peristiwa

OJK DIY Gelar Vaksinasi untuk 2.000 Mahasiswa UGM
Pemulasaran jenazah mulai libatkan tim KTB. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

KTB Mulai Dilibatkan dalam Pemulasaran Jenazah
Patroli malam terus akan digencarkan di wilayah Kabupaten Sukoharjo. (Foto:Humas Kab.Sukoharjo)

Peristiwa

Gencarkan Patroli Malam, Imbau Warga Taat Prokes
Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen saat mengecek pemenuhan kebutuhan donor plasma di PMI Banyumas. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Bergejala Covid Tapi Tidak Tes, Jadi Kendala Donor Plasma Konvalesen