Home / Peristiwa

Senin, 13 September 2021 - 18:19 WIB

Kenduren Tutup Suro Doa untuk Negeri

GPH Wijoyo Kusumo ngidung ngusir bencana. (Foto: Rakhmat Supriyono)

GPH Wijoyo Kusumo ngidung ngusir bencana. (Foto: Rakhmat Supriyono)

NYATANYA.COM, Kulonprogo – Ritual tradisional berupa Kenduren Tutup Suro digelar di kampung Pulir, dukuh Sukomoyo, kelurahan Jatimulyo, Girimulyo Kulonprogo pada Rabu Pahing, 8 September 2021. Acara sakral ini dipandu langsung oleh BRAY Iriani Pramastuti Widjoyokusumo dari trah Paku Alaman.

Sebelum acara dilakukan, Iriani memberikan air dari tujuh sumber kepada Kepala Dukuh Sukomoyo untuk disatukan dengan air sungai Bambang Sumitro yang melintasi kampung Pulir. Iriani juga memberikan tiga untai dupo kepada Ki Timbul Suripto, tokoh spiritual Jatimulyo, sambal berpesan agar selalu berlaku adil.

Pelataran Baladewa yang berdekatan dengan Gua Pleret dan air terjun Grojogan Sewu dipilih sebagai ajang ritual Tutup Suro. Menurut seniman Ki Godod Sutejo, lokasi ini sangat tepat untuk kegiatan spiritual karena auranya sangat mistis dan alami. “Energinya sangat kuat,” kata Godod.

Gemericik air terjun yang mengalir ke kali Bambang Sumitro menambah suasana magis. Tempat ini dianggap wingit oleh warga setempat. Di tepian sungai terdapat gua-gua kecil yang menurut cerita orang tua merupakan petilasan atau tempat pertapaan.

Baca juga   Tunda Sekolah Tatap Muka, Positif Covid-19 Pada Anak di Yogya 2.051 Kasus
BRA Iriani Pramastuti memberikan potongan tumpeng untuk Ki Timbul Suripto dan warga untuk dahar kembul. (Foto: Rakhmat Supriyono)

Ritual Tutup Suro ini digagas oleh seniman senior Godod Sutejo dari Yogyakarta dan Ki Timbul Suripto, tokoh spiritual Jatimulyo. Didukung oleh BRAY Iriani Wijoyo Kusumo dari keluarga Paku Alam, budayawan Ki Satrio Wibowo, Gus Poleng ketua sanggar keris Mataram, kelompok spiritual Hosoko Jowo, Hardo Pusoro, dan beberapa seniman seperti Rakhmat Supriyono dan Kondang Sugito.

Menurut Godod, acara Tutup Suro kali ini bertujuan memakmurkan masyarakat setempat dan sekaligus untuk mengusir Covid-19 dari bumi nusantara. Upaya yang dilakukan adalah dengan berdoa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Ditambah doa permohonan keselamatan kepada Sang Pencipta yang dipimpin oleh KPH Widjoyokusumo, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng robyong “Baladewa” oleh Iriani dan penuangan air Mataram ke kali Bambang Sumitro yang dilakukan pemuda dukuh Sukomoyo.

Selesai memotong tumpeng, Iriani membagikan udik-udik ke warga masyarakat yang hadir disertai doa agar rejeki terus mengalir. Warga setempat sangat antusias menerima udik-udik dari Iriani. Pada saat yang sama, Gus Poleng melolos (mengeluarkan) keris andalannya di dekat pertapaan Baladewa untuk mengusir pageblug Covid-19.

Baca juga   Warga Sukarela Kembalikan Sertifikat Tanah SG, Keraton Yogyakarta Hadiahkan Kekancingan

Acara sakral ini diakhiri dengan tembang pupuh Dandanggulo yasan ndalem KGPAA Mangkunegoro IV yang dilantunankan oleh Kanjeng Widjoyokusumo, diiringi riak air terjun di dekat pertapaan Baladewa dan gua Pleret.

Masyarakat setempat menyambut baik adanya rencana daerah Sukomoyo dijadikan kawasan wisata air. Mereka berharap dengan dijadikannya kampung wisata, kehidupan masyarakat bisa lebih baik dari sekarang.

Masyarakat dukuh Sukomoyo cukup antusias menyambut acara ini, terutama juru kunci kawasan Grojogan Sewu dan kelompok pemuda GAS (Gabungan Anak Sukomoyo) desa Jatimulyo. Menurut penggiat wisata Rakhmat Supriyono, potensi alam di sekitar Sukomoyo sangat luar biasa indahnya.

“Seperti perawan desa yang cantik alami, tinggal dipoles sedikit akan sangat mempesona,” tuturnya.

Rakhmat menambahkan, Kulonprogo bisa diidentikkan dengan Bukit Menoreh, pesona perbukitan, batu-batuan, dan air terjun yang tetap mengalir di musim kemarau. (Aja)

Share :

Baca Juga

Launching Sistem Informasi Pariwisata Kota Wali (SIPARTALI) di Panggung Kesenian Tembiring Demak, Kamis (18/11/21). (Foto:Kominfo/put/ist)

Peristiwa

Demak Berpeluang Masuk ke Jejaring Indonesia Creative City Network
Kondisi pasca abrasi pantai di Kabupaten Minahasa Selatan. Foto: BNPB

Peristiwa

Abrasi Pantai di Minahasa Selatan, Kepala BNPB: Posko Darurat Harus Terorganisir
Ponpes Darul Abror panen perdana demplot uji coba tanaman melon dengan metode green house. (Foto: Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Peristiwa

Ponpes Darul Abror Boyolali Panen Perdana Demplot Tanaman Melon
Gedung Perusahaan Umum Produksi Film Negara. (Foto: BUMN Info)

Peristiwa

Pemprov DKI Tetapkan 14 Objek sebagai Cagar Budaya
Kirab ruwahan apeman digelar warga masyarakat di Kelurahan Suryatmajan Kota Yogyakarta untuk menyambut Bulan Ramadan 1442 H. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Sambut Ramadan, Warga Suryatmajan Gelar Tradisi Ruwahan Apeman
Indonesian Coffee Week untuk mempromosikan kopi Indonesia kepada pecinta dan pegiat usaha kopi, serta masyarakat di Johannesburg, Afrika Selatan. (Foto: KBRI Pretoria)

Peristiwa

KBRI Pretoria Promosikan Kopi Indonesia di Afrika Selatan
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) siap tancap gas menyambut tahun 2022 dengan New Journey sebagai perusahaan publik dan optimis mampu memberikan hasil terbaik sebagaimana dalam prospektus Initial Public Offering 22 November 2021. (Foto: istimewa)

Peristiwa

Mitratel Siap Tancap Gas Sambut New Journey Tahun 2022
Wagub Jateng Gus Yasin Maimoen saat mendampingi kunjungan kerja Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ke Solo Raya. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Wagub Gus Yasin, Vaksinasi Solo Raya Bagus!